Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Kekejaman Kaisar Dan Selir


__ADS_3

Tapi sayangnya respon Kaisar Lucius malah merasa jijik dengan pelayan itu.


" Ingat hanya menghabiskan satu malam bersama saya. Anda bisa berharap akan menjadi Selir ingat status derajat mu tidak akan berubah. Selir Agnessia suruh para tabib untuk memberikan obat anti kehamilan dan kirim wanita ke tempat pengasingan. Biarkan dia mati membusuk di sana." ucap Kaisar Lucius sambil menyeringai jahat.


Selir Agnessia yang mendengarnya juga langsung tertawa terbahak-bahak. Kemudian Selir Agnessia berjalan mendekati Kaisar Lucius dan menyandarkan kepalanya di lengannya.


" Tentu saja suamiku kau akan melaksanakannya dengan baik. Tapi sebelum itu aku harus memberikannya sebuah hadiah kecil agar dia menyadari dimana keberanian nya menggoda Kaisar." ucap Selir Agnessia yang juga tersenyum miring menatap angkuh pelayan yang sudah meringkuk ketakutan.


" Astaga, aku menyesalinya mengikuti perintahnya. Tapi aku juga tidak bisa menyangkal bahwa diriku ingin menjadi seorang bangsawan dengan menggoda Kaisar dan melahirkan anaknya. Sayangnya tidak sesuai harapan." batin pelayan tersebut yang sudah pasrah dengan kehidupannya.


...****************...


Setelah mengantar kedua anaknya untuk menyusul dengan anaknya yang lain untuk belajar. Sekarang Aleyza sedang berjalan di lorong menuju ruang kerjanya. Entah kenapa firasat nya mengatakan bahwa pelayan yang telah menghabiskan satu malam dengan Kaisar Lucius berakhir buruk.


Tapi Aleyza tidak mau mempedulikan nya karena yang terpenting pria itu tidak mengganggunya.

__ADS_1


Aleyza terus berjalan sampai tidak menyadari bahwa seseorang berdiri di salah satu tiang yang di lewati nya sampai dia membuka suaranya.


" Jadi bagaimana kejutan hari ini?" tanya nya sambil menyeringai.


Aleyza menghentikan langkahnya sebelum kemudian membalikan badannya dan segera matanya memutar dengan malas melihat Duke Regulus Riddle yang berpakaian jas rapi menyandarkan tubuhnya di tiang. Apalagi dengan ekspresi geli nya yang di tujukan kepadanya.


" Memang itu semua adalah perbuatan mu." ucap Aleyza yang sudah menduga nya.


Duke Regulus Riddle terkekeh pelan sebelum kemudian berjalan mendekati Aleyza hingga berdiri di depannya.


" Iya, aku mengakuinya tapi kebenarannya aku hanya ingin dia menghabiskan malam bersama salah satu Selir nya dalam keadaan tidak sadar. Supaya Kaisar tidak curiga, tapi ternyata itu semua tidak ekspetasi ku. Aku hanya berharap pelayan itu akan baik-baik saja." ucap Duke Regulus Riddle sambil menatap Aleyza.


Aleyza yang mendengarnya memiringkan kepalanya bingung sambil matanya menatap Duke Regulus Riddle.


" Apa maksud perkataan mu itu, Apa Kaisar akan melakukan sesuatu kepada mereka?" tanya Aleyza penasaran dengan ucapan Duke Regulus Riddle.

__ADS_1


Duke Regulus Riddle menghela nafasnya sebelum kemudian menjawab.


" Aku tidak bisa menjawabnya tapi yang aku ketahui berhati-hatilah dengan Selir Agnessia dia adalah satu wanita yang paling licik di sini. Aku tahu rencananya 6 tahun lalu yang membuat mu dalam pengasingan." ucap Duke Regulus Riddle memperingatkan Aleyza.


Aleyza yang mendengarnya menggangguk setuju karena dari dua wanita merupakan Selir. Kaisar. Hanya Selir Agnessia yang merupakan wanita yang penuh ambisi dalam memperebutkan tahta demi anaknya. Jadi bisa dikatakan Selir Agnessia tidak akan segan-segan menghabisi siapapun yang mengganggu rencananya.


Kemudian pandangan Aleyza tertuju kembali ke arah Duke Regulus Riddle yang saat ini masih menatapnya dengan diam.


Hal itu menimbulkan suasana canggung diantara keduanya. Sampai kemudian Aleyza menyadari dengan tugas-tugas nya.


" Kalau begitu aku permisi dulu dan terima kasih atas kemarin. Aku merasa jauh lebih aman sekarang. Jadi sampai jumpa lagi." ucap Aleyza sambil melambaikan tangan.


Duke Regulus Riddle yang melihatnya dari kejauhan hanya tersenyum tipis.


" Akhirnya Aleyza ku kembali seperti dulu."

__ADS_1


Countine...


__ADS_2