
Setelah makan malam tersebut Kaisar Lucius dan Aleyza sekarang sedang berada di kamar. Saling berpelukan mesra dengan ekspresi wajah Kaisar Lucius yang tampak bahagia dan ekspresi wajah Aleyza yang tampak masam serta tertekan.
Mereka berdua duduk tepat di depan perapian dengan selimut hangat menghangatkan tubuh mereka masing-masing.
" Aku sangat bahagia kita bisa bersama lagi." ucap Kaisar Lucius sambil melihat ke arah Aleyza yang sedang bersandar di dada bidangnya.
Aleyza mengadahkan kepalanya menatap Kaisar Lucius sambil tersenyum lembut dan tangannya menyentuh rahangnya.
" Aku juga bahagia akhirnya kita bisa bersama lagi dengan keempat anak-anak yang lucu dan pintar. Membuat kehidupan kita semakin berwarna." ucap Aleyza yang terus menyentuh rahang Kaisar Lucius.
Kaisar Lucius memejamkan matanya sebelum kemudian membukanya dan mendekatkan wajahnya ke Aleyza atau lebih tepatnya bibirnya. Ketika Kaisar Lucius ingin menciumnya tiba-tiba saja Aleyza memeluk lehernya dengan kedua tangannya erat.
Kaisar Lucius terkejut tapi ia tetap membalas pelukannya. Sambil mencium aroma bunga yang wangi dari tubuh Aleyza.
" Aku sangat merindukan wajahmu, suaramu, tubuhmu tidak akan bisa mudah ku lupakan. Meskipun aku memiliki selir tidak ada satupun yang bisa mengambil hatiku darimu Ratuku." ucap Kaisar Lucius yang manis membuat semua wanita pasti luluh.
__ADS_1
Tapi tidak dengan Aleyza yang diam-diam mengambil sebuah suntikan dari balik gaunnya sementara Kaisar Lucius yang sibuk dengan ucapannya. Suntikan tersebut Aleyza arahkan tepat di leher Kaisar Lucius.
" Aku juga merindukanmu dan selamat malam." ucap Aleyza sebelum sedetik kemudian menusukkan suntikan ke leher Kaisar Lucius.
Tidak lama kemudian tubuh Kaisar Lucius semakin melemah dan kemudian pingsan atau lebih tepatnya tertidur lelap.
Senyum atau lebih tepatnya seringai Aleyza muncul sebab rencana nya berhasil. Memang sebelumnya dia telah menyiapkan beberapa obat bius, dan juga racun untuk persiapan pembekalan tinggal tempat terkutuk.
" Sorry Kaisar ku, aku tidak sudi menghabiskan malam bersama mu. Tujuanku di sini adalah membalas dendam kepada wanita itu." ucap Aleyza dengan mata birunya berbinar licik.
...****************...
Andaikan saja Kaisar Lucius tidak menikahinya pastinya sekarang Selir Agnessia sudah menjadi seorang Ratu. Cita-citanya dari dulu. Tapi sekarang semuanya terhalang setelah wanita kembali bersama empat anak yang jelek dan kotor.
Jangan sampai wanita hamil lagi jika tidak tahta milik puteranya Robert akan hancur dan semakin jauh menjadi pewaris. Bahkan sekarang Robert dalam urutan keempat hak suksesi setelah Melvin, Alrick, Elrick.
__ADS_1
" AKU TIDAK AKAN PERNAH MEMBIARKANNYA. AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN NYA MENGHANCURKAN RENCANA KU HAHAHAHA....AKU AKAN MENYINGKIRKAN NYA BERSAMA KEEMPAT ANAKNYA." ucap Selir Agnessia sambil berteriak keras dan tertawa.
Aura di sekeliling ruang kamarnya terdapat aura sihir jahat yang sangat kuat.
...****************...
Tap...
Tap....tap....
Suara serapan langkah kaki yang cepat membuat suasana kota yang hening terdengar jelas. Seorang pria sedang berlari menghindari pria berjubah hitam itu yang mengikutinya dari belakang.
Pria itu berlari sambil menggendong sebuah tas besar di dada nya sampai akhirnya dia berhenti di sebuah jalan buntu. Membuat nya tidak bisa kabur lagi.
" Sialan, semoga saja dia tidak menangkap ku atau tidak bos akan marah besar." ucap nya.
__ADS_1
" Sayangnya kau tidak pernah lolos dari sini....
Countine....