Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Pertemuan Duke Regulus Riddle dan Lady Cerdella Riddle


__ADS_3

Jadi selamat tinggal." ucap Kaisar Lucius yang langsung mengeluarkan besi hitam kembali dari tangannya dan kemudian menancap nya...


Slash....


Besi hitam tertancap sempurna tepat di perut Duke Regulus Riddle. Seketika Duke Regulus Riddle tumbang tidak sadarkan diri.


Sedangkan Kaisar Lucius langsung tertawa terbahak-bahak melihat Duke Regulus Riddle orang yang paling dibencinya mati di tangan nya.


" AKHIRNYA HAHAHAHA.... SEKARANG TIDAK ADA SEORANG PUN YANG MERAGUKAN KEKUATAN KU. JUGA ALEYZA MILIK KU SEKARANG tunggu sayang aku akan menjemputmu." ucap Kaisar Lucius yang langsung menjatuhkan tubuh Duke Regulus Riddle dan meninggalkan di aula sudah sebagian terbakar.


Ketika Kaisar Lucius ingin keluar dari sana Melvin berdiri tepat di tangannya menatapnya tidak percaya.


" Kau...tidak mungkin..." ucap Melvin yang tidak percaya melihat penampilan ayah kandungnya yang sudah berubah menjadi monster.


Kaisar Lucius melihat kedatangan Melvin tersenyum miring. Dia tahu Melvin telah mengalahkan Robert dan itu membuatnya senang. Setidaknya putera pertamanya adalah orang yang layak menjadi penggantinya di suatu hari nanti dan paling utama dia anaknya bersama Aleyza nya yang cantik.


" Melvin putera kesayangan ku." ucap Kaisar Lucius dengan suara dingin tanpa suara menunjukkan emosi apapun.

__ADS_1


Melvin yang melihatnya baru pertama kali takut melihat penampilan Kaisar Lucius seperti monster.


" Kaisar....


...****************...


Ketika Kaisar Lucius dan Melvin sedang terlibat pertemuan yang dingin. Di sisi lain Duke Regulus Riddle berjalan tanpa arah di sebuah ruangan putih. Tapi samar-samar dia mendengar sesuatu yang berada di sampingnya.


Saat Duke Regulus Riddle melirik ke samping bertapa terkejutnya melihat sebuah benda yang sangat besar mengeluarkan bunyi di sebuah tempat mirip cerobong asap.


Apalagi melihat banyak orang-orang yang mulai memasuki benda itu membuat Duke Regulus Riddle penasaran untuk mengikutinya.


" Tunggu kau tidak bisa berada di sana Reggie." ucap seorang wanita yang mencegah Duke Regulus Riddle untuk pergi.


Duke Regulus Riddle membalikkan badannya untuk mengetahui siapa yang mencegahnya dan bertapa terkejutnya sepasang mata biru keabu-abuan yang indah menatapnya.


Tiba-tiba mata biru keabu-abuan miliknya mulai berkaca-kaca melihat siapa wanita itu dan spontan memeluknya.

__ADS_1


Membuat wanita yang di peluk nya tersenyum lembut dan membalas pelukannya.


" Kau sudah besar Reggie hampir 23 tahun kita tidak bertemu." ucap wanita dengan suara lembutnya penuh kerinduan.


Duke Regulus Riddle yang sejak tadi menahan air matanya mulai tidak bisa menahannya dan akhirnya mengeluarkan air matanya.


" Reggie juga sangat merindukan ibu." ucap Duke Regulus Riddle yang semakin memeluk wanita itu.


Wanita yang mencegah Duke Regulus Riddle untuk pergi tidak lain bukan adalah ibu kandungnya sendiri Lady Cerdella Riddle perempuan yang sudah lama mati ketika usia sang Duke masih 3 tahun.


Setelah acara berpelukan sebelum Lady Cerdella menyuruh Duke Regulus Riddle untuk duduk di tempat di sediakan. Dengan Lady Cerdella duduk di sampingnya.


" Kau sudah besar puteraku bahkan aku bisa melihat kebahagiaan mu." ucap Lady Cerdella membuka suaranya.


" Apa maksudmu ibu? bukannya sudah aku bilang bahwa sejak kematian mu hidupku sudah tidak aman. Dimana ada penolakan kakek menyebut ku sebagai pembunuh sebelum di baik kepadaku. Kaisar yang merupakan ayah kandung ku sendiri menolak keberadaan ku dan berusaha menyingkirkan ku. Aku itu tidak bisa hidup di sana lagi.


Jadi ibu kau mau mengajak ku pergi bersamaku....

__ADS_1


Countine...


__ADS_2