
" Kau berhak menjawabnya atau jika tidak mau saya akan bersikeras untuk membuatmu menjawabnya. Sayang ku." ucap Duke Regulus Riddle yang tanpa sadar telah membuat Aleyza melihatnya dengan tatapan penuh pesona.
Tapi yang membuat Aleyza tersentak sebentar karena dirinya melihat sekilas warna kelopak mata Duke Regulus Riddle berubah menjadi merah. Aleyza yang melihatnya terkejut sebelum kemudian menatap balik Duke Regulus Riddle.
Sampai sekarang Aleyza sama sekali tidak mengerti kenapa setiap bersama Duke Regulus Riddle. Jantung nya sering berdetak kencang. Pria pertama yang membuat Aleyza terkesan matanya yang biru keabu-abuan. Membuat Aleyza tidak mudah melupakan nya.
Apalagi setelah Aleyza mengetahui identitas pria itu dan apa hubungannya dengan Sherina atau Aleyza asli.
" Saya tidak akan pernah memberitahukan nya Duke, dan anda tidak bisa menuntut apapun dari saya." ucap Aleyza sambil melotot ke arah Duke Regulus Riddle.
Duke Regulus Riddle melemparkan kepalanya ke belakangnya dan tertawa keras. Tawa yang membuat sekujur tubuh Aleyza merinding seketika.
Tidak lama kemudian Duke Regulus Riddle menarik tangan Aleyza kembali. Tapi kali ini Duke Regulus Riddle membawa Rose ke sebuah kamar mewah bernuansa gelap dan suram.
__ADS_1
Aleyza yang menyadarinya terkejut dan berusaha melepaskan genggaman kuat Duke Regulus Riddle.
" Apa yang kau lakukan lepaskan." ucap Aleyza memberontak sambil menatap tajam Duke Regulus Riddle.
Duke Regulus Riddle membaringkan tubuh Aleyza di atas ranjangnya dengan dirinya yang menindih tubuhnya.
" Aku tidak akan melepaskan mu sampai kau memberitahu semuanya atau kita bisa melakukannya lagi dan membuat kau mengandung anak ku yang kedua kalinya." ucap Duke Regulus Riddle mengancam Aleyza.
" Memangnya siapa kau yang berani nya mengancam seorang Ratu. Ingat aku tidak mau memberitahukan nya." ucap Aleyza bersikeras untuk tidak memberitahukan nya.
" Jangan salahkan aku karena mengulangi nya lagi." ucap Duke Regulus Riddle sebelum kemudian mencium bibir Aleyza.
Mendengar ucapan Duke Regulus Riddle dan ciumannya membuat Aleyza tidak bisa menghindari nya lagi. Apalagi mengapa ciuman Duke Regulus Riddle terasa nikmat apa yang terjadi padanya. Mengapa seakan-akan Aleyza tergila-gila padanya.
__ADS_1
Melihat Aleyza hanya diam tanpa membalas ciumannya Duke Regulus Riddle segera menghentikan nya dan menatap kembali mata biru Aleyza yang cantik.
" Apa kau mau bicara dimana seorang Ratu yang mabuk dan berjalan sendirian di sebuah lorong yang gelap. Setelah itu Ratu itu menarik seorang pria untuk menciumnya dan menghabiskan malam bersama seperti pasangan kekasih yang bahagia. Tapi setelah itu Ratu itu pergi tanpa mengatakan sebenarnya kepada pria itu karena mengandung anak-anak nya." ucap Duke Regulus Riddle panjang lebar.
Mata Aleyza hanya bisa mengerjap sekaligus memasang ekspresi melongo. Dirinya tidak percaya bahwa Duke Regulus Riddle menjelaskannya sedetail itu. Jadi benar kata orang-orang kota bahwa jika Duke Regulus Riddle menginginkan sesuatu pasti dia akan mendapatkan. Termasuk dengan berani mencari tahu tentang Ratu.
" Bagaimana kau mengetahuinya sedetail, apa kau menjebak ku?" tanya Aleyza sambil menatap curiga Duke Regulus Riddle.
Meskipun Aleyza tidak mendapatkan ingatannya sepenuhnya. Tetapi setelah bertemu Sherina dirinya mendapatkan ingatan dimana malam panas itu terjadi.
Melihat Aleyza yang terlihat berpikir keras langsung saja Duke Regulus Riddle menyentil dahinya.
" Jangan bicara sembarangan apa kau mau mendengar cerita versiku?" ucap Duke Regulus Riddle menanyankan pendapat Aleyza.
__ADS_1
Tanggapan Aleyza adalah.....
Countine...