Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Resiko Sihir Ahli Waris


__ADS_3

Duke Regulus Riddle melirik Aleyza sebelum kemudian menjawabnya.


" Kekuatan itu adalah dimana seorang pangeran diangkat sebagai pangeran mahkota atau pewaris tahta oleh sihir kekaisaran. Tidak ada satupun yang bisa mendapatkan sihir tersebut kecuali ahli waris yang kuat dan dipilih langsung oleh leluhur kekaisaran. Sihir ini dapat memperkuat ahli waris dengan membuat setiap elemen yang dikeluarkan akan 2x lipat daripada sebelumnya tanpa merusak inti sihir tersebut." ucap Duke Regulus Riddle menjelaskannya.


Aleyza yang mendengarnya terkejut dengan penjelasan Duke Regulus Riddle mengenai sihir ahli waris terkenal itu.


" Itu berarti Melvin." ucap Aleyza terputus karena tidak tahu harus mengatakan apa lagi.


" Benar berarti Melvin adalah ahli waris yang sah dimana leluhur kekaisaran memberikannya kekuatan tersebut. Tapi kekuatan itu mengandung resiko tinggi." ucap Duke Regulus Riddle tiba-tiba saja terdiam merasa ragu untuk menjelaskan lebih dalam mengenai kekuatan itu.


Aleyza yang melihatnya terdiam langsung memegang kedua bahunya.


" Tolong beritahu aku semuanya karena dia adalah puteraku, dan aku sebagai ibunya berhak mengetahui seberapa bahaya kekuatan tersebut baginya." ucap Aleyza meminta Duke Regulus Riddle untuk menjelaskan resiko kekuatan ahli waris.


Melihat tekat yang kuat terpancar di kedua bola mata Aleyza membuat Duke Regulus Riddle tidak bisa menolaknya lebih memilih untuk menjelaskannya.


" Jika Melvin tidak bisa menggunakan sihir itu dengan baik. Sihir tersebut akan pergi dengan bahaya mengambil inti sihir pemilik tersebut. Jadi Melvin harus bisa melatih kekuatan lebih baik supaya inti sihir nya dan inti sihir ahli waris nya tidak hancur. Jika itu terjadi Melvin akan mati." ucap Duke Regulus Riddle.


Seketika tubuh Aleyza langsung lemas mendengarnya ia hampir jatuh. Jika saja Duke Regulus Riddle tidak menahan nya.

__ADS_1


" Bagaimana itu bisa terjadi hiks...aku tidak mau terjadi sesuatu yang buruk kepada Melvin hiks..." ucap Aleyza yang menangis di dekapan Duke Regulus Riddle.


Aleyza tidak bisa memikirkan sebelun menderitanya Melvin yang menanggung kekuatan yang besar itu.


Duke Regulus Riddle yang mendengarnya tersenyum tipis sambil tangan nya mengusap punggung Aleyza dengan perlahan.


" Tenang saja aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi hal buruk kepada Melvin." ucap Duke Regulus Riddle.


Aleyza mengadahkan kepalanya menatap Duke Regulus Riddle dengan mata berkaca-kaca.


" Itu tidak mungkin karena yang bisa melatihnya adalah Kaisar Lucius yang memiliki kekuatan ahli waris hiks...aku tidak mau kembali ke sana huhuhu..." ucap Aleyza yang kembali menangis.


Mendengar Duke Regulus Riddle menertawakan nya membuat Aleyza dan spontan langsung memukul bahunya dengan kencang.


Bukannya merasa sakit Duke Regulus Riddle semakin tertawa menurutnya pukulan Aleyza sama sekali tidak berarti buat nya yang sudah terbiasa terluka akibat panah atau serangan sihir.


Aleyza yang mendengarnya semakin jengkel dan melepaskan tangan Duke Regulus Riddle dari pinggangnya sebelum kemudian masuk ke dalam.


Sebelum tiba-tiba saja Duke Regulus Riddle menahannya untuk pergi.

__ADS_1


" Jangan pergi terlebih dahulu." ucap Duke Regulus Riddle setelah menghentikan tawanya.


Aleyza menghentikan tawanya tanpa membalikan badannya.


" Tidak mau kau telah menertawakan ku." ucap Aleyza dengan perasaan jengkel.


Duke Regulus Riddle menghampiri Aleyza dan kembali memeluknya dari belakang.


" Kau tidak perlu khawatir karena aku bisa melatih Melvin." ucap Duke Regulus Riddle.


Membuat Aleyza membalikan badannya menatapnya.


" Apa maksudmu bukannya Kaisar Lucius adalah ahli waris sebelum nya?" tanya Aleyza bingung tidak mengerti maksud ucapan Duke Regulus Riddle.


Duke Regulus Riddle tersenyum tipis sambil menatap Aleyza dengan matanya yang tadinya biru abu-abu mulai berubah.


" Karena sebenarnya aku memiliki kekuatan itu." ucap Duke Regulus Riddle dengan bola matanya berubah menjadi emas bersinar.


Countine...

__ADS_1


__ADS_2