Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Bukan Untukku


__ADS_3

Selir Agnessia yang melihat Kaisar Lucius berada di samping Aleyza merasa kemarahan dan kecemburuan nya tumbuh. Apalagi dirinya pernah melihat tiara yang tidak sengaja dia temukan.


Flashback On...


Selir Agnessia yang baru saja menghabiskan malam indah bersama Kaisar Lucius. Sekarang sedang memperhatikan Kaisar Lucius yang sedang duduk di kursi kerjanya berada di kamarnya sambil tangan nya menggambar sesuatu di kertas.


Selir Agnessia yang tergoda untuk tidak penasaran langsung berdiri dari ranjang nya dengan hanya menggunakan selimut menutupi tubuh polosnya.


Sampai di depan Kaisar Lucius langsung saja Selir Agnessia memeluk lehernya dari belakang dengan mesra.


" Apa yang sedang anda buat, Yang Mulia?" tanya Selir Agnessia dengan lembut dan manja.


Kaisar Lucius yang menyadari kehadiran Selir Agnessia di belakangnya hanya tersenyum sambil menunjukkan sebuah gambar di dalam kertas.

__ADS_1


" Saya sedang membuat ini dan kebetulan saya ingin meminta pendapat anda tentang gambar ini. Apa tiara ini sudah bagus?" ucap Kaisar Lucius yang meminta pendapat Selir Agnessia.


Selir Agnessia tidak bisa melepaskan pandangannya dari gambar tiara itu. Meskipun itu hanya gambar tapi Selir Agnessia tahu bahwa Kaisar Lucius akan menyuruh pengerajin untuk membuat nya. Memang Kaisar Lucius memiliki bakat bisa menggambar jadi selama ini beliau membuat desain perhiasan untuk di berikan kepada orang yang istimewa.


Tidak terkecuali Selir Agnessia yang mendapatkan sebuah cincin bermata zamrud hijau yang indah. Selir Agnessia yang ketika pertama kali mendapatkan menangis bahagia dan berjanji tidak akan melepaskannya sampai kapanpun. Janji itu di tepati karena sampai sekarang cincin itu masih terpasang cantik di jari manisnya.


" Aku tidak sabar Kaisar Lucius memberikannya kepadaku dan aku akan memamerkannya kepada Aleyza. Pastinya perempuan itu akan cemburu." batin Selir Agnessia sambil terus menatap gambar tiara itu.


Selir Agnessia sangat kecewa dan matanya rasanya ingin berkaca-kaca dimana Kaisar Lucius memberikan kasih sayang nya kembali kepada Aleyza.


Apalagi malam ini mereka berdua akan memperkenalkan anak-anaknya.


"Baiklah malam ini saya persembahkan Pangeran kedua Alrick, Pangeran ketiga Elrick, serta Puteri pertama Adriana. Silahkan maju ke sini." ucap Kaisar Lucius yang membanggakan diri memperkenalkan si triplets.

__ADS_1


Aleyza tidak bisa melunturkan senyumannya melihat ketiga anaknya maju ke depan dengan percaya diri. Apalagi mereka menjadi pusat perhatian membuat rencananya berhasil. Mengapa tidak malam ini Alrick dan Elrick mengenakan setelan jas berwarna hitam dan putih rapi dengan kemeja putih serta dasi hitam. Sedangkan Adriana menggunakan gaun berwarna sama dengannya dan model rambut dibuat bulat di kedua sisinya.


" Anak-anak ku sangat imut apalagi sepertinya para bangsawan itu sangat tertarik dengan pakaian mereka. Rencana pertama membuat bisnis pakaian berhasil. Tinggal rencana berikut nya. Apalagi yang membuatku senang status anak-anak ku lebih tinggi daripada anak selir rendahan itu." batin Aleyza sambil menyeringai samar


Aleyza asik dengan lamunannya sampai dimana dirinya tidak sadar bahwa acara perkenalan sudah selesai.


" Ratuku saat duduk di singgasana kita." ucap Kaisar Lucius sambil mengulurkan tangannya di hadapan Aleyza.


Dengan perasaan yang malam Aleyza menerima uluran tangan tersebut dirinya tidak mau di permalukan oleh semua tamu dan hal itu akan semakin membuat Selir Agnessia menang.


Ketika Aleyza dan Kaisar Lucius duduk di singgasana mereka. Semua tamu undangan memberikan penghormatan satu persatu. Aleyza yang hanya menanggapi nya dengan anggukan saja mulai bosan dan tanpa sengaja melihat sekelilingnya sampai dimana...


Countine...

__ADS_1


__ADS_2