
Sayangnya kau tidak pernah bisa lolos dari sini. Tidak setelah saya mencarimu selama 6 tahun." ucap pria berjubah hitam berjalan mendekat ke arah pria itu yang berusaha melarikan diri.
Tapi dirinya tidak bisa melarikan diri sebab ada sebuah rantai terbuat es yang tiba-tiba saja melilit tubuhnya.
" LEPASKAN AKU, SEBENARNYA APA MAU MU?" tanya pria itu berteriak ketakutan.
Pria berjubah hitam melepaskan tudungnya memperlihatkan wajahnya yang membuat pria itu terkesiap semakin menempelkan tubuhnya ke dinding memandang takut ke arah pria itu.
" Duke Regulus Maximilian Riddle bukannya seharusnya anda sudah mati enam tahun lalu. Ba... gaimana kau masih hi...dup.." ucap pria itu sedikit terbata-bata.
Mata biru hampir keabuan-abuan milik Duke Regulus Riddle menatap dingin ke arah pria.
" Sepertinya anda tidak senang saya masih hidup setelah bertempur selama 6 tahun." ucap Duke Regulus Riddle sambil berjongkok memandang pria itu terus menerus dengan dingin.
__ADS_1
Pria yang masih terlilit oleh rantai es masih berusaha melepaskan diri tapi sayangnya itu sia-sia. Mengingat bagaimana kekuatan Duke Riddle yang tidak bisa dianggap remeh. Maka alasan itu Kaisar Lucius mengganggap nya sebagai saingannya.
" Jadi apa tujuan anda mengikuti saya, Yang Mulia. Sepertinya ini bukan sebuah reuni antara teman lama?" tanya pria sambil mengubah ekspresi sinis melihat ke arah Duke Riddle.
" Benar ini bukan reuni antara teman lama, Tapi saya punya pertanyaan untuk anda Peter. Kawan lama ku. Sesuai perkiraan saya pastinya anda punya jawaban atas pertanyaan ini." ucap Duke Regulus Riddle sambil tersenyum miring.
...****************...
Kaisar Lucius yang terbangun akibat sinar matahari yang mulai kelihatan dari sela-sela jendela. Melihat dirinya sedang terbaring dengan hanya menggenakan celananya membuatnya tersenyum.
Kaisar Lucius tersenyum melihat Aleyza yang tampak cantik. Itu membuatnya lebih bahagia setelah kejadian semalam dia akhirnya menjadikannya miliknya lagi.
Aleyza perlahan mendekati Kaisar Lucius untuk duduk di sampingnya dan mengelus rambut nya yang berwarna cokelat.
__ADS_1
" Rambut mu sudah panjang sebaiknya kau segera memotong nya Lucius. Kau ingat bahwa aku sama sekali tidak menyukai pria berambut panjang itu terlihat seperti wanita." ucap Aleyza sambil meletakkan kedua tangannya ke leher Kaisar Lucius.
" Tentu saja sayangku andaikan hari ini aku tidak bekerja. Pastinya sekarang kau akan menjadi milikku, menghabiskan waktu bersama saling memeluk satu sama lain di bawah selimut. Itu sangat indah untuk peri ku." ucap Kaisar Lucius yang menggoda Aleyza.
" Aku akan menantikan nya jadi sekarang ayo saatnya kau kembali ke kamarmu dan bersiaplah ingat ada rapat penting hari ini." ucap Aleyza menyuruh Kaisar Lucius kembali ke kamarnya.
Kaisar Lucius yang sudah terkena hipnotis atau terpesona dengan kelembutan Aleyza langsung menggangguk.
" Baiklah aku pergi, ingat bahwa aku sangat mencintaimu." ucap Kaisar Lucius sambil mencium kening Aleyza.
Reaksi Aleyza hanya tersenyum tanpa membalas perasaan Kaisar Lucius. Membuat Kaisar Lucius sedikit kecewa. Tapi ia yakin suatu hari nanti dia akan kembali mendapatkan cinta Aleyza.
Setelah itu Kaisar Lucius pergi meninggalkan kamar Aleyza. Melihat Kaisar Lucius sudah pergi Aleyza tidak bisa menyembunyikan senyum miringnya sebab rencananya akan semakin berhasil mengikat cinta Kaisar Lucius kepadanya.
__ADS_1
" Sepertinya dia.....
Countine....