
Flashback On...
Setahun Lalu....
Sudah satu tahun Aleyza merasakan apa itu kedamaian. Tidak ada seorangpun yang menginginkan nyawanya sebagai Aleyza maupun Emily. Dirinya merasa bebannya terangkat dan bebas. Sekarang tugasnya hanya mengurus serta membesarkan keempat anak-anaknya dengan baik.
Aleyza tidak bisa melupakan dimana Duke Regulus Riddle yang telah membebaskannya dan anak-anaknya dari jeratan Kaisar Lucius. Dirinya tahu pasti Kaisar Lucius akan mencarinya kemana-mana membuatnya sedikit kesusahan ketika harus bersembunyi apalagi dengan membawa keempat anaknya.
Tapi di sini berbeda tidak ada satupun orang yang akan mengetahui keberadaan nya karena Duke Regulus Riddle sudah memasang perisai yang kuat agar tidak bisa melihat mansion ini.
Saat ini Aleyza sedang duduk di taman sambil membaca buku yang berada di pangkuan nya sambil memperhatikan keempat anaknya yang bermain bersama. Membuat kini bisa merasakan namanya kebahagiaan dari keluarga.
Tiba-tiba saja Duke Regulus Riddle berjalan menghampirinya dengan badannya penuh keringat setelah mengajak anak-anak nya bermain. Saat di dekat Aleyza langsung saja Duke Regulus Riddle merebahkan kepalanya di pangkuan Aleyza.
Aleyza hanya membiarkan sambil tangannya mengelus rambut hitamnya.
" Bagaimana sepertinya kau terlihat kelelahan?" tanya Aleyza dengan lembut.
__ADS_1
Duke Regulus Riddle yang memejamkan matanya menikmati tangan Aleyza di rambutnya membuka matanya. Mata biru keabu-abuan menatap hangat Aleyza.
" Aku sangat senang bisa menghabiskan waktu bersama kalian selama satu tahun terakhir. Aku bisa mendapatkan arti kebahagiaan sebenarnya. Setelah terakhir aku dapatkan sebelum ibuku meninggal." ucap Duke Regulus Riddle sedih memikirkan kematian ibunya yang sudah meninggal hampir 25 tahun lalu.
Aleyza yang mendengarnya hanya diam sebelum memberikannya sebuah ciuman singkat di bibirnya.
" Kau tidak perlu merasa khawatir aku dan anak-anak akan selalu bersama mu. Lebih lagi aku mencintaimu." ucap Aleyza yang sudah tiga bulan menjalin hubungan dengan Duke Regulus Riddle sebagai pasangan kekasih.
Duke Regulus Riddle yang mendengarnya langsung tersenyum lebar.
" Nanti malam apa kau mau pergi bersamaku?" tanya Duke Regulus Riddle mengajak Aleyza pergi bersamanya.
...****************...
Malam harinya Aleyza pergi dengan menggunakan gaun putih mermaid dengan jubah hitam menutupi rambut pirangnya. Dirinya merasa heran mengapa Duke Regulus Riddle menyuruhnya menggenakan gaun putih. Tapi Aleyza hanya menuruti nya.
Ketika Aleyza bertemu dengan Duke Regulus Riddle di sebuah pohon. Dirinya melihat dia menggenakan kemeja putih dan celana panjang berwarna hitam tersembunyi dengan jubah hitamnya. Di samping Duke Regulus Riddle juga ada sebuah kuda berwarna hitam.
__ADS_1
" Apa kau menunggu lama Reggie?" tanya Aleyza dengan senyum.
Duke Regulus Riddle menggelengkan kepalanya mengatakan tidak.
" Kita harus pergi sekarang." ucap Duke Regulus Riddle sambil mengulurkan tangannya membantu Aleyza menaiki kuda.
Aleyza bingung tapi tetap menerima uluran tangannya dia penasaran kemana Duke Regulus Riddle yang merupakan kekasihnya membawanya.
Selesai di naikan ke kuda Duke Regulus Riddle langsung menjalankan nya keluar dari mansion. Menuju suatu tempat yang tidak diketahui oleh Aleyza.
" Kita kemana, kau tidak membawaku ke Kaisar Lucius bukan?" tanya Aleyza berpikiran negatif.
" Tentu saja tidak, aku tidak mungkin menyerahkan wanita yang aku cintai ke hadapan pria itu." ucap Duke Regulus Riddle sambil tersenyum melihat sikap panik Aleyza yang terlihat lucu.
Sedangkan Aleyza hanya bisa menggangguk kepalanya sambil bertanya-tanya dalam hatinya.
" Kemana dia akan membawaku ku harap itu tidak menjadi sesuatu yang buruk." batin Aleyza.
__ADS_1
Countine...