Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Pergi Dari Mansion


__ADS_3

Keesokan harinya ketika sarapan bersama Aleyza dan Duke Regulus Riddle saling menatap satu sama lain sebelum kemudian menggangguk kepalanya.


Melvin yang melihat keanehan mereka berdua sejak tadi memutuskan untuk bertanya.


" Apa terjadi sesuatu sehingga Papa dan Mama saling menatap?" tanya Alrick yang lebih dulu bertanya tampaknya anak itu juga menyadari suasana yang canggung seakan-akan kedua orang tuanya menyembunyikan sesuatu yang penting.


Duke Regulus Riddle berdehem sebelum kemudian menjawabnya.


" Besok kita akan menghadiri pesta yang dibuat oleh Kaisar di istana, dan hari ini kita harus berada di mansion Riddle." jawab Duke Regulus Riddle.


" Buat apa dia mengadakan pesta bukannya sudah jarang sekali Kaisar melakukan nya mungkin sekitar hampir dua tahun dia tidak mengadakannya?" tanya Melvin kepada Duke Regulus Riddle. Karena dirinya mengenal sekali ayah kandungnya yang memiliki niat buruk kepada Duke Regulus Riddle.


" Dia ingin mengumumkan Duchesse yang baru kepada ke seluruh kekaisaran. Tapi aku tahu dia hanya ingin menghina ku karena mungkin dia mengira isteriku adalah wanita jelek, penggila harta. Jadi apa kalian siap pergi ke pesta." ucap Duke Regulus Riddle meminta persetujuan dari keempat anaknya.


Keempat anaknya saling melirik satu sama lain dengan pandangan berbeda-beda.

__ADS_1


" Tapi papa apa tidak masalah kalau kami datang, aku takut." ucap Adriana sambil meremas gaunnya yang ia kenakan.


Duke Regulus Riddle dan Aleyza langsung mengetahui alasan Adriana tidak mau menghadiri pesta di istana.


Duke Regulus Riddle berdiri dari kursinya dan menggeser kursi yang digunakan Adriana supaya dia bisa menatap nya secara langsung.


" Tenanglah papa tidak akan membiarkan sesuatu yang buruk kepada kalian. Lagipula Puteri Zania sudah tidak di istana apa kau tidak rindu untuk bertemu dengan Xavier dan melakukan lelucon lain." ucap Duke Regulus Riddle sambil melirik nakal kepada Elrick.


Elrick yang mendengarnya dengan bangga menghampiri Adriana dan menepuk bahunya.


Adriana yang mendengarnya langsung menggangguk kepalanya semangat karena sepertinya dia juga ingin bermain terutama pada Kaisar Lucius.


Duke Regulus Riddle yang melihat senyum kedua anaknya hanya terkekeh pelan sambil melirik ke arah Aleyza yang tampaknya tersenyum canggung.


" Aku tidak tahu apa yang dilakukan kedua anak ini untuk Kaisar." batin Duke Regulus Riddle dan Aleyza.

__ADS_1


Hari ini Aleyza, Duke Regulus Riddle beserta keempat anak mereka sedang berkemas untuk kembali ke kastil Riddle yang berada di dekat kota. Seperti biasa Duke Regulus Riddle menggunakan teleportasi karena jika menggunakan kereta kuda akan menghabiskan waktu selama tiga hari untuk sampai ke kota.


Duke Regulus Riddle membantu keempat anaknya untuk mengecilkan koper-koper mereka dan memasukannya ke dalam saku jas nya.


" Apa kalian sudah siap?" tanya Duke Regulus Riddle kepada keluarganya.


" Siap." ucap Aleyza dan keempat anaknya.


Setelah itu Duke Regulus Riddle menggunakan sihir teleport nya yang mendarat langsung dia sebuah taman indah dengan pohon-pohon di bentuk berbagai macam seperti bulan, mawar, bahkan keluarga Riddle.


" Wah taman nya indah sekali." ucap Adriana sambil bertepuk tangan dengan semangat.


Aleyza melirik ke arah Duke Regulus Riddle oh lihatlah senyum bangga di wajahnya. Satu hal yang Aleyza baru tahu bahwa Duke Regulus Riddle selalu membanggakan dirinya sendiri.


Countine....

__ADS_1


__ADS_2