Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Pesan Cerdella


__ADS_3

Begitu juga dengan Duke Regulus Riddle merasakan perasaan sedikit bersalah kepada Kaisar Lucius dan ratu sebelumnya. Andaikan ibunya Cerdella Riddle tidak memberikan sebuah ramuan pada Kaisar Regulus. Keadaan ini tidak akan terjadi tapi Duke Regulus Riddle tidak bisa membenci ibu nya.


Ia bahkan mengingat dimana ibunya sekarat di tempat tidur ketika usianya 3 tahun.


Flashback On...


Duke Regulus Riddle kecil memperhatikan para dokter yang sedang memeriksa ibunya. Setelah tadi dirinya bermain dengannya tiba-tiba saja ibunya jatuh tidak sadarkan diri.


Bahkan ia bisa merasakan tatapan mematikan dari kakeknya Duke Maximilian yang seakan ingin membunuhnya. Meskipun umurnya masih tiga tahun Regulus tahu bahwa kakeknya membencinya dan setiap ia ke kota semua orang memandang nya rendah.


Selesai memeriksa dokter tersebut menghampiri kakek nya dan memberitahu kondisi ibunya. Regulus yang sedikit berdiri jauh dari mereka sama sekali tidak bisa mendengar ucapan dokter itu. Tapi ia bisa merasakan tatapan sedih kakeknya Duke Maximilian Riddle yang baru pertama kali di lihatnya.


" Reggie." ucap seseorang yang memanggilnya dengan suara lemah dan lembut.


Membuat Regulus kecil berjalan menghampirinya dan duduk di kursi sebelah ranjang ibunya. Di sana ia melihat wajah pucat ibunya bahkan rambutnya yang sedikit pirang selalu bersinar di bawah matahari seakan meredup begitu juga kedua mata birunya yang sama.

__ADS_1


" Ibu." ucap Regulus memanggil ibunya sama sekali tidak tahu apa yang terjadi sekarang.


Di sana Cerdella ibunya tersenyum sambil tangannya terangkat mengelus wajah puteranya dengan penuh kasih sayang.


" Maafkan ibu yang telah membuatmu menderita Reggie. Kau sangat mirip sekali dengan ayah mu kecuali bola mata mu yang biru seperti ku." ucap Cerdella dengan pelan.


" Hebat jadi aku mirip dengan ayah ku. Ibu." ucap Regulus dengan semangat karena penasaran dengan sosok ayah yang selama ingin dia temui.


Cerdella yang mendengarnya hanya tersenyum sendu sambil memandang ke arah Duke Maximilian tampaknya memalingkan wajahnya tanpa mau melihatnya. Hal itu sedikit membuat hati Cerdella sedih karena ayahnya sampai sekarang belum mau memaafkannya. Tapi Cerdella memaklumi nya karena ini semuanya kesalahan nya.


Tubuh Duke Maximilian sedikit menegang menatap Cerdella anaknya dengan sedih.


Setelah mengatakan itu Cerdella kembali menatap puteranya dengan hangat.


" Suatu hari nanti kau akan mendapatkan kebahagiaan yang tidak pernah ibuku setelah ini. Jadilah kuat seperti ayah dan kakek mu. Jangan biarkan keserakahan mengubah jiwa mu. Reggie." ucap Cerdella lagi.

__ADS_1


Regulus kecil memiringkan kepalanya sama sekali tidak mengerti ucapan ibunya. Membuat Cerdella melihat ekspresi polos Regulus kecil tertawa pelan sebelum tangan nya menggenggam tangan kecilnya.


" Ibu mencintaimu anakku. Ibu akan selalu melindungi mu." ucap Cerdella dengan air mata berjatuhan.


Flashback off...


Duke Regulus Riddle mengingat kata terakhir ibunya sebelum kemudian beliau menghembuskan nafas terakhirnya. Di sanalah dirinya baru mengerti bahwa dia tidak akan pernah melihat nya lagi.


Meskipun dirinya sempat membencinya karena sikap pengecut nya. Tapi ada sebagian hatinya yang masih menyayangi nya dan merindukan nya.


Kaisar Lucius kembali menyerang Duke Regulus Riddle menggunakan tangan nya hingga membuat tengah aula membentuk lubang saking kuatnya pukulannya.


Duke Regulus Riddle yang cepat langsung berteleport di atas sambil memegang tiang di tangan kanannya.


" Maafkan aku ibu mungkin kali ini. Aku akan menjadi serakah ini demi keberlangsungan hidup ku dan keluarga ku." batin Duke Regulus Riddle meminta maaf pada mendiang ibunya.

__ADS_1


Countine...


__ADS_2