
Baiklah kau menang telah menghancurkan hubungan ku dan mulai hari ini kau bukan lagi Selir ku. Selamat menghadapi hukuman penjara mu selama 6 tahun di kastil seperti yang dilakukan Ratu. Mulai sekarang kau bisa pergi dengan membawa Zania saja." ucap Kaisar Lucius memberikan hukuman yang sama seperti Aleyza.
Selir Agnessia yang mendengarnya terkejut dan berusaha bangun dari ranjang nya.
" Anda tidak bisa memisahkan saya dengan kedua anakku. Apalagi hukuman saya itu tidak adil. Apa kau tidak ingat bahwa selama ini aku yang telah membantu mengerjakan tugas kerajaan?" tanya Selir Agnessia mengingat perannya selama ini sebagai pengganti Ratu.
Tanpa membalikan badannya Kaisar Lucius menjawabnya.
" Kau sadar bahwa tugas mu selama ini hanya karena Ratu tidak ada dan apa kau tahu mengapa Ratu berada di pengasingan." ucap Kaisar Lucius sambil mengepalkan tangannya.
Kaisar Lucius membalikan badannya dan menatap tajam Selir Agnessia sambil mengeluarkan aura gelapnya. Membuat Selir Agnessia sendiri ketakutan badannya sampai gemetar menatap takut ke arah Kaisar Lucius.
" ITU SEMUA KAU TELAH MENUNDUH NYA MERACUNI PUTERI IVANKA. ANDAIKAN SAJA KAU TIDAK MELAKUKAN MUNGKIN AKU BISA MELIHAT PERKEMBANGAN TIGA ANAKKU DAN MUNGKIN HUBUNGAN KAMI TIDAK AKAN HANCUR. Seharusnya kau bersyukur setidaknya aku tidak memengal kepalamu." ucap Kaisar Lucius sebelum kemudian keluar meninggalkan ruang kamar Selir Agnessia.
Setelah melihat Kaisar Lucius keluar dari kamarnya Selir Agnessia langsung berteriak kencang.
__ADS_1
" KAU TIDAK BISA MELAKUKAN INI KEPADAKU KAISAR. AKU ADALAH RATU DI SINI TIDAK SEHARUSNYA KAU MENGUSIR KU DARI SINI." ucap Selir Agnessia yang berteriak keras.
Kaisar Lucius yang mendengar teriakan Selir Agnessia hanya mengacuhkannya dan berbicara kepada seorang pelayan untuk menjaga Selir Agnessia sebelum melukai dirinya sendiri.
Bukannya Kaisar Lucius peduli tapi dia tidak mau anak-anaknya melihat kegilaan ibunya akibat ulahnya sendiri.
Sekarang fokus Kaisar Lucius adalah mencari Aleyza dan anak-anaknya untuk meminta maaf kepadanya serta meminta untuk memperbaiki hubungannya.
Juga Kaisar Lucius menaruh kecurigaan kepada Duke Regulus Riddle yang tiba-tiba saja menghilang dari kediamannya.
...****************...
Sedangkan di pagi hari suasana harmonis di taman sedang sarapan. Sejak Adriana mengetahui bahwa orang yang menyelamatkan nya dari tenggelam di danau merupakan ayah kandungnya. Adriana tidak mau melepaskan Duke Regulus Riddle sedikitpun dia betah sekali duduk di pangkuan ayahnya.
Membuat Aleyza yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap manja Adriana. Tapi tidak di pungkiri bahwa dirinya bahagia melihat kebahagiaan Adriana.
__ADS_1
" Ayah, apa kau bisa mengajariku pedang aku ingin hebat seperti mu?" tanya Elrick dengan semangat mengetahui ayahnya merupakan seorang veteran perang yang kuat.
Duke Regulus Riddle yang sedang menyuapi Adriana mengalihkan pandangannya sambil tersenyum tipis.
" Tentu saja boleh lagipula aku sudah tidak ada kerjaan lagi. Aku senang salah satu anakku mau menjadi seperti ku." ucap Duke Regulus Riddle sambil mengacak rambut Elrick.
Elrick yang di perlakukan seperti itu terlihat bangga sambil memandangi Alrick yang hanya memutar bola matanya melihat sikap saudara nya.
Duke Regulus Riddle yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya.
" Kita akan berlatih bersama-sama terutama kau Melvin. Kau juga akan aku latih." ucap Duke Regulus Riddle yang membuat
Melvin....
Countine...
__ADS_1