Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Kisah Duke Regulus Riddle Part II


__ADS_3

Setelah memastikan Melvin tertidur di dalam pelukannya Aleyza langsung menggendongnya dan membawanya ke ranjangnya. Meskipun tubuh Melvin sedikit berat mengingat usianya sudah memasuki remaja tapi Aleyza ingin merasakan menggendong anak pertamanya.


Meski bukan Aleyza yang melahirkan atau lebih tepatnya jiwanya. Tapi perasaan keibuan nya sudah tumbuh dan menyayangi mereka semua.


Aleyza membandingkan Melvin dengan hati-hati sebelum menyelimutinya mengetahui udara di depan sedikit dingin. Setelah itu ia mencium keningnya sekali lagi.


" Selamat malam." ucap Aleyza sebelum kemudian pergi meninggalkan kamar Melvin yang sudah di renovasi juga. Sebab Melvin yang bersikeras untuk tinggal di sini dan menemaninya.


Aleyza yang mendengarnya sama sekali tidak keberatan malah merasa senang. Sebab ia tidak perlu merasa khawatir jika terjadi sesuatu yang buruk kepada Melvin jika tinggal di istana mengingat keserakahan para selir untuk menyingkirkan anaknya dan menempati anak mereka dalam tahta.


Aleyza berjalan menuju ke arah perpustakaan untuk menemui Eli sesuai janji tadi.

__ADS_1


Kriit...


Saat Aleyza masuk ia melihat Eli yang sedang duduk sambil membaca buku. Eli yang merasakan kehadiran seseorang langsung berdiri mengetahui siapa yang datang.


" Selamat malam, Lady." ucap Eli sambil membungkuk hormat.


" Tidak perlu hormat kepada ku Eli, aku tidak suka." ucap Aleyza yang mengambil tempat duduk di seberang Eli seperti tadi siang hanya di halangi oleh sebuah meja besar.


Di meja ada sebuah lilin yang di gunakan sebagai penerangan.


" Saya kurang tahu, tapi saya pernah dengar dari mantan pelayan yang bekerja di wilayah Durchi bahwa Duke Maximilian sangat membenci Lady Cerdella sebab kelahiran sang Lady membuat sang Duchess meninggal akibat kehabisan darah. Sejak hari itu Lady Cerdella diasingkan di bagian terpencil dan beliau dilarang untuk berada di kediaman utama sampai berusia 14 tahun. Saya dengar ketika Lady Cerdella sudah di perbolehkan kembali ke kediaman utama." ucap Eli yang mengambil nafasnya merasa lelah berbicara panjang lebar.

__ADS_1


" Tapi setelah itu Lady Cerdella sangat berusaha membuat Duke Maximilian menerimanya sebagai Puterinya. Sampai dia sering membuat keributan bukannya mendapatkan perhatian malah Lady Cerdella semakin di benci oleh semua orang di kekaisaran termasuk Duke Maximilian Riddle sendiri. Bahkan ketika Lady Cerdella di kabarkan hamil anak kaisar. Kaisar Regulus sama sekali tidak tertarik untuk menjadikan nya Selir malah dia membiarkan Lady Cerdella pengasingan nya sampai melahirkan. Itu saja yang saya tahu Lady. Tapi yang pasti Duke Regulus Riddle menyayangi ibu kandungnya. Lebih dari apapun." ucap Eli dengan serius.


" Saya tahu bahwa ketika Duke Maximilian Riddle meninggal secara otomatis Duke Regulus Riddle adalah pengganti nya. Membuat Kaisar Regulus sedikit tidak senang." ucap Eli sambil meminum cokelat panas nya yang telah di sediakan.


Aleyza yang mendengarnya memiringkan kepalanya bingung.


" Mengapa Kaisar Regulus tidak senang bukan nya itu bagus. Karena Duke Regulus bukan penghalang Kaisar Lucius menjadi pengganti nya?" tanya Aleyza yang bertanya lagi.


" Saya tidak tahu mengapa Kaisar Maximilian berpikiran seperti itu. Tapi sebelum meninggal Kaisar Maximilian membuat sebuah perjanjian darah yang dimana Duke Regulus dan Kaisar Lucius tidak bisa melakukan apapun." ucap Eli menjawabnya.


BRAK....

__ADS_1


" Apa perjanjian darah." ucap Aleyza yang tidak percaya....


Countine...


__ADS_2