
" Karena sebenarnya aku memiliki kekuatan itu." ucap Duke Regulus Riddle dengan bola matanya berubah menjadi emas bersinar.
Aleyza yang melihatnya terkejut sampai tanpa sadar langkah kakinya mundur.
" Bagaimana bisa?" tanya Aleyza tidak percaya melihat warna bola mata Duke Regulus Riddle seperti milik Melvin.
Duke Regulus Riddle yang mendengarnya tersenyum tipis.
" Memang sebenarnya aku yang mewarisi kursi tahta kekaisaran. Tapi karena ayahku Kaisar Regulus tidak menyukai ku karena terlahir sebagai anak seseorang yang menjebaknya. Membuat nya dia tidak mau memberikan hak itu kepada ku. Untungnya saja akhirnya kakek ku yang sempat menolak kedatangan ku memberikan gelar nya padaku ketika beliau meninggal." ucap Duke Regulus Riddle menjelaskannya.
Aleyza yang mendengarnya menggangguk kepalanya sambil memikirkan bagaimana kehidupan Duke Regulus Riddle yang tidak di akui oleh ayahnya. Bahkan dia bisa mengambil hak sebenarnya milik Duke Regulus Riddle.
" Jika kau merupakan pangeran mahkota, seharusnya kau bisa mengambil tahta itu secara memaksa dengan pemberontakan. Tapi kau tidak pernah melakukannya?" ucap Aleyza yang masih penasaran dengan Duke Regulus Riddle.
" Apa kau tahu perjanjian darah?" tanya Duke Regulus Riddle yang diangguki oleh Aleyza.
__ADS_1
" Aku melakukan perjanjian darah dimana aku tidak bisa mendapatkan tahta. Asal dengan satu syarat bahwa salah satu keturunan mu lah yang mendapatkan hak itu. Jadi asal itulah aku membiarkan Melvin mendapatkan hak pangeran mahkota." jawab Duke Regulus Riddle.
Aleyza yang mendengarnya merasa terharu dengan cinta besar Duke Regulus Riddle kepadanya sampai mau melakukan perjanjian darah untuk diberikan kepada keturunannya. Dirinya mengutuk Aleyza yang asli yang memilih Kaisar Lucius yang suka berkhianat daripada Duke Regulus Riddle yang setia.
" Terima kasih atas segalanya, Duke Riddle." ucap Aleyza sambil tersenyum manis.
Duke Regulus Riddle yang melihatnya mendekati Aleyza dan mengelus rambutnya dengan lembut.
" Panggil saja aku Regulus, senang bisa membantu mu Aleyza." ucap Duke Regulus Riddle sambil tersenyum lebar.
Mungkin dulu Aleyza yang merupakan Emily sama sekali tidak mempedulikan nya sebab dirinya dulu berjuang sendiri. Tidak satupun yang berdiri di sampingnya selain asistennya membantunya dan psikisnya terluka akibat kematian calon anaknya.
Sedangkan sekarang dirinya tidak sendirian karena memiliki keempat anaknya beserta seorang pria yang memperbaikinya hatinya menjadi lebih baik.
Terkadang Aleyza atau Emily di kehidupan sebelumnya berpikir merasa tidak pantas mendapatkan kesempatan kedua untuk hidup lagi. Apalagi dengan kehadiran keempat anaknya.
__ADS_1
Tanpa diketahui Aleyza sendiri bahwa sebenarnya Duke Regulus Riddle membaca pikirannya. Dirinya tahu bahwa di depannya bukan Aleyza yang dicintainya selama bertahun-tahun lalu. Meski begitu Duke Regulus Riddle mencintai Aleyza di depannya.
Lagipula sebentar Duke Regulus Riddle sudah merasa kecewa karena Aleyza telah melantarkan serta menyakiti fisik serta batin ketiga anaknya. Baginya Aleyza dulu sudah tidak ada lagi.
Tapi setelah melihat perubahan Aleyza yang kuat membuat Duke Regulus Riddle penasaran dan mencari tahu nya.
Sampai akhirnya semuanya terungkap bahwa di tubuh Aleyza sudah digantikan jiwa seorang wanita yang kuat di luar. Tapi rapuh di dalam nya. Membuat Duke Regulus Riddle ingin melindunginya
" Aku harus membuat nya menyukai ku dan kita bisa memiliki hubungan yang lebih kuat." batin Duke Regulus Riddle sambil menyeringai.
Sedangkan Aleyza yang merasa tersingkir akibat Duke Regulus Riddle takut kecewa dengan siapa dirinya.
" Apa yang harus aku lakukan untuk memberitahukan nya. Aku takut dia akan membenciku suatu hari nanti dan memisahkan ku dengan anak-anak." batin Aleyza sedih.
Keduanya memiliki perasaan satu sama lain tanpa berani mengungkapkan nya.
__ADS_1
Countine...