
Mengeluarkan cahaya emas yang membuat seketika menyilaukan seluruh ruangan. Membuat semua tamu termasuk Aleyza dan anak-anaknya menutup mata nya.
Setelah cahaya mulai hilang perlahan mereka membuka matanya dan bertapa terkejutnya semua orang melihat Duke Regulus Riddle.
" Wah tidak mungkin."
" Cahaya kekaisaran kembali lagi."
Begitu juga dengan Aleyza dan keempat anaknya melihat perubahan penampilan Duke Regulus Riddle atau sekarang dipanggil Kaisar Regulus III.
" Itu tidak mungkin bukan itu papa." ucap Elrick dengan mulut terbuka terperangah.
Alrick yang mendengarnya sontak memukul kepala Elrick. Membuat Elrick kesakitan.
" Jangan asal bicara itu memang ayah cuma kenapa penampilan nya berubah?" tanya Alrick penasaran.
Sedangkan ekspresi wajah Melvin sudah memucat membuat Aleyza yang melihatnya sontak bertanya.
" Apa terjadi sesuatu yang membuat Melvin khawatir?" tanya Aleyza menatap cemas Melvin.
Melvin memalingkan wajahnya menatap Aleyza.
" Aku terkejut bahwa ayah merupakan salah satu Kaisar suci yang artinya penobatan nya di terima oleh leluhur. Terakhir kali yang aku ketahui 300 tahun pada Kaisar Septimus V dimana perubahannya terjadi pada rambut dan manik matanya." jawab Melvin.
Aleyza mendengarnya tidak menyangka sebelum kemudian tersenyum lembut.
" Memang dia pantas mendapatkan nya setelah pengorbanannya demi kekaisaran Alberad ini." ucap Aleyza sambil tersenyum menatap suaminya dengan bangga.
__ADS_1
Sedangkan pemimpin menara tidak percaya apa yang telah ia lihat sebuah kejadian langka. Sebelum kemudian dia menghilangkan perasaan terkejut nya sekaligus tidak percaya dan mulai membuka suaranya.
" KAMI PERSEMBAHKAN KAISAR REGULUS III DARI KEKAISARAN ALBERAD." ucap nya mengumumkan Kaisar baru.
Semua orang langsung menundukkan kepalanya memberikan hormat kepada Kaisar baru sekaligus yang di setujui oleh leluhur.
Sedangkan Kaisar Regulus yang berubah dimana rambutnya yang tadinya hitam berubah menjadi putih dan manik matanya tetap emas hanya menampilkan ekspresi datar. Sebelum pandangannya tertuju ke arah Aleyza yang juga menatapnya sambil tersenyum lembut.
Membuat Kaisar Regulus membalas senyumannya sebelum kemudian ia membuka suaranya.
" Terima kasih atas kedatangan kalian menyaksikan penobatan saya dan di sini saya akan mengumumkan Ratu sekaligus pendamping saya. Saya persembahkan istriku Aleyza Alberad." ucap Kaisar Regulus sambil terus menatap Aleyza yang terkejut.
Melvin dan Adriana memberinya semangat untuk Aleyza yang maju mendekati Kaisar Regulus.
Ketika sampai di depan Kaisar Regulus langsung saja Aleyza bertanya.
Kaisar Regulus menarik tangan Aleyza dengan lembut sebelum memberinya ciuman di keningnya.
" Kau tidak perlu khawatir memang tahta ini seharusnya menjadi milikku. Satu-satunya wanita yang aku cintai selain ibuku dan ibu dari anak-anakku. Aku tidak berniat untuk mencari wanita lain." ucap Kaisar Regulus menenangkan Aleyza.
Aleyza yang mendengarnya merasa terharu sampai meneteskan air matanya.
" Aku mencintaimu." ucap Aleyza sebelum memberikan ciuman di pipi Kaisar Regulus tanpa mempedulikan bahwa semua tamu melihatnya.
Setelah itu Aleyza kembali di nobatkan menjadi Ratu Alberad lagi. Kemudian setelah itu Kaisar Regulus kembali mengumumkan sesuatu tentang posisi pangeran mahkota. Menurut para bangsawan kemungkinan Alrick yang akan menjadi pangeran mahkota mengingat mereka ketahui bahwa dia adalah anak pertama Kaisar Regulus. Tetapi sesuatu yang terjadi membuat mereka terkejut.
" Saya di sini akan mengumumkan posisi pangeran mahkota akan tetap di isi oleh pangeran Melvin Alberad." ucap Kaisar Regulus membuat seluruh ruangan gaduh.
__ADS_1
Tapi seketika semuanya menjadi senyap ketika melihat tatapan dingin Kaisar Regulus yang membuat semua orang terdiam.
" Saya tahu alasan mengapa kalian semua mempertanyakan keputusan ini. Saya sudah membicarakan kepada Pangeran Alrick dan dia menerima posisi pangeran mahkota pada Melvin. Tidak ada perebutan tahta lagi dan apalagi Pangeran Melvin telah membantu saya melawan Kaisar Lucius dia merupakan salah satu pahlawan kekaisaran." ucap Kaisar Regulus memberikan alasan mengapa pangeran mahkota pada Melvin.
Semua orang menggangguk kepalanya mengerti keputusan bijak Kaisar Regulus.
Sedangkan Melvin hanya tersenyum dengan ucapan Kaisar Regulus sebelum pandangannya ke arah Alrick.
Alrick yang memperhatikannya menatap Melvin.
" Kau pantas mendapatkan nya." ucap Alrick sambil tersenyum.
Selesai acara penobatan Kaisar Regulus dan Ratu Aleyza beserta anak-anak mereka pergi ke balkon menyambut para rakyat yang sudah menunggu.
" Hidup Kaisar Regulus hidup..."
" Hidup Ratu Aleyza hidup..."
Kaisar Regulus dan Ratu Aleyza saling menatap satu sama lain sebelum kemudian berciuman di hadapan semua tamu.
Di sambut sorakan oleh rakyat senang melihat keromantisan Kaisar dan Ratu baru mereka.
Tanpa menyadari bahwa dua orang memperhatikan keluarga kekaisaran dengan tatapan benci.
" Suatu hari nanti saya akan membalas perbuatan kalian hahahaha...." ucap nya sambil tertawa dengan wajah tertutup oleh jubah.
End Season I
__ADS_1