Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Pertempuran Terakhir Part II


__ADS_3

Trang....


Besi hitam milik Kaisar Lucius patah menjadi dua. Membuat nya langsung menghindari serangan angin yang kuat dari Duke Regulus Riddle.


Kaisar Lucius yang melihatnya merasa tidak puas dan berdecih.


" Sial. Bahkan besi ini lemah terhadap serangan angin biasa saja." ucap Kaisar Lucius melempar besi yang patah tadi.


Duke Regulus Riddle hanya diam sambil mengeluarkan sebuah senjata seperti benang tipis dari jari-jarinya. Diam-diam Duke Regulus Riddle kembali menempelkan benang-benang itu kedua tiang yang berada di tengah Kaisar Lucius.


" Ingatlah keserakahan akan membuat hidupmu berada dalam kegelapan. Kau telah menyia-nyiakan apa yang menjadi milikmu dan sekarang aku tidak akan melakukan hal yang sama seperti mu." ucap Duke Regulus Riddle yang tiba-tiba saja berada di depan Kaisar Lucius dan menyerangnya menggunakan sihir petir angin yang menjadi satu berbentuk bulatan hitam.


Serangan itu tepat melukai jantung Kaisar Lucius hingga membuatnya batuk berdarah dan terpental.


ARGGGGH...


Boom...


Kaisar Lucius yang terpental tubuhnya terlilit benang sihir tipis Duke Regulus Riddle.


Duke Regulus Riddle yang melihatnya tidak melewati kesempatan itu dia langsung membuat sebuah rune dimana ada sebuah segel Kaisar Lucius.

__ADS_1


"Ήλιος Σελήνη Ζητώ να ενεργοποιηθεί η σφράγιση." ucap Duke Regulus Riddle yang tangannya langsung mengeluarkan cahaya emas.


Tiba-tiba saja tubuh Kaisar Lucius langsung tertutupi sebuah rune kuno.


" ARGGGGH...SAKIT APA YANG TELAH KAU LAKUKAN KEPADAKU... ARGGGGH..." ucap Kaisar Lucius yang berteriak kesakitan merasakan sekujur tubuhnya sudah perlahan menjadi batu.


Duke Regulus Riddle mendarat tepat di samping Melvin dan memperhatikan tubuh Kaisar Lucius perlahan menjadi batu.


" Maafkan aku." ucap Duke Regulus Riddle yang meninttikan air mata nya melihat tubuh saudaranya telah menjadi batu.


Melvin yang melihatnya hanya bisa takjub dengan apa dilakukan Duke Regulus Riddle.


" Hebat sihir apa yang telah dilakukan Duke Regulus Riddle bukanlah sihir biasa. Sepertinya julukan orang terkuat memang pantas di tepatkan olehnya dan ayahanda inilah yang telah peroleh dari keserakahan mu yang telah merebut hak seseorang. Bahkan berani mengorbankan keluarganya. Aku tidak menyangka akhirnya akan menjadi seperti ini." batin Melvin menatap datar Kaisar Lucius yang membatu.


Melvin yang melihat Duke Regulus Riddle pingsan langsung panik dan berusaha membangunkan nya.


" Ayah bangun...ayah bangun......


...****************...


Duke Regulus Riddle perlahan membuka matanya yang terasa berat. Ketika bangun Duke Regulus Riddle melihat sekitar dimana sekarang dirinya terbaring di kamarnya yang berada di istana.

__ADS_1


Merasa ada yang berat di tangan kanan nya Duke Regulus Riddle melihat ada rambut pirang yang tertidur di sampingnya.


Senyum lembut terbit di bibirnya ketika melihat wanita dicintainya menunggu di sampingnya. Tangan Duke Regulus Riddle mengelus rambut pirang Aleyza dengan lembut.


Aleyza merasa ada pergerakan mulai membuka matanya dan melihat Duke Regulus Riddle sudah duduk sambil menyandar di kepala ranjang.


" Reggie." pekik Aleyza yang langsung memeluk Duke Regulus Riddle dengan semangat.


Membuat Duke Regulus Riddle sedikit merasa sesak karena pelukan Aleyza yang kencang.


" Apa kau bisa melonggarkan pelukannya ini terasa kencang." ucap Duke Regulus Riddle.


Aleyza yang mendengarnya langsung melepaskan pelukannya sambil tersenyum malu.


" Maafkan aku." ucap Aleyza sambil menundukkan kepalanya.


Duke Regulus Riddle langsung tertawa melihat sikap malu Aleyza.


Sampai tidak menyadari bahwa ada seseorang yang memperhatikan mereka.


" Syukurlah mereka bisa bersatu kembali....

__ADS_1


Countine...


__ADS_2