Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Baru Sadar


__ADS_3

Aleyza menghela nafasnya berulang kali berusaha untuk mengendalikan diri nya agar tidak ke istana dan membunuh Kaisar beserta para Selir nya.


" Melvin, apa kau mau tinggal bersama Mama?" tanya Aleyza yang sangat mengharapkan Melvin tinggal bersamanya.


Setelah ini Aleyza akan berusaha untuk memperbaiki kehidupan keluarganya dan pergi meninggalkan kekaisaran untuk selamanya.


Melvin yang mendengarnya sedikit tersentak terkejut sambil melihat cangkir cokelat panas yang isinya tinggal setengah. Sedang memikirkan yang akan menjadi keputusan nya tidak lama kemudian Melvin tersenyum.


" Tentu saja aku akan pilih tinggal dengan mama. Lagipula gelar pangeran mahkota tidak membuat aku senang, lebih baik aku tinggal bersama Ibunda dan adik-adik. Bukannya itu yang dikatakan oleh Adriana kita adalah sebuah keluarga dan keluarga harus saling melengkapi." ucap Melvin sambil menggenggam tangan Aleyza dan memberikannya kecupan lembut menunjukkan sebuah penghormatan kepada seseorang yang melahirkannya.


Melihat itu mata Aleyza merasa berat dan tidak lama kemudian air mata turun dari kelopak matanya merasa terharu. Tidak bisa menahan perasaan senangnya Aleyza menarik Melvin ke dalam pelukannya.


" Mama sangat menyayangi mu, terima kasih karena telah memilih kami." ucap Aleyza yang menangis bahagia.


Melvin melihat respon dari Ibunda nya membuat perasaan nya senang.


" Terima kasih Tuhan telah memberikan kesempatan yang sama sekali tidak pernah kau berikan kepadaku sebelumnya, dan untuk Aleyza asli aku sangat mengasihi anda yang membuang permata demi memilih pria sepertinya. Beristirahat lah dengan tenang dan maaf aku tidak bisa menerima permintaan mu untuk bersama dengannya. Aku tidak mau bodoh dengan cinta untuk kedua kalinya." batin Aleyza.

__ADS_1


...****************...


Kaisar Lucius yang sudah selesai mengerjakan pekerjaan nya melihat ke arah jendela dimana hujan sertai petir. Entah mengapa pikirannya hari ini sedang tidak fokus ada perasaan khawatir jika terjadi sesuatu kepada Melvin.


Tiba-tiba saja ada seorang pria bertopeng datang menemui Kaisar Lucius.


" Salam dan hormat saya Kaisar." ucap nya dengan suara berat dan misterius.


" Jadi, bagaimana keadaan Pangeran Mahkota apa dia sudah kembali ke istana?" tanya Kaisar Lucius dengan datar.


Kaisar Lucius yang mendengarnya seketika tubuhnya merasa tegang dia seperti melupakan sesuatu yang sangat penting.


Flashback On...


Kaisar Lucius memberikan hukuman Ratu Aleyza pengasingan dan tidak boleh mengunjungi Pangeran Mahkota selama 6 tahun atas tuduhan racun yang terjadi pada Puteri Ivana.


Tentu saja Ratu Aleyza tidak setuju dan membantah tuduhan tersebut.

__ADS_1


" Anda tidak bisa melakukan hal ini Lucius. Aku sekarang mengandung anak mu apa kau tega mengasingkan kami." ucap Aleyza dengan air mata yang bercucuran deras di wajahnya.


Tapi entah kenapa saat itu Kaisar Lucius seakan tidak peduli kepadanya hatinya sudah terlanjur hancur dengan bukti bahwa wanita dicintainya melukai anaknya.


" Tidak, sekarang kau bisa pergi dan saya tidak ingin melihat wajah mu beserta anak mu itu." ucap Kaisar Lucius mutlak.


Flashback off...


Mata Kaisar Lucius seketika membulat mengingat apa yang dikatakan nya lima tahun lalu. Tanpa di sadari nya ia mencampakkan anak kandungnya sendiri.


" Bagaimana keadaan mereka?" tanya Kaisar Lucius yang kali ini pelan dengan suara parau.


" Mereka baik-baik. Ratu Aleyza melahirkan tiga anak kembar." ucap nya.


Membuat Kaisar Lucius yang mendengarnya semakin merasa bersalah....


Countine...

__ADS_1


__ADS_2