Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Ayah Yang Tidak Mengetahui Nama Anaknya


__ADS_3

Adriana yang pertama kali bereaksi dengan berlari mendekati Kaisar Lucius.


" Wah...apa kita akan kembali ke istana, jadi Adriana akan memiliki kamar baru, boneka baru, gaun baru. Adriana menyukainya dan Adriana sayang papa." ucap Adriana sambil memeluk kaki Kaisar Lucius mengingat tingginya yang hanya sebatas di bawah lutut Kaisar Lucius.


Sedangkan Kaisar Lucius yang mendengarnya matanya berkaca-kaca merasa terharu mengetahui puteri kecilnya memanggilnya Papa. Meskipun ia sudah mendengar dari Ivana dan Zania tapi ketika Adriana memanggilnya suaranya membuatnya serasa dia adalah ayah paling beruntung di dunia.


Kaisar Lucius berjongkok di hadapan Adriana dan memeluknya erat. Pertama kalinya Kaisar Lucius memeluk anak perempuannya membuatnya merasa bahagia. Awalnya Kaisar Lucius ragu untuk memeluk Adriana yang sebelumnya takut kepadanya. Tapi ternyata Adriana membalas pelukannya.


" Papa jangan sedih, Adriana senang kita bisa bersama-sama lagi. Jadi Adriana mohon jangan pergi lagi." ucap Adriana sambil memasang ekspresi wajah sedih. Seolah ia sangat merindukan sosok ayah yang baru di temui nya dan tidak mau pisah dengannya.


" Iya papa janji tidak akan meninggalkan kalian lagi." ucap Kaisar Lucius berjanji tidak akan pernah melepaskan Aleyza dan keempat anaknya untuk kedua kalinya.


Sedangkan Aleyza beserta Melvin, Alrick, dan Elrick dibuat terggangga sekaligus berdecak kagum melihat akting Adriana yang sempurna.

__ADS_1


" Astaga Puteri ku jika berada di masaku ia pasti akan menjadi artis terkenal." batin Aleyza .


" Keren Adriana." batin Elrick berdecak kagum melihat apa yang di perbuat oleh adik perempuannya.


...****************...


Setelah pelukan yang penuh haru dan palsu sekarang Kaisar Lucius sedang menunggu kereta kuda yang sudah dia informasikan untuk membawa keluarganya.


Hari ini adalah hari paling membahagiakan sebab Aleyza mau tinggal bersamanya lagi. Ia tidak perlu melakukan sesuatu yang sulit untuk mendapatkan hatinya lagi batin Kaisar Lucius sambil menyeringai.


Hal itu membuat Adriana dan Elrick bergidik ngeri bahwa duga nya benar. Bahwa mengatakan Kaisar Lucius gila.


Mereka saling melirik satu sama lain sebelum kemudian menggangguk dan memutuskan untuk menghampiri Kaisar Lucius.

__ADS_1


" Papa, Adriana dan Elrick sudah kembali." ucap Adriana masuk sambil menarik pelan tangan Elrick yang menatapnya bosan sebelum kemudian tersenyum tipis kepada Kaisar Lucius.


Kaisar Lucius mendengar suara puteri kecilnya langsung tersenyum dan melihat Puterinya Adriana berjalan sambil menarik pelan salah satu kembarannya sampai saat ini belum ia ketahui namannya.


" Kalian sudah selesai dimana ibu kalian sekarang?" tanya Kaisar Lucius yang menanyakan Aleyza.


" Ibu sedang berbicara sesuatu dengan bibi Eli sebentar lagi ibu akan datang." jawabannya yang bukan Adriana melainkan Elrick yang menatapnya dengan bosan.


Mendengar suara puteranya Kaisar Lucius langsung berdiri dan menghampiri nya.


" Jadi, apa Papa boleh bertanya siapa namamu?" tanya Kaisar Lucius dengan ramah berusaha mendapatkan hati keempat anaknya supaya tidak ada alasan khusus Aleyza meninggalkan nya.


Di sisi lain diam-diam Elrick mengepalkan tangannya. Dia benci seseorang yang merupakan ayah kandungnya sendiri tidak mengetahui nama anaknya. Sungguh menjijikan jika Elrick tidak bisa mengendalikan emosinya.

__ADS_1


Mungkin karena sifat Elrick di kenal ceria, aktif, dan ceroboh. Sebenarnya Elrick menyembunyikan sesuatu hal dimana tidak ada satupun mengetahui nya kecuali....


Countine...


__ADS_2