
Tanggapan Aleyza adalah menggangguk kepalanya dirinya juga penasaran dengan cerita Duke Regulus Riddle. Karena yang dengan dari kota dan juga ingatan yang di tinggalkan Sherina. Duke Regulus Riddle bukan termasuk pria yang suka menghabiskan satu malam bersama seorang perempuan disebabkan karena dia lebih suka menghabiskan waktu nya di medan perang.
Hal itu membuat Aleyza suka dengannya karena Duke Regulus Riddle bukan termasuk pria b*e*g**k. Seperti kakaknya Kaisar Lucius yang memiliki tiga perempuan termasuk dirinya atau lebih tepatnya Sherina dan juga memiliki beberapa anak yang dipastikan akan saling bermusuhan karena merebutkan tahta.
Terkadang Aleyza tidak habis pikir dengan pemikiran Kaisar Lucius yang memiliki dua selir. Karena itu cukup beresiko apalagi dengan Selir seperti Agnessia yang sepertinya tergila-gila dengan kekuasaan.
Tiba-tiba saja Aleyza merasakan sakit pada dahinya yang membuatnya tersadar dari lamunannya.
Aleyza langsung menatap kesal ke arah Duke Regulus Riddle yang menyeringai kepadanya
" Itu sakit tahu, kau kejam sekali pada wanita ini." ucap Aleyza sambil mengelus dahinya yang memerah akibat sentilan dari Duke Regulus Riddle.
Duke Regulus Riddle terus memperhatikan Aleyza sambil tersenyum tipis merasa wanita di depannya sudah lebih tenang.
" Baiklah, saya akan menceritakan dimana kita menghabiskan malam bersama." ucap Duke Regulus Riddle membuka pembicaraan.
__ADS_1
Aleyza yang penasaran langsung duduk di atas ranjang dan beruntung nya Duke Regulus Riddle sudah berada di atas tubuh nya membuatnya bisa bangun.
Aleyza menatap Duke Regulus Riddle sambil mendengarkan ceritanya dimana Kaisar Lucius yang menyuruh seseorang untuk memasukan sesuatu kepada minumannya. Duke Regulus Riddle yang saat itu sama sekali tidak fokus masuk jebakan dari Kaisar Lucius dengan berjalan bertatih-tatih di sepanjang lorong dia melihat Aleyza yang sedang duduk sambil bersandar di tiang dalam keadaan mabuk dan menangis.
Saat itu Duke Regulus Riddle yang niatnya ingin menolaknya untuk membawanya ke kamar Aleyza. Akhirnya tidak bisa menahannya dan kemudian menghabiskan malam pertamanya dimana Duke Regulus Riddle melakukan nya untuk pertama kalinya.
Selama mendengar itu ekspresi wajah Aleyza sudah merona malu mengetahui apa dikatakan Duke Regulus Riddle cukup intim baginya yang sudah tidak pernah melakukan selama masih menjadi Emily ataupun Aleyza.
Sedangkan Duke Regulus Riddle yang melihat ekspresi malu-malu Aleyza sontak langsung tertawa.
Duke Regulus Riddle menghentikan tawanya sambil tangannya menyentuh rambut pirang keemasan Aleyza.
" Tidak ada." ucap Duke Regulus Riddle sambil terus menyentuh rambut Aleyza.
Tidak lama setelah hal yang tidak terduga terjadi karena tiba-tiba saja rambut Aleyza bercahaya.
__ADS_1
Aleyza yang melihatnya sontak terkejut sambil menatap Duke Regulus Riddle yang terus memperhatikannya.
" Mengapa dengan rambutku Duke?" tanya Aleyza sambil menatap mata kelam Duke Regulus Riddle yang terus menyimpan seribu misteri di dalamnya.
Tapi sayangnya Duke Regulus Riddle hanya menggelengkan kepalanya tidak berkeinginan memberitahu Aleyza.
" Sekarang lebih baik kau tidur di sini Aleyza." ucap Duke Regulus Riddle sambil mengubah gaun Aleyza menjadi piyama putih sebelum kemudian membaringkan tubuh Aleyza di ranjang milik nya dan menyelimutinya dengan hangat.
" Tunggu jika aku berada di sini, apa tidak membuat istana curiga?" tanya Aleyza penasaran melihat ekspresi santai Duke Regulus Riddle yang seakan tidak mengeluarkan ketakutannya sedikitpun.
Duke Regulus Riddle tersenyum tipis sebelum kemudian menjawabnya.
" Kau akan tahu.....
Countine...
__ADS_1