
Aleyza tersenyum mengingat itu semuanya sambil tangannya tertuju ke arah perutnya dan mengelus nya dengan lembut dirinya sudah tidak sabar untuk mengabarkan berita gembira ini kepada Regulus.
Tidak lama kemudian Melvin bersama Alrick dan Elrick menghampirinya dengan ekspresi gembira.
" Mama." ucap Elrick sambil melambaikan tangan nya dengan semangat.
Membuat Aleyza dan Adriana melihatnya menggelengkan kepalanya.
" Jadi bagaimana pelatihan kalian apa semuanya lancar?" tanya Aleyza kepada ketiga anak laki-laki nya.
Melvin yang memilih duduk di bawah pohon menjawabnya.
" Tentu saja semuanya lancar Mama. Bahkan Alrick semakin ahli dengan panah nya dan Elrick yang ahli pedang nya. Begitu juga aku sudah menguasai kekuatan itu dengan baik." ucap Melvin sambil tersenyum.
__ADS_1
Melvin sedikit bersyukur dengan Duke Regulus Riddle yang mengajarkan nya cara menggunakan kekuatan ahli waris dengan baik. Awalnya Melvin sedih mengetahui bahwa dirinya harus kembali ke Kaisar Lucius untuk bisa mengendalikan kekuatan karena hanya beliau saja yang pastinya bisa menggunakannya.
Tapi ternyata semua itu salah karena sesungguhnya ahli waris sebenernya kekaisaran adalah Duke Regulus Riddle dan dia mengajarkannya dengan baik. Melvin mengetahui bahwa sebenarnya Kaisar Lucius adalah seorang perebut tersenyum remeh menyesali bisa memiliki darah daging dengannya.
Bahkan Duke Regulus Riddle sudah menganggap dirinya sebagai anaknya sendiri. Membuat kebahagiaan Melvin melipat ganda dengan akhirnya memiliki seorang ayah yang akan selalu berada di sisinya serta melindungi ibu beserta ketiga adiknya.
Aleyza yang mendengar jawaban Melvin tersenyum senang di usia puteranya yang ketiga belas tahun. Melvin sudah tumbuh lebih tinggi lagi dan bersikap tanggung jawab nya semakin muncul. Membuat Aleyza bangga terhadapnya.
" Mari kita masuk sebentar lagi makan malam dan ayah akan pulang nanti dari istana." ucap Aleyza mengajak keempat anaknya masuk ke dalam mansion.
Sedangkan di sisi lain sekarang Duke Regulus Riddle sedang berhadapan dengan kakak tirinya sialnya lagi dia adalah Kaisar. Membuat nya tidak bisa membantah perintah nya.
" Saya tidak akan berperang lagi." ucap Duke Regulus Riddle menolak setelah Kaisar Lucius meminta nya untuk memimpin pasukan perang menghancurkan beberapa wilayah negara lain.
__ADS_1
Kaisar Lucius yang tidak bisa mengendalikan emosinya langsung memukul meja di depannya dengan keras.
Brak...
" INGAT ANDA TIDAK BISA MENOLAK PERINTAH SAYA. ANDA HANYA SEORANG PESURUH SEDANGKAN AKU ADALAH KAISAR. ORANG YANG MEMILIKI KEKUASAAN DI KEKAISARAN ALBERAD INI. JADI TENTU SAJA KAU HARUS MENURUTI SEMUA PERINTAH KU. APALAGI KAU SUDAH MENIKAH. JADI BAGAIMANA KAU BISA MEMBAWA WANITA DI RANJANG MU YANG DINGIN ITU. APA KAU TELAH MEMPENGARUHINYA UNTUK BERSAMA ORANG MENYEDIHKAN DIRIKU ITU."
ucap Kaisar Lucius yang berteriak satu tarikan nafas kepada Duke Regulus Riddle.
Duke Regulus Riddle yang tidak bisa mengendalikan emosinya langsung melempar tubuh Kaisar Lucius ke dinding sebelum kemudian mencekiknya dengan kuat.
" Kau sungguh keterlaluan menghina saya dan isteri saya, Yang Mulia. seharusnya anda berkaca terlebih dahulu dengan kebodohan anda selama ini telah membuat Ratu beserta anak-anaknya pergi dari sini. Apalagi apa kau tahu seharusnya anda yang bukan Kaisar nya sebab kau tidak memiliki kekuatan itu bukan. Sungguh menyedihkan harus berpura-pura kau adalah Kaisar yang dipilih oleh leluhur bukan." ucap Duke Regulus Riddle sambil menyeringai dan mengangkat wajahnya memperlihatkan matanya yang berubah menjadi emas bersinar berbahaya.
Sedangkan Kaisar Lucius yang melihatnya terkejut ekspresi wajahnya berubah pucat.
__ADS_1
" Kau...
Countine...