Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Kenangan Masa Kecil Bertemu Denganmu


__ADS_3

" Jadi alasan apa yang membuat Duke Regulus lebih memilih nama belakang keluarga Ibunya daripada ayah nya. Bukannya lebih menguntungkan menggunakan nama keluarga kekaisaran untuk mendapatkan kekuasaan?" tanya Aleyza yang masih sedikit mengumpulkan informasi.


" Saya kurang tahu tapi ketika Duke Regulus Riddle lahir. Kaisar Regulus sama sekali tidak begitu senang karena baginya Lady Cerdella hanya menjebaknya untuk mendapatkan keturunan. Menurut Lady Cerdella jika berhubungan dengan Kaisar pastinya Duke Maximilian Riddle akan menerimanya sebagai Puteri nya." ucap Eli sambil menghela nafas nya merasa lelah karena sejak tadi terus berbicara.


Aleyza yang mengetahui bahwa Eli sudah lelah lebih baik menghentikan.


" Kalau begitu kita selesaikan sekarang nanti kita lanjutkan setelah makan malam." ucap Aleyza berdiri dari tempat duduknya.


" Baiklah Lady." ucap Eli yang juga ikut berdiri.


Kemudian mereka keluar dari ruang perpustakaan bersama-sama.


...****************...


Sedangkan di sisi lain bagian kekaisaran terutama wilayah Duke Riddle. Sekarang Duke Regulus Riddle sedang menyelesaikan pekerjaannya yang menumpuk.

__ADS_1


Meskipun Duke Regulus tidak menyukai Kaisar Lucius. Tapi ia harus tetap menghormati pemimpinya.


Tiba-tiba saja ada seseorang yang membuka pintu ruang kerjanya dan masuklah seorang pria tampan perkiraan berusia 25 tahun masuk.


" Salam, Duke Riddle." ucap nya sambil memberikan penghormatan kepada Duke Regulus Riddle.


Duke Regulus Riddle meletakkan pena bulunya ke tempatnya sepertinya ia harus menunda perkejaan nya.


" Jadi ada apa kau temui saya Gabriel?" tanya Duke Regulus sambil menangkup kedua telapak tangan nya di atas meja memandang dingin pria di depannya.


Pria yang di panggil Gabriel merasakan aura kuat dari sang Duke langsung menundukkan kepalanya takut.


Mendengar nama Aleyza di sebutkan Duke Regulus Riddle segera menegakkan postur tubuhnya. Merasa antusias mendengarnya. Tapi ia menyembunyikan nya dengan ekspresi yang dingin di wajahnya.


" Ceritakan lah." ucap Duke Regulus Riddle untuk memulai.

__ADS_1


" Baiklah, Setelah Ratu Aleyza pergi ke kota beberapa hari yang lalu. Tadi saya melihat Ratu Aleyza sedang membuat sesuatu yang sepertinya manisan berbentuk seperti persegi panjang berwarna cokelat. Setelah itu saya tidak mendapatkan berita apapun lagi sebab Ratu Aleyza membawa pelayan pribadinya ke ruang terpencil yang di tutupi oleh penghalang sihir yang kuat." ucap Gabriel menceritakan informasi tentang Aleyza lakukan hari ini.


Mendengar informasi tentang Aleyza membuat perasaan Duke Regulus Riddle membaik. Dirinya menjadi mengingat bagaimana awal pertemuannya dengan wanita berambut pirang itu.


Flashback On....


Regulus Maximilian Riddle adalah seorang anak laki-laki berusia 10 tahun. Seorang anak yang di benci oleh semua orang di kekaisaran termasuk juga ayah kandungnya. Awalnya kakek nya juga membenci nya tapi lama-kelamaan. Beliau menjadi luluh dan menyayanginya. Kakeknya selalu melatihnya bela diri, berpedang, memanah, politik, bisnis, ekonomi, serta banyak hal yang lain.


Meskipun di didik keras Regulus Riddle sama sekali tidak mengeluh karena baginya jika ia kuat. Pastinya orang-orang akan memperhatikannya dan menerimanya terutama ayah kandungnya.


Hari ini setelah Regulus selesai belajar memanah ia memutuskan untuk berkuda dan berjalan-jalan menelusuri sungai. Melihat air nya yang jernih membuat Regulus kecil merasa ingin sekali minum.


Ia menghentikan memacu kudanya dan turun setelah mengikat kudanya dengan baik. Regulus merendamkan kakinya di air sambil mengambil air tersebut untuk di minum. Tapi tiba-tiba saja.


Bruum....

__ADS_1


Tolong...Tolong...


Countine...


__ADS_2