
Kaisar Lucius yang mengetahui bahwa Aleyza sedang marah kepadanya berjalan menghampirinya. Sepertinya dia sudah mendengar tentang kejadian tadi.
" Maafkan aku Aleyza." ucap Kaisar Lucius yang meminta maaf kepada Aleyza.
Ketika Kaisar Lucius ingin menyentuh rambut Aleyza sontak saja ia langsung menghindari nya. Membuat senyuman Kaisar Lucius yang tadinya muncul langsung lenyap. Pandangan Kaisar Lucius tertuju ke arah Elrick orang yang membuat hubungannya dengan Aleyza memburuk.
Melihat tatapan mata Kaisar Lucius kepada Elrick membuat Aleyza mengetahui nya langsung membawa puteranya ke belakang tubuhnya mencoba melindunginya.
Tatapan dingin kembali di layangkan oleh Aleyza dia harus berusaha mengendalikan emosi nya. Jika tidak mungkin Aleyza sudah menyuruh tanaman bahaya untuk memberikan racun kepada Kaisar Lucius dan membunuhnya. Tapi ia masih membutuhkan Kaisar Lucius untuk menjalankan rencananya.
" Kau tidak butuh maaf dariku, tapi dari Elrick sebab karena kau dia bersedih. Sampai kau belum mendapatkan maaf dari Elrick. Jangan harap hubungan ini berlanjut." ucap Aleyza yang langsung berjalan memasuki kereta sambil menggandeng tangan Alrick, Elrick menyusul Adriana sudah terlebih dahulu masuk.
Melvin yang melihat tingkah bodoh dari Kaisar Lucius menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
" Mungkin kau sudah mendapatkan cinta dari Ibunda lagi. Tapi itu tidak akan bertahan lama jika kau terus mempertahankan sikap bodoh mu itu." ucap Melvin mengatakan nya untuk Kaisar Lucius sebelum kemudian berjalan melalui nya menuju ke arah kuda nya.
Untuk ini Melvin sudah mahir menunggangi kuda jadi dirinya tidak perlu masuk kereta kuda. Sekalian Melvin bisa melindungi ibu dan ketiga adiknya dari penjahat jika sewaktu-waktu Kaisar Lucius mengenakan tingkah bodoh nya lagi.
Kaisar Lucius mendengar ucapan Melvin mengepalkan tangannya. Ia harus mendapatkan maaf dari Elrick sebelum Aleyza melakukan apa yang di ucapkan nya kepadanya. Dirinya tidak bisa kehilangan nya.
Pandangan Kaisar Lucius ke arah Aleyza yang berada di kereta kuda yang sedang berbicara dengan Adriana. Bisa dilihat wajah Adriana sembab mungkin ini karena tingkah bodohnya.
Mengambil langkah panjang Kaisar Lucius berjalan menuju kudanya. Menunggangi nya menuju istana.
Elrick yang melihat kesedihan dari Adriana mengambil cokelat batang tadi ia sembunyikan di kantung jas nya dan menyerahkannya kepada Adriana.
" Jangan bersedih aku tidak apa-apa. Ini bukan kesalahan mu melainkan pria itu." ucap Elrick sambil tersenyum seolah dia mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.
__ADS_1
Adriana memilin kedua jarinya di atas gaunnya melihat Elrick dengan mata berkaca-kaca. Sedetik kemudian dia menghamburkan tubuhnya ke dalam pelukannya.
Membuat Elrick yang tidak siap terkejut. Tapi untungnya tubuhnya yang sedikit oleng di tahan oleh Alrick kebetulan duduk di sampingnya.
Melihat Adriana menangis yang bisa Elrick hanya mengelus punggung nya menenangkan nya.
" Hei jangan menangis adik kecil, aku tetap menyayangi mu. Jadi jangan khawatir lagi ya." ucap Elrick yang mengetahui isi hati Adriana.
Tanpa Adriana memberitahukan nya mungkin karena ikatan saudara kembar begitu juga Alrick yang bisa mengerti perasaan kedua saudaranya. Matanya diam-diam berkaca.
Aleyza yang sejak tadi melihatnya matanya juga berkaca-kaca. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa dia mendapatkan anak-anak nya yang saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.
Pandangan Aleyza ke arah samping dan melihat Melvin yang menunggangi kudanya sambil mengedipkan sebelah matanya.
__ADS_1
Melvin yang melihatnya juga tersenyum dan semakin bertekat untuk melindungi keluarganya. Meskipun dia harus menjadi Kaisar dan membunuh saudara tirinya. Ia akan tetap berusaha melindungi mereka.
Countine...