Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Mengingat Kejadian Malam 6 Tahun Lalu


__ADS_3

Apa wanita itu adalah Ratu Aleyza?" tanya Duke Regulus Riddle lagi dengan ekspresi ragu kali ini.


Tentu saja Peter yang masih dalam pengaruh langsung menggangguk kepalanya.


Mengetahui itu seketika tubuh Duke Regulus Riddle merasa lemas. Dirinya sama sekali tidak melupakan kejadian 6 tahun lalu dimana dia tanpa sadar melakukan hal sesuatu kepada seorang wanita.


Flashback On...


Duke Regulus Riddle yang berada pojokan pesta yang jauh dari kerumunan melihat raut wajah Aleyza ketika memandang Kakak tiri nya yang baru saja menjadi Kaisar Lucius serta memenangkan sebuah perang untuk pertama kalinya sedang memeluk pinggang selir baru nya.


Apalagi yang membuatnya benci adalah Kaisar Lucius dengan tega telah mengkhianati Aleyza sejak 4 tahun lalu. Memangnya sejak awal Duke Regulus Riddle sama sekali tidak menyetujui pernikahan Kaisar Lucius dengan wanita pujaannya seja kecil.


Tapi sayangnya itu sudah terlambat ketika wanita itu sudah mencintai Kaisar Lucius. Dirinya merasa menjadi pengecut karena terlambat menyatakan cintanya kepada wanita itu.


Jadi yang hanya bisa dia lakukan adalah melihat wanitanya yang menikah dengan Kaisar Lucius sekaligus mempunyai anak bersama mereka.


Sepertinya takdirnya memang sangat membencinya dari awal kematian ibunya di sebabkan olehnya yang memiliki sihir yang kuat, ayah yang membencinya karena terlahir dari rahim wanita dibencinya, dan kakeknya yang awalnya membencinya sebab di karenakan kelahirannya menyebabkan Puterinya meninggal.


Sekarang harus melihat wanitanya bersama pria lain yang tidak lain adalah kakak tirinya.

__ADS_1


Seorang pelayan membawa segelas minuman ke arahnya dan memberikannya.


" Tuan Duke saya membawakan minuman untuk anda." ucap pelayan pria tersebut sambil menyerahkan minuman berwarna hijau muda.


Duke Regulus Riddle yang saat itu sedang dalam keadaan kacau tanpa curiga menerimanya dan meminumnya.


Tanpa mengetahui ada seseorang yang menyeringai melihatnya masuk ke dalam jebakan.


Tidak berapa lama Duke Regulus Riddle setelah minum merasa tubuhnya panas dan tak terkendali.


" Mengapa tubuhku sangat panas, apa isi minuman itu. Jika aku dijebak pelaku itu akan ku bunuh." batin Duke Regulus Riddle dengan geram.


Karena tubuhnya semakin panas Duke Regulus Riddle memutuskan untuk pergi dari pesta dan pergi ke kamarnya ketika menginap di istana.


Pandangan matanya semakin rabun sampai tiba-tiba saja mendengar suara tangisan seseorang yang berada di depannya.


Duke Regulus Riddle mendekatinya semakin dekat dirinya bisa melihat seorang wanita berambut emas sedang terduduk dilantai dan kepalanya bersandar di tiang sambil menangis.


" kau baik-baik saja?" tanya Duke Regulus Riddle bertanya.

__ADS_1


Wanita itu mengangkat kepalanya dan memperlihatkan wajah cantik nya terutama yang menjadi daya tarik adalah manik mata birunya berkilau di bawah sinar rembulan.


" Yang Mulia, Duke apa anda baik-baik saja?" tanya wanita itu berdiri dengan langkah sempoyongan seperti seseorang yang mabuk bertanya kepada Duke Regulus Riddle.


Mendengar suara wanita itu semakin membuat Duke Regulus Riddle tidak terkendali dan semakin mendekat sebelum kemudian mencium bibirnya dengan penuh nafsu.


Wanita terkejut tapi menerimanya mereka saling berciuman satu sama lain.


Sampai ketika Duke Regulus Riddle melepaskan nya dengan nafas tersengal-sengal.


" kau sangat cantik." ucap Duke Regulus Riddle memuji wanita itu.


Wajah wanita itu merona malu mendengar pujian Duke Regulus Riddle.


" Terima kasih." ucap wanita itu sambil tersenyum.


Tubuhnya semakin panas ketika setelah berciuman dengan wanita itu. Kemudian Duke Regulus Riddle menggendong nya dan membawanya menggunakan teleportasi ke kamarnya serta menjatuhkan tubuh wanita itu di atas ranjang.


" Biarkan malam ini menjadi hari terindah kita." ucap Duke Regulus Riddle sebelum menyerang kembali wanita itu.

__ADS_1


Flashback off...


Countine...


__ADS_2