Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Berdansa Bersama Duke Regulus Riddle


__ADS_3

Tapi Aleyza bisa melihat tatapan sekilas Zania yang berbeda ada kebencian dan sikap iri dari balik matanya. Aleyza menggelengkan kepalanya heran bagaimana bisa anak berusia 8 tahun itu memiliki sifat jahat. Apa karena dia dibesarkan oleh ibunya yang serakah.


Lebih membuat nya penasaran adalah anak Selir Agnessia yang bernama Xavier memiliki tatapan misterius seolah dia menyimpan rahasia besar. Juga bisa dilihat bahwa Xavier sama sekali tidak menyukai ibu maupun saudaranya.


Aleyza terus berpikir sampai tidak menyadari bahwa seseorang berjalan menuju ke arahnya.


" Sepertinya anda terlalu berpikir keras Ratu." ucap nya.


Aleyza yang mendengarnya seketika tersadar ketika ia mengangkat kepalanya matanya seketika membulat. Melihat kedatangan Duke Regulus Riddle yang berdiri di depannya sambil membungkuk.


" Hallo." ucap Aleyza yang menyapa Duke Regulus Riddle dengan canggung.


Duke Regulus Riddle yang melihatnya sikap Aleyza yang canggung di depannya membuatnya mengigit bibirnya berusaha menahan senyumnya.


" Apa anda mau berdansa dengan saya, Ratu." ucap Duke Regulus Riddle sambil mengulurkan tangannya.

__ADS_1


Aleyza terdiam sejenak sebab dirinya sedang berperang dalam batinnya. Dia tidak pernah mendapatkan undangan dansa dari tunangannya sebagai Emily ataupun Kaisar Lucius sebagai Aleyza sekarang.


Pandangan Aleyza secara refleks ke arah Kaisar Lucius yang sedang mengajak Selir Agnessia berdansa. Melihat itu tidak ada salahnya dirinya menerima undangan dansa bersama Duke Regulus Riddle.


Kemudian Aleyza berdiri dari singgasananya berjalan menghampiri Duke Regulus Riddle. Perlahan namun pasti Aleyza membungkuk pelan.


" Suatu kehormatan bisa menerima undangan anda Duke." ucap Aleyza menerima uluran tangan Duke Regulus Riddle.


Senang Aleyza menerima ajakannya Duke Regulus Riddle memegang tangan nya yang halus sejak terakhir beberapa bulan lalu. Dengan langkah pelan Duke Regulus Riddle membawa Aleyza ke tengah-tengah pesta.


Aleyza dengan kaku mengikuti gerakan Duke Regulus Riddle dan ekspresi wajah yang serius. Tiba-tiba saja Aleyza mendengar suara tawa pelan dan ketika dirinya melirik. Bertapa terkejutnya Aleyza melihat tawa Duke Regulus Riddle yang lembut dan pancaran mata yang lembut.


Sedangkan Duke Regulus Riddle sudah tidak bisa menahan tawanya ketika melihat ekspresi dan gerakan Aleyza terkesan kaku.


" Tenanglah kau tidak perlu kaku begitu Ratu. Ikutin saja alunan musiknya dan kau akan bisa mengikutinya." ucap Duke Regulus Riddle memberikan saran.

__ADS_1


Aleyza yang mendengarnya menggangguk kepalanya dengan tangannya yang memeluk bahunya, dan Duke Regulus Riddle yang memeluk pinggangnya.


Aleyza menahan senyumnya melihat bertapa posesif nya Duke Regulus Riddle memeluknya.


Sedangkan Kaisar Lucius yang sedang berdansa dengan Selir Agnessia melihat dimana Aleyza berdansa bersama Duke Regulus Riddle adik tirinya. Merasakan perasaan cemburu di dalam hatinya. Jika bisa Kaisar Lucius akan menghampiri Aleyza dan menariknya menjauh dari pria itu.


Anak laki-laki yang membuat kehidupan nya tidak aman lagi alias ada kemungkinan dia akan menjadi Kaisar berikutnya.


Tapi itu semuanya tidak terjadi karena Duke Regulus Riddle melepaskan gelar anggota kekaisaran dan lebih memilih menjadi Duke mengambil hak waris dari Duke Maximilian Riddle.


Apalagi yang lebih membuat Kaisar Lucius merasakan sakit adalah dimana Aleyza tersenyum tulus yang sudah lama ia tidak keluarkan.


Selir Agnessia yang melihat tatapan Kaisar Lucius tertuju ke arah Aleyza merasa marah dan kebetulan posisinya begitu dekat dengannya. Langsung saja Selir Agnessia menyandung Aleyza dengan sepatunya hingga oleng.


" Woah....

__ADS_1


Countine...


__ADS_2