Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Kebenaran Terkuak


__ADS_3

Mengingat malam itu membuat Duke Regulus Riddle merasa bersalah terhadap wanita itu. Meskipun mereka melakukannya secara tidak sadar Duke Regulus Riddle merasa orang yang terhina menghabiskan satu malam bersama seorang wanita mengingatkan bagaimana ibunya di campakkan akibat obsesinya terhadap Kaisar sebelumnya yang memiliki nama yang sama dengannya.


Duke Regulus Riddle takut bahwa wanita itu hamil dan mencampakkan anaknya. Juga setelah kejadian itu Duke Regulus Riddle memilih pergi ke medan perang untuk melupakan kejadian tersebut selain alasannya lainnya untuk menghindari wanita pujaan hatinya yang sudah tidak mungkin menjadi miliknya.


Tapi sekarang semuanya berbeda sebab wanita yang menghabiskan malam itu adalah Aleyza. Wanita yang sudah mencuri hatinya bertahun-tahun lalu. Wanita yang mengulurkan tangannya untuk pertama kalinya di saat dirinya dikenal sebagai anak haram yang kotor.


Dia adalah anak perempuan yang memberikan senyuman tulus kepadanya selain mendiang ibu kandungnya.


Bagaimana jika ketiga anak kembar Aleyza merupakan anak nya. Pikiran itu membuat Duke Regulus Riddle semangat.


" Saya dimana apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Peter yang sepertinya sudah berhasil terlepas dari kutukan pikiran Duke Regulus Riddle.


Mendengar Peter sudah sadar dari kutukan pikirannya Duke Regulus Riddle menatap nya sebelum kemudian tersenyum miring.


" Akhirnya kau sudah sadar." ucap Duke Regulus Riddle.

__ADS_1


Peter melihat tatapan dan senyuman Duke Regulus Riddle membuat sekujur tubuhnya bergetar hebat. Walaupun mereka pernah berteman Peter tetap saja takut dengan aura yang di keluarkan Duke Regulus Riddle kepadanya.


" Apa yang telah kau lakukan kepada ku?" tanya Peter dengan ketakutan jelas di matanya.


" Saya cuma mengucapkan terima kasih atas informasi yang sangat berharga. Jadi saya akan memberikan hadiah yang sangat anda sukai dan penghargaan sebagai mantan teman mu." ucap Duke Regulus Riddle sebelum kemudian mengucapkan mantra yang membuatnya musuhnya mati seketika.


Peter yang mengetahui nya langsung berteriak meminta tolong.


" TIDAK. TOLONG JANGAN BUNUH AKU KITA ADALAH TEMAN. AKU JANJI AKAN MEMBERITAHU SIAPA YANG MELAKUKAN NYA. KU MOHON REGGI." ucap Peter memohon kepada Duke Regulus Riddle untuk tidak membunuh nya.


Duke Regulus Riddle menghentikan mantra nya sejenak dan mencengkram dagu Peter dengan jarinya.


Tidak lama setelah memejamkan matanya Duke Regulus Riddle mulai membukanya Peter langsung berteriak melihat matanya.


" ARGGGGH....."

__ADS_1


...****************...


" Apa kau sungguh ibuku?" tanya Melvin sambil melihat mata biru Aleyza.


Aleyza menghela nafasnya sepertinya dirinya harus mengatakan sejujurnya kepada Melvin. Meskipun akan menimbulkan resiko yang tinggi yaitu membuat Melvin membencinya sesuatu yang sama sekali tidak di sukai oleh Aleyza.


" Bagaimana kalau itu benar." ucap Aleyza akhirnya mengungkapkan nya.


Mendengar pengakuan itu Melvin tanpa sadar memundurkan langkahnya lidahnya keluh untuk mengeluarkan satu kata pun. Dirinya tidak bisa mempercayai bahwa ibunya yang sangat di cintai nya dan menyayangi bukan ibu sebenarnya.


" Sebenarnya apa yang terjadi? Jika kau bukan ibuku dimana dia sekarang?" tanya Melvin sambil berteriak dan air mata berlinang.


Melihat air mata Melvin membuat Aleyza merasa tidak tega untuk menceritakan nya. Tapi anak itu berhak untuk mengetahui kebenarannya.


Aleyza memilih berjalan menuju ke arah jendela tanpa mengalihkan perhatian nya ke belakang.

__ADS_1


" Baik ini adalah cerita yang panjang, Tapi aku harap kau bisa mengerti semuanya Melvin. Apa aku bisa mempercayakannya....


Countine...


__ADS_2