Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Sekarat


__ADS_3

Kaisar Lucius marah karena Duke Regulus Riddle bisa menghindari serangannya.


" LIHATLAH SETELAH INI KAU MATI. AKU AKAN MENGAMBIL KEMBALI ALEYZA DAN AKAN MEMBUNUH SEMUA ANAK-ANAK MU ITU. HAHAHA..." ucap Kaisar Lucius sambil tertawa menatap jahat Duke Regulus Riddle.


Kebencian nya selama ini kepada Duke Regulus Riddle sudah meluap-luap. Hingga tidak bisa menahan hati nuraninya kalau notabene orang yang dibencinya merupakan adik tiri nya sendiri satu darah seayah.


Duke Regulus Riddle yang mendengarnya memejamkan matanya sebelum kemudian tidak lama. Ia kembali membuka matanya dan memperlihatkan kelopak matanya berubah menjadi emas bersinar.


" Baiklah kita akhiri semuanya." ucap Duke Regulus Riddle sebelum kemudian menyerang Kaisar Lucius dengan sihir petir nya.


Kaisar Lucius yang melihatnya hanya bisa menghindari sambil tertawa senang karena bisa menghindari serangan Duke Regulus Riddle.


" Hahahaha....kau tidak bisa menyerang ku adik." ucap Kaisar Lucius menatap mengejek Duke Regulus Riddle.


Duke Regulus Riddle yang tidak menyerah membuat rencana diam-diam ia menyihir sebuah benang sihir dan mengikatnya ke tiang tanpa di sadari Kaisar Lucius.


Kaisar Lucius yang terlalu sibuk berbangga diri bisa menahan serangan Duke Regulus Riddle hanya tertawa.


Tapi Kaisar Lucius tidak tahu ada tali sihir dibelakang tubuhnya. Alhasil Kaisar Lucius mengenai benang sihir itu dan secara cepat mengikat tubuhnya dengan kuat.

__ADS_1


" Arrgg... apa ini?" tanya Kaisar Lucius sambil berusaha melepas benang sihir yang kasat mata.


Duke Regulus Riddle muncul dalam kobaran api dalam ekspresi datarnya menghampiri Kaisar Lucius.


" Benang sihir. Mantra yang aku ciptakan dimana kita harus mengeluarkan sihir dari jari sampai membentuk sebuah benang tipis. Maka alasan itu tidak ada seorangpun yang bisa melewati benang itu." ucap Duke Regulus Riddle menjelaskan mantra tadi.


Kaisar Lucius yang mendengarnya mengepal kan tangannya sebelum kemudian menyeringai pada Duke Regulus Riddle.


" Ingat tidak semudah itu kau mengalahkan ku Regulus. Sebentar lagi persiapannya sudah akan siap dan pastinya sebentar lagi aku akan berada lima meter dalam tanah." ucap Kaisar Lucius.


Setelah itu Kaisar Lucius mengeluarkan cahaya emas membuat Duke Regulus Riddle matanya merasa silau.


Trap...


Trap...


Suara langkah kaki membuat Duke Regulus Riddle merasa perasaan tidak enak.


Benar saja Kaisar Lucius keluar dari cahaya memperlihatkan tubuhnya yang sudah berubah menyerupai monster. Kulitnya yang sebelumnya putih pucat menjadi abu-abu dan matanya berubah menjadi merah.

__ADS_1


Kaisar Lucius memegang wajahnya sebelum kemudian tersenyum senang.


" Transformasi yang sempurna." ucap Kaisar Lucius menatap puas perubahannya.


Sedangkan Duke Regulus Riddle yang melihatnya terkejut dengan apa dilakukan Kaisar Lucius lakukan.


" KAU GILA MENJUAL JIWAMU KEPADA IBLIS." teriak Duke Regulus Riddle berteriak tidak mempercayai apa yang dilakukan Kaisar Lucius.


Bukannya menjawabnya Kaisar Lucius mengeluarkan besi hitam dari tangan mengarah ke Duke Regulus Riddle.


Duke Regulus Riddle yang tidak sempat menghindar besi hitam itu mengenai perutnya dan tubuhnya terpental menempel ke tiang.


Sebelum menyerap yang sedang terjadi Kaisar Lucius tiba-tiba sudah berada di depannya dan mencengkram lehernya dengan kuat.


Membuat Duke Regulus Riddle susah bernafas. Matanya melotot tidak mempercayai apa yang dilakukan saudaranya untuk kekuatan.


" Akhirnya aku bisa mengalahkan mu sudah lama sekali aku menunggu nya, dan kali ini kau tidak bisa menghindari. Jadi selamat tinggal." ucap Kaisar Lucius yang langsung menancap...


Slash....

__ADS_1


Countine....


__ADS_2