
" Memang nya apa dikatakan nya Mama?" tanya Melvin yang akhirnya memanggil Aleyza mama lagi.
Aleyza yang awalnya kesal seketika tersenyum senang setelah mengetahui bahwa Melvin sudah memanggil nya mama lagi.
" Akhirnya puteraku memanggil ku mama lagi, aku sangat bahagia." ucap Aleyza yang menarik tubuh Melvin ke dalam pelukannya.
Melvin yang awalnya terkejut tetap membalas pelukannya setidaknya Aleyza merupakan mama yang baik selama ini kepadanya.
" Mama apa bisa melepaskan pelukannya aku sudah sedikit susah bernafas di sini." ucap Melvin sambil tersenyum canggung.
Mendengar itu Aleyza langsung melepaskan pelukannya.
" Maafkan aku, tadi sangat bersemangat karena kau telah memanggil ku ibu lagi. Suatu hal yang sama sekali tidak pernah aku bayangkan." ucap Aleyza sambil tersenyum sendu.
Melvin yang mendengarnya memiringkan kepalanya sedikit aneh dengan kata mama nya.
" Apa maksudnya mama berkata seperti itu seakan kau tidak akan pernah bisa menjadi seorang ibu?" tanya Melvin penasaran dengan nada suara Aleyza yang terdengar sedih menyimpan perasaan sakitnya selama bertahun-tahun.
__ADS_1
Aleyza langsung menundukkan kepalanya dirinya sendiri tidak siap untuk memberitahukan kepada Melvin bahwa dirinya bukan wanita yang sempurna seperti kebanyakan wanita lainnya. Meskipun Melvin Puteranya sekalipun sepertinya dirinya akan menyimpannya sendiri.
" Bagaimana kalau kita melanjutkan ceritanya lagi." ucap Aleyza yang mengalihkan pembicaraan.
Melvin menghela nafasnya sepertinya mama nya belum siap untuk mengatakannya. Mungkin lain kali dia akan mencari tahu bagaimana konsep sihir waktu.
" Baiklah ceritakan lagi mama Melvin penasaran." ucap Melvin sambil menyamankan posisi duduknya.
" Setelah itu ibu mu itu sangat keras kepala dia bahkan berkata." ucap Aleyza menceritakan semua kisahnya di mimpi bertemu dengan Aleyza asli.
Jika saja dia mengetahui nya lebih awal pastinya dirinya akan menyelamatkan nyawa ketiga adiknya supaya tidak hidup dalam penderitaan.
Melihat reaksi Melvin hanya bisa dilakukan Aleyza menghela nafasnya. Pastinya dalam hati Melvin dirinya sedang perang batin untuk menerima semua kisahnya.
" Aku benar-benar marah kepadanya apa kau tahu pertama kali aku bertemu dengan si kembar. Mereka sangat kurus sekali dengan baju sudah tidak dikenakan untungnya saja ada Eli pelayan setia ibu mu yang selama ini merawat di kembar." ucap Aleyza menceritakan nya yang tiba-tiba saja membuatnya matanya berkaca-kaca.
Kelemahan Aleyza sekarang adalah takut kehilangan keempat anaknya.
__ADS_1
" Bahkan mereka sangat takut kepadaku, terkadang aku membatin bertapa jahatnya ibumu yang dengan tega melantarkan nya." ucap Aleyza sambil menghela nafasnya.
Melvin yang mendengarnya menundukkan kepalanya melihat bagaimana emosi kesedihan terpancar dari mata Aleyza. Dirinya sama sekali tidak menyangka bahwa wanita yang memasuki tubuh ibunya sangat menyayangi si kembar dengan tulus.
Bahkan dia mengetahui bagaimana wanita itu mengambil barang berharga ibunya dan menjualnya untuk membelikan adik-adiknya baju baru serta merenovasi kamar mereka.
Hal itu membuat Melvin sedikit salut bagaimana wanita itu rela masuk ke dalam kehidupan istana kejam ini hanya demi dirinya.
Melvin yang tidak bisa menyembunyikan perasaannya lagi langsung kembali memeluk Aleyza sambil menangis.
" Terima..kasih atas kehadiran mu Mama. Melvin sangat menyayangi mu." ucap Melvin menangis.
Aleyza yang mendengarnya mata nya semakin berkaca-kaca sebelum kemudian meneteskan air matanya.
" Terima kasih karena telah menerimaku Melvin. Mama berjanji akan selalu melindungi kalian." batin Aleyza.
Countine...
__ADS_1