
Membuat Aleyza yang melihatnya terdiam sejenak dan berpikir apa dirinya memiliki nasib sama dengan nya.
" Tapi ternyata dia sudah memiliki Selir baru setelah beberapa bulan dinobatkan sebagai Kaisar. Apalagi dengan kejamnya Kaisar Lucius membuat pesta merayakan kedatangan mereka. Aku sangat membencinya dan melakukan kesalahan yang bodoh." ucap Sherina sambil mengusap tengkuknya yang merasa gatal.
" Kesalahan apa jangan bilang." ucap Aleyza yang sedang menyusun semua kata-kata Sherina.
Dengan wajah memerah merona Sherina menggangguk kepalanya. Mata Aleyza langsung membulat dirinya tidak menyangka Sherina yang dikenal sebagai Ratu polos dan baik hati bisa melakukan hal yang begitu tercela bagi statusnya.
" Saya menghabiskan minuman keras hingga aku mabuk. Ketika aku sedang beradu di lorong menyendiri sambil menangis. Tiba-tiba saja ada seorang pria yang aku kenal sepertinya karena saat itu aku mabuk dan pria terpengaruh oleh suatu obat. Kita akhirnya melakukan nya dan sebulan kemudian aku dinyatakan hamil, dan Kaisar Lucius bukan ayahnya." ucap Sherina yang membuat Aleyza terkejut.
" Tunggu, APA." ucap Aleyza sambil berteriak.
" Iya aku menghabiskan malam bersama pria lain, Jadi kau sudah tahu alasan ku bukan." ucap Sherina yang tampak santai.
Aleyza langsung terdiam dirinya tidak ingin mengambil resiko tentang triplets kepada Kaisar Lucius.
" Jadi alasan itu kau membelikan mantra penyamaran. Tapi yang aku tanyakan mengapa kau sangat membencinya mereka cuma anak-anak?" tanya Aleyza sambil memikirkan si triplets jika mengetahui kebenarannya.
__ADS_1
Sherina menundukkan kepalanya sepertinya dirinya tahu apa yang di pikiran Aleyza. Andaikan dirinya tidak bodoh karena membenci anak kandungnya sendiri.
" Hei apa kau tahu bahwa kita adalah orang yang sama?" tanya Sherina yang menarik perhatian Aleyza.
Aleyza yang sedang berpikir matanya langsung kembali menatap fokus Sherina.
" Apa maksudnya?" tanya Aleyza dengan datar.
Sherina menghela nafasnya terasa berat untuk menceritakannya. Tapi Aleyza harus mengetahui kebenarannya.
" Kau adalah reinkarnasi ku di masa depan dan kau tidak bisa memiliki anak sebab kesalahan ku yang telah membuang anak-anak ku." ungkap Sherina dengan pandangan sendu.
" Ka...u penyebab DASAR MONSTER." ucap Aleyza yang langsung berniat menyerang Sherina.
Tapi tiba-tiba saja cahaya terang menyelimutinya sebelum itu dirinya mendengar sesuatu.
" Ayah di triplets adalah Duke Regulus Riddle." ucap Sherina mengungkapkan siapa ayah si triplets.
__ADS_1
...****************...
Perlahan mata Aleyza terbuka dan melihat bahwa sepertinya dirinya ketiduran di ruang kerjanya.
Aleyza menghela nafasnya sambil menyandarkan tubuhnya di kursi dirinya mendengar ucapan terakhir Sherina. Tentang ayah si triplets.
Meskipun dirinya membenci Sherina karena ulahnya dirinya harus menderita di kehidupannya sebagai Emily. Tapi di sisi lain Aleyza merasa senang sebab anak-anak Sherina merupakan anaknya juga. Jadi dirinya akan melakukan apapun untuk keselamatan mereka.
Melihat bahwa matahari sudah hampir terbenam Aleyza langsung memutuskan mengakhiri pekerjaannya. Dirinya ingin mengecek keadaan anak-anaknya.
Aleyza keluar dari ruang kerjanya tapi sebelum itu dirinya mengucapkan mantra penguncian agar tidak ada satupun selain dirinya masuk ke dalam.
Setelah semuanya merasa aman Aleyza langsung berjalan menuju ke kamarnya. Tapi ketika Aleyza berjalan di sana dirinya melihat seorang pria yang berdiri di depannya.
Tubuhnya merasa kaku ketika siapa orang itu....
Dia adalah....
__ADS_1
Countine....