Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Surat Resmi


__ADS_3

Wah... kebetulan sekali kita bertemu saya baru saja ingin bertemu dengan anda." ucap nya sambil memegang beberapa lembaran kertas di tangannya menunjukkan nya kepada Selir Agnessia.


Selir Agnessia yang mendengarnya mengepalkan tangannya menatap wanita di depannya dengan benci. Sebab karena kembalinya membuat rencananya selama lima tahun lebih itu akan sia-sia saja.


" Aleyza, aku sama sekali tidak menyangka bahwa sampai sekarang masih hidup." ucap Selir Agnessia sambil melipat kedua tangannya di dadanya serta menatap nya dengan angkuh.


Aleyza yang mendengarnya hanya diam dengan ekspresi dingin di wajahnya. Jika wanita itu adalah Aleyza mungkin dia akan mengamuk kepada Selir Agnessia dan menghancurkan citranya yang perlahan rusak. Untungnya saja dia yang menetap di tubuhnya jadi bisa menggunakan akalnya daripada isi hatinya.


" Benarkah, mungkin saya masih hidup karena sebuah keberuntungan. Tapi Selir Agnessia anda tidak boleh memanggil seorang Ratu dengan hanya namanya saja. Bagaimana jika nanti orang mendengarnya mungkin akan ada pembicaraan hangat di kekaisaran." ucap Aleyza yang tersenyum miring berusaha memancing amarah Selir Agnessia.

__ADS_1


Selir Agnessia merasa hatinya sangat panas satu hal yang pasti dirinya tidak memanggil wanita itu Ratu. Menurut nya dia hanya gadis kotor dan murahan yang tidak cocok menjadi Ratu. Hanya dirinya yang cocok untuk mendapatkan posisi itu. Pastinya suku nya akan sangat bangga kepadanya. Sebab Puteri dari suku pedalaman yang dikenal sebagai makhluk yang hina oleh orang-orang karena cara hidupnya yang beda dengan mereka bisa menjadi Ratu dan memerintah mereka yang merendahkan sukunya.


Aleyza yang melihat bahwa Selir Agnessia terlihat sedang berpikir langsung membuka salah satu kertas yang di hiasi sebuah pita dengan cap lambang kekaisaran.


" Baiklah Selir Agnessia jika anda belum mengerti juga saya akan membaca salah satu isi surat Kaisar. " Mulai hari ini isteriku Aleyza Sherina Alberad telah selesai menjalankan hukuman pengasingannya selama lima tahun lebih. Saya Kaisar Lucius Zander Alberad dengan akan mengembalikan statusnya sebagai Ratu dan menjalankan tugasnya yang sebelumnya di gantikan oleh Selir Agnessia dengan semestinya akan dikembalikan kepada Sang Ratu. Jadi saya harap Selir Agnessia bisa membantu Sang Ratu untuk menjalankan tugas kenegaraan nya. Sekian Kaisar Lucius Zander Alberad." ucap Aleyza dengan lantang.


" Nah bagaimana Selir Agnessia sekarang dimana tugas ku dan pengeluaran istana. Sekarang anda tidak repot dalam melaksanakan tugas ku dan lakukan seperti apa yang biasa di kerjakan oleh Selir yaitu memuaskan Kaisar serta memberikan keturunan." ucap Aleyza yang memberitahu dimana posisi Selir Agnessia sebenarnya.


Selir Agnessia membalikan badannya sambil memperhatikan Aleyza yang perlahan-lahan menghilang dari pandangannya.

__ADS_1


" Aku harus menyingkirkan nya, tapi sebelum itu aku harus menemui Kaisar dulu. Pastinya dia akan menuruti semua keinginanku." ucap Selir Agnessia sambil tersenyum.


...****************...


" APA MAKSUDMU LUCIUS." ucap Selir Agnessia berteriak di depan Kaisar Lucius yang sedang duduk di kursi kerjanya.


Kaisar Lucius menghela nafas nya mendengar suara Selir Agnessia yang membuat telinganya berdengung sakit.


" Apa kau tidak mengerti Agnes, aku tidak akan mencabut kata-kata ku. Termasuk memberikan gelar Ratu kepada Aleyza. Apa kau sadar dengan posisi mu Agnes. Hanya karena rasa cintamu kepada ku aku akan." ucap Kaisar Lucius menjeda ucapannya sambil menatap dingin Selir Agnessia.

__ADS_1


Countine...


__ADS_2