Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Undangan Penyambutan Duchesse Baru


__ADS_3

Kau dasar kurang ajar telah menghina seorang Kaisar." ucap Kaisar Lucius dengan marah sambil menatap benci Duke Regulus Riddle.


Iya selama ini kebencian nya dengan Duke Regulus Riddle yang statusnya sebagai adik tirinya semakin besar. Akibat dimana sebenarnya Duke Regulus Riddle adalah pangeran mahkota asli karena mendapatkan kekuatan dari leluhur. Itu membuatnya iri apalagi sejak hari itu ayahnya Kaisar Regulus memaksanya untuk bisa melakukan apapun seperti pedang, pergi memimpin pasukan ke medan perang. Kaisar Lucius sama sekali tidak menyukai pedang maupun perang dirinya suka eksperimen sihir bahkan dirinya menggembang sihirnya menjadi kuat walaupun tidak setara dengan Duke Regulus Riddle.


Duke Regulus Riddle yang mendengar Kaisar Lucius tidak takut kepadanya langsung melepaskan cengkraman nya hingga membuatnya jatuh.


Kaisar Lucius hanya terbatuk-batuk merasakan cengkeraman kuat Duke Regulus Riddle. Setelah merasa baik Kaisar Lucius berdiri menatap remeh Duke Regulus Riddle.


" Kalau begitu aku tantang kau membawa isterimu di hadapan ku. Apa kau bisa." ucap Kaisar Lucius sambil menyeringai licik.


Duke Regulus Riddle yang mendengarnya terdiam sejenak sebelum kemudian tersenyum miring yang membuat Kaisar Lucius merasakan firasat tidak enak.

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu saya akan membawa isteri atau Duchesse kemari, Yang Mulia." jawab Duke Regulus Riddle menuruti permintaan Kaisar Lucius.


Kaisar Lucius yang mendengarnya terpaku sebelum kemudian menepuk bahu Duke Regulus Riddle.


" Sampai ketemu dua hari lagi. Aku akan mengadakan pesta perayaan kehadiran Duchesse Riddle yang baru. Tidak seperti ibumu yang wanita murahan hahahaha...." ucap Kaisar Lucius pergi keluar meninggalkan Duke Regulus Riddle yang mengepalkan tangannya dengan kuat.


" Tidak ada seorangpun yang boleh menghina ibuku. Mungkin jika itu orang lain aku akan menghilangkan nya. Tapi tenang saja Kaisar kau akan mendapatkan kebagian dari rencana ini." ucap Duke Regulus Riddle dengan mata emasnya bersinar bahaya.


Selesai urusan istana akhirnya Duke Regulus Riddle kembali ke mansion yang sudah ia tempati selama dua tahun bersama isteri dan anak-anaknya. Hidupnya yang dulu sendirian dan gelap. Sekarang merasa terang karena ada keberadaan keluarga nya dan dirinya tidak akan membiarkan mereka terluka atau di rebut oleh Kaisar Lucius.


Ketika masuk ke dalam sudah ada Aleyza yang sedang turun dari tangga.

__ADS_1


" Akhirnya kau sudah pulang, selamat datang." ucap Aleyza menyambut kedatangan Duke Regulus Riddle dengan menghampirinya dan mencium bibirnya sekilas.


Duke Regulus Riddle terkekeh pelan melihat sikap agresif Aleyza. Selama pernikahannya setahun ini baru Duke Regulus Riddle tahu bahwa Aleyza merupakan orang tidak segan-segan menunjukkan kemesraan tanpa mempedulikan perkataan orang lain. Meski di mansion ini hanya ada dirinya, Aleyza, keempat anaknya, beserta dua pelayan yang membantu Aleyza mengurus anak-anak.


" Aku pulang maaf tidak sempat makan malam bersama karena ada sedikit keributan tadi." ucap Duke Regulus Riddle yang merasa bersalah karena tidak makan bersama Aleyza beserta anak-anaknya.


" Tidak masalah aku sudah tahu bagaimana sikap egois Kaisar. Tapi untungnya kita masih berada di sini aku tidak mau melihat wajahnya. Apalagi sekarang kita sudah menikah." ucap Aleyza dengan murung memikirkan jika Kaisar tahu pastinya Duke Regulus Riddle akan ditangkap dan dituduh sebagai pengkhianat karena telah menikahi mantan Ratu.


Duke Regulus Riddle mengusap tengkuknya merasa gugup.


" Sebenarnya kita harus pergi ke istana karena Kaisar ingin bertemu dengan mu." ungkap Duke Regulus Riddle.

__ADS_1


" APA....


Countine...


__ADS_2