Transmigrasi Mommy And Triplets

Transmigrasi Mommy And Triplets
Hinaan Kaisar Lucius Kepada Selir Agnessia


__ADS_3

Hanya karena rasa cintamu kepada ku aku akan." ucap Kaisar Lucius menghentikan ucapannya sambil menatap dingin Selir Agnessia.


Tatapan yang sudah lama tidak dilihat oleh Selir Agnessia setelah lima tahun lalu. Sebab setelah kejadian Aleyza dikeluarkan dan diasingkan dari istana Kaisar Lucius selalu menatapnya lembut serta penuh kasih sayang. Di situ Selir Agnessia sudah berharap bahwa dirinya berhasil mengikat Kaisar Lucius lebih kuat lagi.


Tapi sepertinya itu tidak terjadi setelah kembalinya Aleyza yang membuatnya hancur seketika.


" Bukan berarti saya akan mencintai anda, apa kau tahu aku sama sekali tidak pernah mencintai mu." ucap Kaisar Lucius mengungkapkan nya bahwa dirinya tidak punya perasaan kepada Selir Agnessia.


Deg...Deg...


Mendengar pengakuan Kaisar Lucius membuat hati Selir Agnessia merasa sakit dan tanpa sadar telah meninttikan air matanya.


" A...pa tapi kita sudah bersama hiks....selama bertahun-tahun hiks.... Tapi mengapa kau tidak mencintai ku Lucius...jawab pertanyaan ku ini hiks...." ucap Selir Agnessia bertanya sambil menangis tersedu-sedu.


Kaisar Lucius yang melihat nya sama sekali tidak menyukai dengan pemandangan Selir Agnessia yang menangis membuat ingatan bertahun-tahun kembali. Tapi dirinya tidak mau memberikan nya perhatian atau kejadian beberapa tahun lalu terulang kembali.

__ADS_1


" Kau boleh kembali saya perintahkan untuk membantu Ratu menyelesaikan tugas-tugasnya yang selama ini anda kerjakan, dan satu hal lagi sadari posisimu Selir Agnessia. Tugasmu hanya memberikan perhatian kepada ketiga anak kita. Sekarang kau boleh pergi." ucap Kaisar Lucius mengusir Selir Agnessia.


Selir Agnessia yang tahu bahwa Kaisar Lucius tidak terpengaruh oleh ekspresi sedihnya langsung membungkuk dan pergi meninggalkan ruang kerja Kaisar Lucius.


Setelah melihat Selir Agnessia pergi Kaisar Lucius bisa bernafas lega. Setidaknya Selir Agnessia tidak memberontak.


Sedangkan di sisi lain Selir Agnessia mengepalkan tangannya semakin membenci Aleyza yang secara tidak langsung membuag Kaisar Lucius merendahkan nya.


" Awas saja kau suatu hari nanti akan aku ambil semua yang merupakan milik mu Aleyza. Termasuk nyawa-nyawa anak-anak mu hahaha...." ucap Selir Agnessia sambil tertawa jahat.


...****************...


Wanita itu langsung membungkuk hormat kepada Aleyza.


" Salam Ratu, apa ada sesuatu yang salah dengan rinciannya?" tanya nya yang merupakan kepala pembendaharaan istana tugasnya selalu menghitung pengeluaran istana sebulan sekali.

__ADS_1


" Iya." ucap Aleyza sambil melemparkan dokumen berisi pengeluaran di atas meja.


" Apa kau melihat Miranda?" tanya Aleyza sambil menunjuk salah satu tabel pengeluaran bulan lalu.


Miranda menjawab dengan anggukan kepalanya.


" Lihatlah rinciannya mengapa pengeluaran istana selama lima tahun semakin bertambah . Sedangkan pemasukan istana tidak sebanding dengan pengeluaran nya. Jawab aku apa kau yang telah mengambil uang istana?" tanya Aleyza dengan ekspresi dingin terpancar di wajah nya.


Miranda yang melihatnya terasa terintimidasi dengan Aleyza.


" Tidak, Yang Mulia. maafkan saya yang telah lalai. Tapi setahu saya tugas ini telah dialihkan kepada orang lain yang lebih berkuasa." ucap Miranda menjawab dengan jujur.


Aleyza yang mendengarnya menyerngitkan dahinya terasa heran. Sebelum kemudian akhirnya dia menyadari bahwa ada seseorang atau lebih tepatnya anggota istana mengambil uang istana secara berlebihan.


" Baiklah Miranda saya tidak akan mencurigai anda lagi. Tapi dengan satu syarat." ucap Aleyza yang menghentikan Miranda yang akan berteriak.

__ADS_1


" Apa persyaratan itu jika bisa....


Countine...


__ADS_2