
SUNGGUH BIADAB." ucap Melvin sambil berteriak keras.
Membuat semua pandangan orang tertuju ke arah mereka. Apalagi mereka merasakan aura sihir yang kuat dari Pangeran Mahkota Melvin. Jadi karena tidak mau berurusan dengan pangeran mahkota yang marah lebih baik menjauhkan nya.
Sedangkan Zania sudah merasa ketakutan badannya gemetar. Dirinya sama sekali tidak menyangka bahwa Pangeran Mahkota akan semarah ini. Karena biasanya Pangeran Mahkota bersikap acuh ketika Zania memarahi atau berbuat jahat kepada Ivanka.
" Tidak, Pangeran Mahkota." ucap Zania sambil meremas bawah gaunnya.
Kaisar Lucius yang merasakan aura sihir Melvin pun menghampirinya bersama Selir Agnessia memeluk lengannya.
" Pangeran mahkota apa yang terjadi di sini?" tanya Kaisar Lucius sambil memperhatikan Zania yang sedang menahan tangisannya dan Adriana yang memeluk kaki Pangeran Mahkota Melvin sambil menundukkan kepalanya.
" Apa yang kau lakukan kepada Puteri Zania, Pangeran Mahkota?" tanya Kaisar Lucius lagi tapi kali ini ia menatap tajam ke arah Melvin.
Melvin sama sekali tidak takut malah dia membalas tatapan Kaisar Lucius tidak kalah tajam.
__ADS_1
" Jika saya menjawabnya sekarang pun anda tidak akan mempercayainya. Tapi ingat Kaisar beritahu anak nakal itu untuk tidak mengganggu Puteri Adriana. Apalagi sampai merusak gaun nya untungnya saja adikku bersikap baik dengan memaafkannya. Sungguh menyedihkan bagi seorang Puteri sah Kaisar yang harus mengalah dengan anak seorang Selir." ucap Melvin yang tidak kalah menusuk dan bercampur dengan kata menjijikan.
Setelah mengatakan itu Melvin langsung mengangkat Adriana ke dalam gendongannya. Sebelum membawanya pergi Melvin tidak akan pernah membiarkan Kaisar Lucius mengatakan sesuatu yang akan menyakitkan kepada Adriana yang memiliki sifat lugu dan polos.
Sedangkan setelah kepergian Melvin semua tamu-tamu langsung mencemooh sikap Zania.
Dasar Puteri yang tidak tahu di untung....
Kasihan Puteri Adriana yang harus mengalah kepada anak Selir.
Benar tadi aku melihat bahwa Puteri Zania sengaja menumpahkan minuman ke gaun Puteri Adriana sampai rusak.
Cukup mendengar ucapan-ucapan para tamu Kaisar Lucius mengangkat sebelah tangannya ke atas menyuruh semuanya diam.
Setelah tamu semuanya diam pandangan Kaisar Lucius ke arah Zania yang masih menundukkan kepalanya.
__ADS_1
" Ingat sikap ku sungguh membuat saya malu dan anda akan di hukum untuk berada di kamar selama seminggu tanpa keluar. Juga anda harus menulis lima puluh lembar tentang tata krama dan kasih ke guru mu. Saya juga mengharapkan anda untuk meminta maaf kepada Adriana." ucap Kaisar Lucius dengan tegas memberikan hukuman kepada Zania.
Selir Agnessia yang mendengarnya terkejut sebelum kemudian mengajukan protesnya.
" Kaisar anda tidak bisa melakukan ini ingat Zania adalah puterimu juga." ucap Selir Agnessia protes.
" Saya tidak menerima penolakan darimu Agnes. Ingat Adriana adalah puteriku jadi anda tidak bisa memperlakukan nya seperti seorang pelayan dan ingat Zania dimana posisi mu." ucap Kaisar Lucius sebelum membalikkan badannya pergi.
Melihat Kaisar Lucius yang pergi dengan amarah. Selir Agnessia langsung menarik tangan Zania pergi meninggalkan pesta.
...****************...
" Apa saya harus menjelaskannya kepada anda, Duke?" tanya Aleyza sambil menatap datar Duke Regulus Riddle.
Duke Regulus Riddle yang mendengarnya mengepalkan tangannya sebelum kemudian menarik tangan Aleyza untuk berdiri di depannya.
__ADS_1
" Kau berhak menjawabnya atau jika tidak mau saya akan bersikeras untuk membuatmu menjawabnya. Sayang ku." ucap Duke Regulus Riddle yang tanpa sadar telah membuat...
Countine...