Airin Kesayanganku

Airin Kesayanganku
Episode 108


__ADS_3

7 bulan kemudian....


"Wah,congrats tan..." Ucap zira sambil memeluk tania.


"Iya,loe juga zir" Ucap tania.


"Cie,jadi lulusan dengan terbaik" Goda refan sambil menyenggol lengan tania.


"Haha,Alhamdulillah" Ucap tania sambil mengelus perutnya yang sudah sangat besar.


"Laki gue mana ya?" Batin tania. Tania celingukkan mencari gabriel.


Terasa dari belakang tania ada seseorang yang memeluk.


"Selamat ya sayang" Ucap gabriel sambil membawa buket bunga dan buket uang yang sangat banyak. Meskipun terkejut,tania langsung memeluk suaminya.


"Iya mas,terima kasih ya udah nemenin airin selama ngerjain tugas" Ucap tania dan di angguki gabriel.


"Dedek enggak lapar sayang?" Gabriel mensejajarkan posisinya dengan perut tania.


"Lapar dong ayah" Ucap tania dengan nada khas anak kecil. Tingkah gabriel dan tania sedari tadi menjadi pusat perhatian para mahasiswa gabriel. Mereka membulatkan mata saat melihat gabriel tersenyum teduh kepada tania.


"Kita pergi makan-makan yuk!" Usul mama.


"Bener,buat ngerayain kelulusan tatan" Ucap bimas antusias.


Mereka pun pergi menuju salah satu restoran dan merayakan hari kelulusan tania. Gabriel tampak senang saat melihat perut istrinya. Di usapnya perut tersebut dan gabriel merasakan getaran kecil dari perut tania.


"Dua isinya di dalam sayang" Ucap gabriel tersenyum bahagia.


"Iya mas,enggak nyangka aja kalau yang satu lagi baru ada setelah dokter nisa teliti di layar monitor" Ucap tania.


Flashback on


"Nisa,gue mau tanya" Ucap gabriel.


"Kenapa titik di hasil usg ada dua?" Ucap gabriel.


"Hah? Maksud loe?" Ucap nisa terkejut.


"Nih"


Gabriel menyerahkan hasil usg pertama kali dan membuat nisa tercengang.


"Maaf gab"


"Bini loe mana?" Tanya nisa panik.


"Emangnya ada apa?" Ucap gabriel yang tak kalah panik.


"Cari bini loe" Ucap nisa. Gabriel segera keluar dari ruang nisa dan mencari tania. Ternyata tania sedang asyik mengobrol dengan seorang wanita yang tengah hamil besar.


"Sayang" Ucap gabriel.


"Di cariin nisa tuh" Ucap gabriel berusaha menutupi rasa paniknya. Tania dan gabriel pun masuk ke dalam ruangan tersebut. Tania kembali melakukan usg. Padahal beberapa hari sebelum itu mereka juga sudah melakukan usg.


"Wah,maaf banget atas keteledoran gue gab" Ucap nisa.


"Maaf banget" Ucap nisa sambil melihat tania dan gabriel.


"Emangnya kenapa? Bini gue enggak hamil gitu?" Tanya gabriel penasaran. Nisa menggelengkan kepalanya dan meminta tania untuk duduk.


"Ada kabar baru" Ucap nisa sambil menunduk. Gabriel dan tania mulai merasakan hal yang tak enak saat melihat raut wajah nisa.

__ADS_1


"Anak kalian kembar" Ucap nisa langsung menyalami dan menggenggam tangan tania.


"Hah? Seriusan?" Tanya tania dan gabriel kompak.


"Iya,maaf ya atas keteledoran gue" Ucap nisa penuh sesal.


"Enggak apa-apa sa" Ucap gabriel.


Flashback off


Makan malam yang cukup meriah,setelah semuanya merasa kenyang,akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke rumah.


"Sini mas bantuin bersihkan muka airin" Ucap gabriel sambil mengambil kapas dan membersihkan wajah tania.


"Makasih mas" Ucap tania. Gabriel menciumi kening tania dan mengembangkan senyumnya.


"Nanti malam mau ayah ngaji-in lagi?" Tanya gabriel sambil mengelus perut buncit tania.


"Mau dong,kan kakak sama dedeknya mau denger suara ayah" Ucap tania sambil menciumi pipi gabriel.


"Udah bersihkan sayang wajahnya?" Tanya gabriel dan di angguki tania. Gabriel memapah tania menuju tempat tidur dan menyandarkan pelan punggung tania.


"Mas ke dapur bentar ya" Ucap gabriel dan di angguki tania. Tania merasakan lelah yang teramat sangat saat ini. Tania memijat pelan betisnya sambil memejamkan kepala. Akan tetapi tangannya langsung di singkirkan oleh gabriel.


"Minum susu dulu sayang" Ucap gabriel sambil mengelus pelan kepala tania.


"Makasih ya sayang" Ucap tania.


"Biar mas yang pijetin" Ucap gabriel. Gabriel memijat kaki tania dan membuat tania merasa nyaman.


"Kuat lagi mas" Ucap tania dan di angguki gabriel. Setelah merasa cukup,gabriel pun mengambil al-qur'annya dan mengaji bersama tania. Gabriel mengelus pelan perut tania dan sangat fokus dengan bacaannya.


"Sekarang istirahat ya sayang" Ucap gabriel dan di angguki tania. Gabriel tak henti-hentinya berdzikir sambil mengelus pelan perut istrinya.


"Masss" Teriak tania dari kamar. Gabriel berlari terpogoh-pogoh menuju kamarnya.


"Kayaknya si kembar mau keluar deh" Ucap tania dan membuat gabriel panik.


"Serius sayang?" Tanya gabriel dan di angguki tania.


"Mas jangan panik" Teriak tania.


"Semua perlengkapan bersalin di dalam tas sana mas" Ucap tania sambil menunjuk tas tersebut. Gabriel langsung mengambil tas tersebut dan langsung menggendong tania menuju rumah sakit.


"Cepetan mass" Ucap tania.


"Anak kamu mau keluar ini" Ucap tania sambil mer*mas lengan gabriel. Gabriel hanya bisa menganggukkan kepalanya dan menyetir mobil dengan cepat.


"Halo ma,tatan mau lahiran" Tania langsung menelepon mama. Karena tak kuat lagi,akhirnya tania mematikan teleponnya.


"Tarik nafas sayang" Pintah gabriel dan di angguki tania.


Setiba mereka di rumah sakit,akhirnya gabriel menggendong istrinya ke dalam.


"Istri saya mau lahiran" Ucap gabriel. Para perawat pun langsung memberikan bangkar untuk tania dan membawa tania ke ruang bersalin.


"Dikit lagi tan,baru bukaan tujuh" Ucap nisa. Saat memeriksa tania.


"Kapan bini gue bisa lahiran?" Tanya gabriel panik.


"Kasihan gue ngeliat bini gue kayak gitu,nisaa" Gabriel sangat frustasi saat melihat tania yang ke sakitan.


"Woi gab,loe seharusnya nenangin bini loe,bukan nya malah panik kayak gini" Ucap nisa marah. Gabriel berjalan mendekati tania dan menciumi kening istrinya.

__ADS_1


"Sayang,maafin airin ya kalau banyak salah selama ini" Ucap tania menangis. Gabriel meneteskan air matanya dan menggenggam erat tangan tania.


"Yang tenang ya sayang,jangan panik,jangan takut" Bisik gabriel.


"Mas ada di terus di dekat airin" Ucap gabriel.


"Mas,si kembar mau di elus sama ayahnya sebelum mereka keluar" Ucap tania. Gabriel mengelus perut istrinya dan menciumi kening tania dengan seksama.


"Mas,udah enggak tahan lagi nih" Ucap tania sambil menggenggam erat tangan gabriel. Gabriel memanggil dokter untuk memeriksa keadaan istrinya.


"Bukaannya udah sempurna,kita mulai ya" Ucap nisa.


"Bismillahirrahmanirrahim" Ucap nisa. Gabriel memegang tasbihnya dan memperbanyak dzikir. Tangan gabriel di genggam erat oleh tania yang sekarang sedang bertarung nyawa untuk mengeluarkan buah hati mereka.


"Ayo bu tania,pasti bisa,ayo" Ucap nisa.


"Satu,dua,tiga...." Ucap nisa. Tak lama kemudian terdengarlah pekikkan seorang bayi.


"Ingat,anak bu tania ada dua" Ucap nisa lagi.


"Bismillah bu tania"


"Satu,dua,tigaa..." Ucap nisa yang berusaha mengeluarkan anak tania.


"Mas,airin enggak kuat" Tangis tania.


"Airin pasti bisa sayang,yuk,bismillah" Gabriel semakin erat menggenggam tangan tania.


"Dikit lagi bu tania,tarik nafas dalam-dalam" Ucap nisa.


"Satu,dua,tiga...." Ucap nisa. Dan terdengarlah suara tangisan bayi untuk kesekian kalinya.


"Alhamdulillah" Ucap nisa setelah semua proses berjalan lancar.


"Cewek-cowok anak loe gab"


"Selamat ya" Ucap nisa.


"Makasih ya nisa" Ucap gabriel dan di angguki nisa. Sedangkan tania sekarang terbaring lemah seusai melahirkan.


"Yang pertama lahir cowok pak,yang ke dua cewek" Ucap perawat. Gabriel melihat maha karya sang kuasa yang di titipkan kepadanya hari ini.


"Masya Allah" Ucap gabriel.


Setelah meng-adzan kan dan meng-ikomahkan anaknya,gabriel berjalan ke kamar tania dengan membawa si kembar.


"Assalamualaikum bunda airin" Ucap gabriel menghampiri tania. Tania menangis saat melihat kedua anaknya tersebut. Gabriel membawa tania kedalam pelukannya untuk memberikan ketenangan.


"Makasih ya sayang" Ucap gabriel dan di angguki oleh tania.


"Bunda sama ayah janji bakal besarin kalian dengan penuh kasih sayang" Ucap tania di hadapan kedua anaknya tersebut.


...Wah,maaf lama up....


...Thor akhiri novel ini sampai di sini ya......


...See u in my new novel readers...


...Bye👋🏻...


...Oh iya,kalau ada masukan untuk cerita baru author,kalian boleh hubungi author lewat ig ya. Soalnya author paling aktif di ig. ...


...Ig : Nabilllaaaptr_...

__ADS_1


__ADS_2