
"Udah lah,pergi aja kita" Ucap gabriel sambil menarik lengan baju tania.
"Ck,iya deh iya" Ucap tania pasrah. Namun,langkah mereka terhenti saat nama tania kembali di sebut.
"Maafin aku sayang,aku enggak ada pilihan lain waktu ngomong di depan tania" Ucap raka yang terdengar jelas. Pasalnya,pintu kamar mereka tak tertutup rapat. Saat ini,tania tak menyia-nyiakan kesempatan,ia meminta tolong kepada gabriel untuk merekam kejadian di sana.
"Kamu pikir aku bakal maafin kamu gitu? Setelah apa yang kamu lakuin ke aku tadi?" Tanya fanya murka.
"Cup...." Raka langsung mencium fanya dan membuat fanya langsung terdiam.
"Terus sekarang gimana?" Tanya fanya yang masih kesal.
"Seriusan kamu mau nikah sama tania?" Ucap fanya.
"Tania itu enggak bisa masak,beres-beres rumah,cuci baju,sama ngerjain pekerjaan rumah lainnya" Ucap fanya merendahkan tania.
"Apalagi dia juga udah ngaku kalau dia enggak bisa melayani kamu di ranjang" Ucap fanya.
"Anak an... Astaghfirullah" Ucap tania sambil mengelus dada nya pelan. Gabriel yang mendengarkan tania ber-istighfar pun langsung tersenyum meskipun tak di lihat oleh tania.
"Aib gue di buka sama nih anak" Ucap tania pelan sambil mengintip sisi pintu yang terbuka.
"Aku bakal nikahi kamu kok sayang,tenang aja" Ucap raka lagi. Fanya langsung memeluk raka dengan erat.
"Janji?" Tanya fanya.
__ADS_1
"Iya,janji" Ucap raka lagi.
"Gue carutin,gue yang dosa" Batin tania.
"Enggak di carutin,gue yang dongkol" Batin tania lagi.
Karena tak ada lagi obrolan yang terdengar,tania pun kembali mengintip sisi pintu dan melihat raka yang sedang mengelus perut fanya.
"Astaghfirullah Ya Allah...." Ucap tania.
"Drama apa lagi ini?" Sambung tania.
"Saya cium aku" Ucap fanya genit. Tanpa penolakan,raka langsung mencium fanya. Di sela-sela ciumannya,raka mendapatkan telepon dari tania.
"Di rumah tan,kenapa?" Tanya taka.
"Kalau loe nggak di rumah gimana?" Tanya tania dan membuat raka kebingungan.
"Di rumah temen?" Tanya tania lagi.
"Enggak,lagi di rumah gue,duduk sama nyokap" Jawab raka. Tania yang malas mendengarkan ucapan raka pun langsung mematikan sambungan telepon.
"Gimana? Langsung labrak?" Tanya gabriel.
"Tunggu bentar lagi deh pak"
__ADS_1
"Biar seru" Ucap tania dan di angguki gabriel.
"Tania itu juga enggak pintar ngerawat diri loh sayang" Ucap fanya lagi.
"Ketiak dia hitam,rambut dia gimbal gara-gara enggak pernah di sisir,terus coba lihat wajahnya,dia itu glowing gara-gara make up aja" Ucap fanya lagi-lagi merendahkan tania.
"Aslinya mah dekil,burik" Ucap fanya menghina tania.
Setelah mendengarkan ucapan fanya,gabriel langsung melihat wajah tania. Gabriel hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat tania yang mengintip fanya dan raka dengan penuh keseriusan.
...Lagi-lagi si fanya sama raka...hah,meresahkan ya bund......
...Btw,readers punya enggak nih sahabat kayak fanya yang hobinya rebut gebetan orang? wkwkwkw.......
...Semoga enggak ada ya,ih amit-amit deh kalau punya sahabat kayak gitu,wkwkwkwk.... ...
...Mahluk yang paling meresahkan di cerita Airin Kesayanganku di peroleh :...
...a. fanya...
...b. raka...
...c. fanya dan raka🥴...
...Ti-hati,orang kayak fanya banyak di dunia nyata🙈...
__ADS_1