Airin Kesayanganku

Airin Kesayanganku
Episode 83


__ADS_3

Hari demi hari tania lalui dengan pikiran yang kosong. Tania bak kehilangan arah saat sebuah musibah menimpanya.


Setelah pulang dari kampus,tania langsung bergegas pergi ke pantai untuk menenangkan diri.


"Udah jam setengah lima sore" Ucap tania sambil melihat jamnya. Tania duduk di hamparan pasir dan menulis huruf-huruf absrud menggunakan ranting kayu.


"Hah...." Suara keluhan keluar dari mulut tania pertanda ia sudah sangat lelah dengan apa yang ia lalui.


"Gue kangen..." Ucap tania.


"Tapi sama siapa perasaan kangen ini gue salurkan?" Tanya tania kepada dirinya sendiri.


Tania melepaskan sepatunya dan berjalan ke arah lautan. Tanpa terasa air laut sudah sampai di dadanya. Tania yang berniat menenangkan diri pun,akhirnya mendapatkan teriakan dari orang yang berada di sekitar pantai. Parahnya lagi,tania tak mendengar ucapan orang yang sedari tadi meneriakinya. Akhirnya,seorang bapak berlari dan menarik lengan tania agar tania menepi.


Perlakuan bapak tersebut pun membuat tania terkejut bukan main,tania langsung melihat si bapak dengan keheranan.


"Kamu enggak apa-apa?" Tanya si bapak dan hanya di gelengi tania.


"Kamu kok melamun sih? Udah mau maghrib ini loh,mendingan kamu pulang deh nak" Ucap si bapak dan di angguki tania.


Setelah tania memakai sepatunya,tiba-tiba seorang pemuda berlari tergesa-gesa ke arah tania.


"Kak,kakak yang punya motor di depan?" Tanya pemuda tersebut dan di angguki tania.


"Motor kakak di tabrak mobil" Ucap pemuda tersebut. Akhirnya tania berlari ke arah motornya dan terlihatlah motor tersebut hancur tak berbentuk saat di tabrak mobil.

__ADS_1


Namun,saat ini bukan hal itu yang tania khawatirkan. Di dalam mobil tersebut terdapat seorang lansia penuh dengan luka. Setelah mendapatkan bantuan,dengan sigap semua orang di sana membantu si kakek.


"Siapa yang mau jadi saksi?" Tanya polisi.


"Saya" Ucap pemuda yang memanggil tania tadi. Sebelum pemuda tadi memberikan kesaksiannya,tania menariknya untuk sedikit menjauh dari kerumunan.


"Perihal motor saya yang hancur,enggak usah di permasalahin ya" Ucap tania.


"Saya sekarang lagi banyak masalah,Sekarang yang saya butuhkan cuma pulang,udah itu aja"


"Jadi kalau nanti di tanya sama polisi,bilang aja itu motor kamu" Ucap tania. Tania langsung memberikan kunci motornya kepada pemuda tersebut.


"Motor ini kamu perbaiki aja kalau masih bisa di pakai,terus semua surat-surat motor ini nanti saya kirim ke kamu" Ucap tania sambil mencatat alamat rumah pemuda.


"Lelah" satu kata yang tania rasakan saat ini.


"Nilai gue anjlok semua sekarang" Ucap tania sambil berjalan. Setelah menemukan taksi,tania langsung pergi pulang ke rumahnya.


*****


"Kamu mau kan?" Tanya gabriel melalui via telepon.


"Upahnya apaan dulu?" Tanya refan.


"Apa yang kamu mau?" Tanya gabriel.

__ADS_1


"Playstation keluaran terbaru,gimana?" Tanya refan.


"Oke,siapa takut" Ucap gabriel menantang.


"Kamu mau apa bimas?" Tanya gabriel.


"Semua kaset buat main game gimana?" Ucap bimas memberi penawaran.


"Kira-kira mau berapa buah?" Tanya gabriel lagi.


"Sekitaran harga playstation keluaran terbaru,mau?" Tanya bimas


"Em,oke,saya bakal kabulkan permintaan kalian,asalkan semua yang saya butuhkan sudah lengkap" Ucap gabriel.


"Aman itu om,tapi om serius ini kan? Enggak main-main?" Tanya refan.


"Kalau main-main,gue duluan yang gebukin pak gabriel" Ucap bimas ketus.


"Saya dua hari lagi pulang,pokoknya saya enggak mau tau,apa yang sudah saya perintahkan semuanya harus berjalan lancar" Ucap gabriel dengan tegas.


"Baik boss" Ucap refan bersemangat. Sedangkan bimas hanya bisa memutar bola matanya malas.


...Nah,mereka lagi buat perjanjian apa nih? ...


...Cukup membagongkan ya bund percakapan antara gabriel dengan si kembar. ...

__ADS_1


__ADS_2