Airin Kesayanganku

Airin Kesayanganku
Episode 40


__ADS_3

"Boleh saya sebutkan pasalnya pak?" Tanya tania.


"Silahkan bu" Ucap polisi mengizinkan.


"Menurut Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah Konstitusional. ... Dengan merujuk Pasal 310 ayat (1) KUHP, pencemaran nama baik diartikan sebagai perbuatan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum"


"Kalau di sangkut pautkan sama masalah loe,loe masih ingatkan nuduh gue kalau gue cewek enggak bener?"


"Loe nuduh gue kalau gue jual diri sama dosen-dosen di kampus gue?iya kan?"


"Jangan lupa kalau loe juga pernah nunjukin video asusila dengan mengatasnamakan gue" Ucap tania.


"Fitnah pak,nih cewek fitnah" Ucap sadly.


"Telat kalau loe mau bela diri loe"


"Bukti perlakuan buruk loe ada semua di handphone gue" Ucap tania tersenyum penuh kemenangan.


"Oh iya,copy paste nya juga ada di beberapa flash disk gue"


"Jadi kalau loe mau rebut nih handphone juga percuma,soalnya semua aib loe gue simpan sebaik mungkin" Ucap tania sambil memperlihatkan handphone-nya.


Sadly menggeram dan memberontak kesal setelah mendengarkan punuturan tania.


"Cewek gila loe,anjing...." Murka sadly sambil menendang meja yang ada di depannya. Tania hanya bisa mencibir dan tertawa bak setan.


Sadly di selidiki lebih lanjut oleh pihak berwajib. Sedangkan keterangan dan bukti dari tania sudah cukup bagi polisi. Tak lupa tania menghubungi zira untuk memberitahukan bawa sadly sedang dalam penaganan polisi.


"Hebat kamu airin,bisa hafal beberapa undang-undang" Ucap gabriel sambil mengacak-acak kepala tania.


"Iya dong,tania gitu loh" Ucap tania membanggakan dirinya. Gabriel langsung menyunggingkan senyum samarnya saat melihat tania tersenyum.


"Eitss...tangan bapak" Ucap tania sambil melihat tangan gabriel yang hinggap di kepalanya.


"Maaf,refleks" Ucap gabriel sambil menarik tangannya kembali.


"Loe di apain aja tadi dek?" Tanya tania kepada refan.


"Gue abang,bukan dedek" Ucap refan protes.


"Kan tetap adek gue" Ucap tania sambil menoyor kepala refan.


"Sakit tau" Ucap refan kesal. Tania hanya mencibir ucapan refan dan berjalan di samping gabriel.


"Loe di apain aja tadi?" Tanya tania.

__ADS_1


"Ih,ngeri gue kalau ingat kejadian tadi" Ucap refan bergidik ngeri.


"Gue di raba-rabaaa..." Ucap refan sambil meraba-raba punggung bimas.


"Terus rambut gue di elus-elus" Ucap refan sambil mengelus rambut bimas.


"Merinding gue kupret" Ucap bimas kesal dan melepaskan tangan refan yang sedari tadi mengelus rambutnya.


"Terus tangan dia nemplok di sini" Ucap refan sambil memegang dadanya.


"Saking nafsunya dia,dia enggak sadar kalau dada gue datar" Ucap refan.


"Em,enggak datar juga sih. Badan gue kan roti sobek" Ucap refan meralat ucapannya sambil membanggakan diri. Gabriel langsung melihat refan dengan tatapan sinisnya dan di balas tak kalah sinisnya oleh refan.


"Apaan lihat-lihat om?" Tanya refan sinis.


"Kalian berondongnya tania kan? Kok bisa akur?" Tanya gabriel. Pasalnya ini kali pertama gabriel bertemu dengan refan dan bimas secara serentak.


"Kita kembar om" Ucap refan dan bimas serentak dengan nada malas mereka.


"Berondong-berondong" Ucap bimas kesal.


"Kita itu adik kandungnya Tania airin putri,bukan pacar,bukan berondongnya. Ingat itu om" Sambung bimas.


"Ogah" Ucap bimas lagi.


"Kenapa" Tanya gabriel.


"Galak"


"kayak biawak...hahahaha" Ucap bimas dan langsung membuat tania murka.


"Loe..." Ucap tania sambil mengejar bimas penuh amarah. Bimas pun langsung lari terbirit-birit saat di kejar tania.


Saat mereka sudah di luar,Tania langsung naik motor bersama gabriel. Sedangkan refan dan bimas hanya bisa melongo saat melihat tania bersama gabriel. Seperti biasa,tania yang membawa motor,sedangkan gabriel yang duduk di boncengan.


"Kita pulang naik apa?" Tanya bimas.


"Jalan kaki aja" Ucap tania cuek. Bimas langsung berdecak sebal setelah mendengarkan penuturan tania.


"Tapi kan kita adek loe ta..." Ucap refan.


"Emang loe berdua adek gue,siapa bilang loe adek gabriel" Balas tania dan membuat refan dan bimas kalah telak.


"Udah,gue pulang duluan" Ucap tania. Tanpa memikirkan nasib si kembar,tania langsung tancap gas bersama gabriel menuju rumahnya.

__ADS_1


"Pak,beli martabak yuk" Ajak tania.


"Kamu mau?" Tanya gabriel dan di angguki oleh tania. Mereka pun mampir membeli martabak yang berada di pinggir jalan.


Karena cukup lama menunggu antrian untuk membeli martabak,alhasil mereka pulang setelah bimas dan refan sudah berada di rumah.


"Dari mana aja? Udah malam masih aja kelayapan" Tanya refan berkacak pinggang.


"Beli martabak" Jawab tania sambil melepas helm-nya.


"Masuk dulu pak,sudah itu kalau mau pulang ya silahkan"


"Menghilang juga enggak apa-apa" Ucap tania. Meskipun hari sudah tengah malam,gabriel pun mampir dan masuk ke rumah tania hanya untuk nimbrung makan martabak.


"Jadi gimana ceritanya?" Tanya tania.


"Apanya?" Tanya refan.


"Waktu loe mau di grepek sama tu bajingan" Ucap tania kesal.


"Airinn...mulut..." Ucap gabriel mengingatkan. Tania langsung mendengus kesal sambil mengunyah martabaknya.


Refan menceritakan semua kejadian secara detail tanpa melewatkan satu kejadian pun.


"Mungkin dia salah fokus sama rambut loe bang" Ucap bimas.


"Kan udah gue bilang,potong aja. Dari belakang rambut loe emang kayak rambut cewek" Ucap bimas.


"Iya tuh,kan udah lama gue suruh potong,takutnya ada apa-apa"


"Eh enggak taunya loe hampir di geprek sama mahluk berbatang" Ucap tania sambil tertawa.


"Demi alek gue enggak kenapa-napa,tapi loe mikir lah anjeng gue rela di belai-belai kayak gitu demi siapa" Ucap refan kesal. Tania langsung menatap refan dengan tatapan iblisnya dan berdiri di depan refan.


"Apa loe kata? Anjeng?" Tanya tania sambil menatap refan dengan tatapan membunuhnya.


"Engg...enggak,itu kan bahasa gaulnya tan..hehehe" Refan cengenges sambil menahan rasa takutnya.


...Jangan lupa berikan Like dan Dukung author dengan cara Vote author sebanyak-banyaknya ya... Like dan vote dari kalian bisa membuat author bersemangat untuk membuat karya ini jauh menjadi lebih seru.......


...Kunjungi media sosial author ya...


...Instagram : nabilllaaaptr_...


...Jangan lupa follow ✨...

__ADS_1


__ADS_2