Airin Kesayanganku

Airin Kesayanganku
Episode 20


__ADS_3

Sesuai dengan jadwal,tania hari ini akan terbang untuk menghadiri kompetisi yang di bimbing oleh gabriel. Sejak malam tadi,gabriel sudah memperingati tania untuk mengemasi semua peralatannya dan bangun lebih awal agar tidak terlambat saat menuju bandara.


"Airin...airin..."


"Assalamualaikum..." Gabriel mengetuk pintu rumah tania. Namun tak terdengar suara tania sedikit pun. Gabriel kembali mengucapkan salam dan kembali mengetuk pintu rumah tania lebih keras.


"Astaghfirullah,airin...hei,where are you?" Ucap gabriel kesal.


Anak kos tania yang merasa terganggu dengan suara gabriel pun langsung keluar kamar dan menghampiri gabriel.


"Cari siapa ya pak? Di sini enggak ada yang namanya airin" Ucap anak kos tania.


"Saya lagi jemput asisten saya,namanya tania..." Ucap gabriel.


"Coba kamu masuk dalam rumahnya" Ucap gabriel kesal dan di iringi nada memerintah. Si anak kos pun langsung masuk kedalam rumah tania dan mencari tania kedalam kamar.


"Pak,uni tatan ketiduran" Ucap si anak kos tersebut.


"Dari mana kamu tau kalau dia ketiduran?" Tanya gabriel.


"Dia masih pakai mukena pak,mungkin aja dia ketiduran abis solat subuh tadi. Soalnya kemarin dia ada pertanding..." Ucap anak kos tersebut langsung di potong oleh gabriel.

__ADS_1


"Saya tau,enggak usah kamu jelaskan" Ucap gabriel dingin. Gabriel langsung memasuki rumah tania dan mencari tania di dalam kamar.


"Astaghfirullah airin..." Ucap gabriel sambil mengacak-acak rambutnya frustasi. Tania yang mendengarkan suara gabriel pun berusaha mengerjap-ngerjapkan matanya.


"Ng..." Tania bergumam sambil berusaha mengumpulkan nyawanya.


"Bangun,kita bentar lagi terlambat loh airin" Ucap gabriel sambil melihat jam tangannya.


"Ck,kemana sih pak...Gangguin orang istirahat aja" Decak tania. Gabriel langsung memukul kepala tania menggunakan gulungan kertas dan semakin membuat tania kesal.


"Kamu itu mau kompetisi airin" Ucap gabriel ketus dan sorot mata membunuh.


"Astaga naga...." Ucap tania langsung bangkit dari tidurnya. Tania baru ingat bahwa dirinya akan pergi bersama gabriel ke luar kota untuk mengikuti kompetisi.


Setelah selesai mandi,tania langsung menuju bandara bersama gabriel. Di pertengahan jalan,tania melihat deretan alat berat yang sedang bekerja untuk membuat suatu bangunan. Dilihat dari luar lokasi pembangunan,terdapat baliho bangunan rumah mewah.


"Hah,kapan bisa pergi ke proyek kayak gitu?" Gumam tania yang hanya di lirik oleh gabriel.


"Kamu mau ke sana?" Tanya gabriel sambil melihat baliho tersebut.


"Ya enggak ke sana juga kali pak" Ucap tania kesal.

__ADS_1


"Terus? Kamu mau kemana?" Tanya gabriel.


"Saya mau lihat tempat orang buat perumahan tadi gitu loh. Soalnya saya mau coba aja kerja kayak mereka" Ucap tania.


"Kamu pikir disana enak? Mereka panas-panasan loh kerjanya" Ucap gabriel memberikan gambaran para pekerja bangunan.


"Saya sih enggak masalah panas atau enggak. Saya pengen aja waktu dimasa muda saya bisa punya banyak pengalaman..."Ucap tania sambil menatap ke depan.


"Seriusan kamu mau?" Tanya gabriel tak yakin. Tania hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Kapan-kapan saya bawa kamu ke tempat konstruksi kayak tadi. Mau?" Tanya gabriel. Tania yang awalnya fokus menatap jalanan langsung beralih melihat gabriel yang sedang mengemudi.


"Seriusan pak?" Ucap tania berbinar. Gabriel hanya menganggukkan kepalanya dan berjingkat bahagia di dalam mobil. Sedangkan gabriel bisa merasakan energi positif dari tania yang bersemangat untuk pergi ke tempat konstruksi.


"Kapan kita pergi ke tempat konstruksi pak?" Tanya tania bersemangat.


"Kalau saya ada waktu luang nanti saya bawa kamu ke sana..." Ucap gabriel.


"Awas aja loe bohongin gue" Ucap tania sambil melirik gabriel sinis.


...maaf ya guys,beberapa hari ini author jarang up,hehehe... ...

__ADS_1


Tetap support author ya dengan cara klik tombol like agar author lebih giat up ceritanya 😻


__ADS_2