
Sudah seminggu setelah kepulangan tania dari padang. Sekarang tania kembali menjalani rutinitas seperti biasanya. Namun,akhir-akhir ini keadaan rumah tania bertambah gempar setelah ke hadiran refan. Belum lagi dengan tingkah centil sri yang selalu menggoda refan dan bimas.
Saat ini tania sedang berada di mall untuk mencari semua perlengkapan nikahnya yang kurang. Tania hanya sendiri saat ini,pasalnya raka akhir-akhir ini sangat sulit di hubungi karena sibuk dengan pekerjaannya.
"Hoi fanya" Teriak tania. Fanya yang melihat tania berada di arah yang bersebrangan pun langsung melambai-lambaikan tangannya.
"Loe enggak ke kampus?" Tanya tania dan di gelengi oleh fanya.
"Raka mana? Kok enggak ada?" Tanya fanya.
"Raka sibuk sama kerjaan,makanya sekarang gue sendiri di sini" Ucap tania.
"Loe mau beli perlengkapan apa lagi tan?" Tanya fanya.
"Gue mau fitting baju nikahan dulu. Loe mau ikut?" Ajak tania. Fanya pun langsung mengangguk dan mengikuti tania.
Tania sudah mencoba beberapa baju pernikahan. Sedangkan sedari tadi fanya hanya bisa memotret foto tania yang menggunakan gaun pernikahan.
"Ah,enggak cocok loe pakai yang itu" Tunjuk fanya.
"Kenapa? Inikan yang paling bagus" Ucap tania.
"Em..enggak cocok aja. Sini giliran gue yang cobain" Ucap fanya. Tania langsung memberikan gaun tersebut kepada fanya.
Fanya pun meminta tania untuk memotret dirinya. Tanpa penolakan sedikitpun,tania langsung memotret foto fanya menggunakan gaun tersebut.
"Kalau di gue cocok enggak?" Tanya fanya sambil bergaya dan membolak-balikkan badannya.
__ADS_1
"Cocok" Jawab tania datar.
"Tapi kan loe belum ada calon,mana bisa loe pesan tuh baju" Ucap tania dengan nada protes.
"Ah,calon mah gampang" Ucap fanya santai.
Setelah merasa cukup dengan apa yang ia cari,tania pun langsung menghubungi raka untuk memastikan semua perlengkapannya.
"Undangannya udah siapkan?" Tanya tania.
"Udah tan,nanti malam gue ke rumah loe ya buat cek semua keperluan" Ucap raka.
"He'em" Jawab tania sekaligus mengakhiri telepon.
"Loe mau pulang bareng gue enggak?" Tanya tania kepada fanya.
"Enggak deh,bebeb gue udah nungguin" Ucap fanya. Tania hanya mengangguk dan langsung pergi dari hadapan tania.
"Udah rongsok nih,jual aja" Ucap tania dengan nada meledek. Gabriel langsung melihat ke sumber suara tersebut dan menatap tania dengan tatapan datarnya.
"Kalau enggak mau nolongin se-enggaknya jangan jadi beban" Ucap gabriel ketus. Tania langsung mencibir omongan gabriel dan menendang ban mobil gabriel.
"Nih anak ngeselin banget" Ucap gabriel sambil menepuk kepala tania menggunakan kertas yang biasa gabriel pakai untuk memukul kepala tania.
"Bapak kenapa hobi banget sih mukulin kepala saya?" Tanya tania.
"Itu kesenangan bagi saya" Ucap gabriel santai.
__ADS_1
"Enggak ada cara lain apa selain mukulin kepala saya?" Tanya tania kesal.
"Ada. Tapi caranya bisa di ganti kalau kamu nikah sama saya" Ucap gabriel dan membuat tania kebingungan.
"Maksud bapak?" Tanya tania.
"Kalau kamu udah jadi istri saya,saya enggak bakal pukulin kepala kamu lagi" Ucap gabriel sambil memeriksa mesin mobilnya.
"Terus di apain" Tanya tania.
"Di cium" Ucap gabriel sambil menatap tania. Tania yang di tatap seperti itu pun langsung membuang mukanya kesembarang arah.
"Ih,kok kamu buang muka? Malu?" Tanya gabriel sambil melirik tania.
"Enggak" Jawab tania.
"Terus?" Tanya gabriel.
"Jijik" Ucap tania menekan ucapannya dan menatap gabriel dengan tatapan kesal. Gabriel hanya tertawa geli dalam hatinya setelah mendengarkan penuturan tania.
"Udah ah,ngapain gue di sini"
"Mendingan gue balik" Ucap tania sambil mencibir ke arah gabriel. Tania pun langsung masuk ke dalam mobilnya dan mencibir ke arah gabriel.
"Kamu enggak tau apa kalau nolongin orang itu dapat pahala?" Tanya gabriel sinis. Tania langsung memutar bola matanya jengah dan kembali turun dari mobil.
"Ck,bapak mau saya tolongin apaan? Saya enggak paham apa-apa tentang mesin" Ucap tania.
__ADS_1
"Mendingan saya enggak nolongin dari pada entar saya jadi beban" sambung tania sambil membalikkan semua ucapan gabriel yang di tujukan kepada dirinya tadi. Gabriel hanya menggelengkan kepalanya sambil memeriksa mesin mobilnya.
...jangan lupa berikan like ya guys🥰...