Airin Kesayanganku

Airin Kesayanganku
Episode 11


__ADS_3

"Pritt...."


Tania meniup peluit dengan sangat keras dan membuat semua orang yang berada di sana berkumpul.


"Oke,minggu depan kita ambil nilai basket" Ucap tania. Selain menjadi asdos,tania juga memiliki pekerjaan sampingan yaitu menjadi guru olahraga.


Semua murid bersorak gembira,pasalnya mereka sangat menyukai sesi pengambilan nilai praktek,khususnya pelajaran olahraga.


"Tapi ingat,syarat ujian kalian adalah membuat makalah tentang bola besar" Ucap tania. Semua murid langsung merubah ekspresi mereka yang awalnya senang menjadi cemberut.


"Yahh....kok gitu buk?" Ucap mereka dengan nada sedikit protes.


"Kalau enggak mau buat ya sudah,saya juga enggak keberatan" Ucap tania santai. Semua murid berjingkrak senang dan saling high five.


"Tapi jangan harap kalian bisa masuk ujian praktek dengan saya selama satu semester" Ancam tania. Semua muridnya terpenga-nga akibat ucapan tania.


"Saya tunggu tugas kalian minggu depan" Ucap tania sambil berlenggang pergi.


"Iya buk..." Ucap mereka semua dengan pasrah.


Tania langsung menuju ruangan miliknya dan mengistirahatkan diri di sana. Tania pun tertidur di dalam ruangannya.


"Tan..." Panggil bimas.


Tania yang tertidur pun hanya mendengarkan ucapan samar-samar dari bimas. Tania hanya menggeliat tanpa membuka matanya.


"Tan,tadi ada panggilan tak terjawab di handphone loe" Ucap bimas.

__ADS_1


"Terus,barusan mama telepon gue" Ucap bimas.


"Mama bilang apa?" Tanya tania.


"Waktu mau pulang nanti mama cuma nitip beliin buah" Ucap bimas. Tania yang masih berusaha mengumpulkan nyawanya pun hanya menganggukkan kepalanya.


"Eh bu tania udah mau pulang?" Tanya pak ari. Pak ari merupakan guru olahraga yang juga mengajar di sekolah tempat tania mengajar.


"He'em" Ucap tania cuek. Tanpa basa basi,tania pun langsung pergi meninggalkan pak ari.


"Cantik-cantik kok jutek" Ucap pak ari sambil menggelengkan kepalanya.


"Suka-suka gue,kok loe yang sewot" Ucap tania judes. Ari terkejut,pasalnya saat sudah jauh pun telinga tania masih berfungsi dengan baik.


Tania dan bimas pun langsung menuju rumah mama mereka. Di pertengahan jalan,tania membeli buah pesanan mamanya. Tak berselang lama,mereka pun sampai di rumah mama.


"Assalamu'alaikum" Ucap bimas dan tania kompak.


"Wa'alaikumsalam" Ucap mama.


"Udah makan nak?" Tanya mama.


"Dedek udah ma,tapi kayaknya tatan belum tuh" Ucap bimas. Bimas sedari kecil memang biasa di panggil dedek oleh tania maupun mama.


"Makan dulu uni..." Ucap mama. Tania menggelengkan kepalanya dan langsung berbaring di atas sofa.


"Tatan tidur dulu deh ma,nanti waktu udah bangun baru makan" Ucap tania yang sudah memejamkan matanya.

__ADS_1


"Yaudah,istirahat aja dulu" Ucap mama. Mama langsung melihat bimas yang sedang makan kue di depan televisi.


"Dedek enggak kangen apa sama mama?" Goda mama. Bimas pun langsung cemberut dan berlari menuju mama. Mama menyambut bimas dengan pelukannya.


"Baru dua hari di tinggal ma,udah kangen aja" Ucap bimas.


"Yuhuu...Gue dat..." Ucap roni terhenti saat melihat bimas sedang memeluk mama-nya.


"Jiwa cool loe langsung hilang ya bim waktu di depan mama sama uni loe" Ucap roni sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Kok nih mahluk ada di sini sih ma?" Ucap bimas tak suka.


"Mama suruh dia ke sini..." Ucap mama santai.


"Roni kalau mau makan ambil aja ya..." Ucap mama lagi.


"Iy..." Ucap roni terputus.


"Enggak usah repot-repot ma. Dia udah makan di rumahnya" Ucap bimas langsung.


"Ngerepotin aja loe bisanya" Ucap bimas kesal dan berlenggang menuju kamarnya. Roni hanya mencibir ucapan bimas dari belakang.


Sedangkan tania yang sudah di kamarnya pun tak sadarkan diri. Karena perjalanan dari rumahnya menuju rumah mamanya memakan waktu yang cukup panjang. Apalagi jika naik motor,belum menghadapi macetnya perjalanan,teriknya matahari dan bisingnya suara klakson mobil maupun motor.


Karena tak ingin waktu istirahatnya di ganggu,tania pun mesenyapkan dering handphone-nya. Tanpa tania sadari,tujuan awalnya memperoleh ketenangan,malah berujung memperoleh perselisihan.


"Ck,nih anak kenapa enggak di angkat sih?"

__ADS_1


__ADS_2