Airin Kesayanganku

Airin Kesayanganku
Episode 16


__ADS_3

"Kita jadi pergi hari ini?" Tanya aisyah.


"Iya,kita pergi hari ini.." Jawab tania.


"Eh,btw sih fanya kok belum datang?" Tanya aisyah.


"Katanya sih dia ada acara hari ini makanya enggak ikut..." Ucap zira menjelaskan.


"Yaudah, yuk berangkat" Ucap tania.


Hari ini mereka pergi mencari semua perlengkapan pernikahan tania. Meskipun acara masih di selenggarakan dalam beberapa minggu lagi.


Saat tiba di mall,tania melihat raka yang baru saja keluar dari mall seorang diri. Karena mobil raka sudah berjalan jauh,tania enggan untuk mengejarnya dan langsung masuk ke mall bersama para sahabatnya.


"Ck...siapa lagi yang nelepon" Tania hanya berdecak sebal saat mengetahui handphone-nya bergetar.


"Akh,pasti nih nomor gabriel" Ucap tania frustasi. Sudah hampir dua minggu tania menjadi asdos gabriel dan selama itu juga tania tak menyimpan nomor gabriel.


"Hem..." Ucap tania.


"Nanti malam kamu bisa ke apartemen saya?" Tanya gabriel.


"Enggak bisa pak,saya enggak berani..." Ucap tania.


"Yaudah,kalau gitu nanti sore aja saya kerumah kamu" Ucap gabriel dan langsung memutuskan sambungan telepon. Tania hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar dan menatap handphone-nya dengan kesal.


"Om gagab" Seperti itulah nama kontak yang di berikan tania. Tania memberikan nama yang aneh pada kontak telepon gabriel.


"Hahaha,ngakak juga nih nama... Om gagab" Ucap tania tertawa.

__ADS_1


"Loe kenapa? Abis di telepon pak gabriel kok ketawa kayak orang sinting..." Ucap aisyah. Tania hanya cengengesan saat mendengarkan ucapan aisyah.


*****


Tania duduk dibawah pohon rindang di depan rumahnya beralaskan tikar. Tania sibuk mengotak-atik laptopnya untuk membuat tugas tambahan.


"Assalamualaikum" Ucap gabriel. Tania yang awalnya terfokus ke laptop pun langsung mengangkat kepalanya dan melihat gabriel.


"Wa'alaikumsalam,duduk pak" Ucap tania santai. Tania mengerjakan tugasnya dengan di temani oleh beberapa makanan ringan.


"Hari ini hari terakhir kita latihan ya airin"


"Besok kamu belajar sendiri dan pahami semua materi yang saya kasih..." Ucap gabriel.


"Yah pak,kok gitu?" Tanya tania.


"Saya belum mahir banget sama materi ini..." Ucap tania sambil menunjuk bukunya.


"Hah? Modus?" Tanya tania heran.


"Iya,kamu itu modus"


"Alasan aja belum paham,padahal kamu berharapkan kalau saya sering kerumah kamu"


"Terus kamu naksirkan sama wajah tampan saya" Ucap gabriel memuji dirinya sendiri.


"Idih...Saya gini-gini juga milih orang loh pak" Ledek tania. Pasalnya gabriel pernah mengucapkan hal tersebut kepada tania.


"Udah,kerjain sana tugas mu..." Ucap gabriel sambil memukul pelan kepala tania dengan kertas. Tania terpenga-nga saat melihat gulungan kertas tersebut.

__ADS_1


"Ini bukannya gulungan kertas kemarin?" Tanya tania.


"Iya,ini khusus buat mukulin kepala kamu..." Ucap gabriel sambil mengunyah cemilan milik tania.


"Eh,yang suruh bapak makan siapa?" Tanya tania sambil merebut toples cemilannya dari tangan gabriel. Gabriel hanya menatap tania dengan tatapan tak sukanya.


Gabriel berjalan ke arah mobilnya dan membawa kantong makanan. Di tangan gabriel terdapat satu botol boba. Tania yang melihat boba pun hanya bisa meneguk salivanya dengan kasar.


Gabriel menyadari tatapan tania saat melihat minuman tersebut,akan tetapi gabriel pura-pura tak tahu dan meneguk minumannya.


"Ah....Alhamdulillah,enaknya..." Ucap gabriel. Sedangkan tania hanya bisa meneguk salivanya dengan kasar.


"Kamu mau airin?" Tanya gabriel.


"Dasar kutu kupret,udah diminum baru di tawarin" Upat tania.


"Kalau mau ambil aja di dalam mobil" Ucap gabriel.


"Enggak usah,saya nggak sudi minum-minuman yang dikasih cowok" Ucap tania ketus.


"Baguslah kalau enggak mau" Ucap gabriel santai.


"Bapak enggak tersinggung gitu sama ucapan saya?" Tanya tania penasaran.


"Buat apa tersinggung? Saya lebih suka lihat cewek judes dan jual mahal dari pada lembut tapi jual diri" Ucap gabriel. Tania yang sedang mengunyah pun langsung tersedak saat mendengarkan penuturan gabriel.


"Maksud bapak?" Tanya tania.


"Hei airin,kamu kan judes ya,terus kalau misalnya ada cowok mau kasih kamu sesuatu dan terus kamu nolak pemberian dia,diabakal bilang apa sama kamu?" Tanya gabriel.

__ADS_1


"Dasar,sok jual mahal" Jawab tania.


"Nah,saya ada cerita nih buat kamu..."


__ADS_2