
"Terus hasilnya gimana?" Tanya gabriel kepada kiyai.
"Udah dapat hasilnya kiyai?" Tanya gabriel sambil melihat mata teduh sang kiyai.
"Kasih kiyai waktu lagi" Ucap kiyai dan membuat gabriel langsung tertunduk lemas.
"Satu malam ini" Sambung kiyai dan membuat gabriel kembali bersemangat.
"Kasih kiyai waktu sampai malam ini"
"Besok,kalau kiyai manggil kamu,kamu langsung temui kiyai" Ucap kiyai dan di angguki langsung oleh gabriel
"Makasih banyak kiyai" Ucap gabriel dan di angguki kiyai.
*****
"Gue enggak sabar nunggu hari besok" Batin gabriel saat berada di kamar yang ia tempati saat ia menjadi santri dulu.
"Nih kamar enggak pernah berubah" Ucap gabriel sambil menatap sekeliling kamarnya.
"Dari gue SD sampai sekarang masih aja belum berubah" Ucap gabriel. Gabriel besar di pesantren sejak kecil setelah insiden kecelakaan yang menimpa orang tua yang menyebabkan orang tuanya meninggal di tempat.
Saat itu gabriel mengalami trauma yang cukup berat. Ia tak berbicara berbulan-bulan dan pikirannya kosong saat itu. Namun,saat itulah kiyai ahmad (kiyai gabriel saat ini) menjaga gabriel dan mengasuh gabriel sejak insiden yang menimpa gabriel.
Gabriel di didik bak anak kandung oleh kiyai ahmad. Oleh karena itu,gabriel sangat menyayangi kiyai ahmad dan istrinya.
__ADS_1
Saat baru tinggal di pesantren,gabriel kerap kali kabur dan menghilang selama berbulan-bulan. Jika di tanya apa alasannya,gabriel akan menjawab " Aku enggak suka di sana,aku kangen ayah bunda" Ucap gabriel sambil menangis.
Dan di saat gabriel menangis,orang yang bisa menenangkannya hanyalah istri kiyai ahmad. Istri kiyai ahmad mempunyai cinta dan kasih sayang yang tak terhingga untuk gabriel. Gabriel yang saat itu membutuhkan kasih sayang pun seperti tak merasa kehilangan kasih sayang setelah adanya kehadiran istri kiyai ahmad.
Namun,tak hanya sampai di situ,baru beberapa bulan gabriel di pesantren,tiba-tiba istri kiyai ahmad jatuh sakit dan meninggalkan dunia. Lagi-lagi,dunia gabriel runtuh saat melihat jenazah istri kiyai ahmad yang sudah terbujur kaku di hadapannya.
Tak berbeda dengan kejadian saat orang tuanya meninggal,saat istri kiyai ahmad meninggal pun gabriel hanya termenung dan tak ingin berbicara kepada siapa pun termasuk kiyai ahmad.
Namun,dengan segala pengarahan dan usaha,kiyai ahmad pun berhasil meluluhkan hati gabriel yang keras.
Saat ini juga,gabriel langsung berjalan menuju makam almarhumah istri kiyai ahmad yang masih berada di lingkungan pondok.
"Assalamu'alaikum ahlad-diyaar minal mu'miniina wal muslimiin. Wa inna insyaa allahu bikum laahiquun. Nasalullaha lanaa walakumul 'aafiyah" Ucap gabriel sambil mengusap nisan milik istri kiyai ahmad.
"Gabriel kangen umi...." Ucap gabriel sambil mengusap-usap pelan nisan. Gabriel pun melantunkan doanya di hadapan nisan milik istri kiyai ahmad.
"Gabriel pulang ke asrama dulu ya mi..." Ucap gabriel sambil melambaikan tangannya ke arah makan.
Gabriel kembali ke asrama khusus miliknya dan mengistirahatkan tubuhnya di sana.
"Bismillah,semoga jawaban yang keluar dari mulut kiyai,bagus-bagus semua..." Ucap gabriel penuh harap.
"Tapi,apapun hasilnya besok gue harus terima" Ucap gabriel lagi.
*****
__ADS_1
"Mas,tadi ada orang grepe-an di kamar sebelah saya" Ucap tania kepada resepsionis.
"Wah,maaf mengganggu ya bu" Ucap resepsioni.
"Gitu aja? Kagak mas laporin gitu ke manager penginapan ini?" Ucap tania penasaran.
"Kebetulan manager kami yang sedang memakai kamar di sebelah ibu" Ucap resepsionis tersenyum lebar namun sopan.
"Owalah...gitu toh..." Ucap tania.
"Dia berzina atau sudah nikah?" Tanya tania penasaran.
"Maaf bu,kami tidak tahu. Pasalnya kami tidak di perkenankan kepo atau ikut campur dalam urusan orang lain" Ucap sang resepsionis.
"Fiks,dia grepe-an tapi belum nikah" Ucap tania penuh prasangka buruk.
"Jangan su'udzon dulu mbak,mana tau mereka udah nikah sirih" Jawab resepsionis.
"Iya,bener kata mas nya tan"
"Loe kagak boleh su'udzon" Ucap zira. Tania pun langsung mengelus dadanya pelan sambil beristighfar.
"Ah,bodoh ah"
"Kita ke sini kan buat liburan,ngapain juga jadi gosip-in orang" Ucap tania kesal. Tania langsung menarik lengan zira untuk keluar mencari aisyah dan ratib.
__ADS_1