
"Ayah?" Ucap tasya terkejut.
"Hah? Ayah siapa nak?" Tanya tania sambil menuju pintu depan. Pasalnya,tasya memanggil orang tuanya dengan sebutan mama dan papa,jadi wajar tania terkejut saat tania menyebut seseorang dengan panggilan ayah.
"Aca...." Jawab gabriel sambil membulatkan bola matanya sempurna. Tania bak menyaksikan drama antara ayah dan anak yang sudah lama terpisah.
"Drama apa lagi ini?" Batin tania.
"Ayah ngapain di sini?" Tanya tasya penuh selidik.
"Ayah ke rumah murid ayah,aca sendiri ngapain di sini?" Tanya gabriel balik.
"Kok malah nanya balik sih?" Ucap tasya tak terima.
"Terus mana anak murid ayah?" Tanya tasya lagi. Gabriel langsung menunjuk tania yang berada di depannya.
"Bunda?" Tanya tasya.
"Bunda?" Ucap gabriel terkejut.
"Iya,bunda tatan"
"Aca ke sini karena mau main sama bunda" Ucap tasya lagi.
"Terus ayah ngapain?" Tanya tasya.
"Bukannya ayah pergi ke luar kota?" Ucap tasya lagi.
"Ayah baru pulang dari luar kota,terus langsung ke sini buat ngambil tugas punya anak murid ayah" Ucap gabriel menjelaskan.
"Ayaa..." Ucap rara yang sekarang sudah berdiri di depan tania.
"Eh,rara di sini juga?" Ucap gabriel. Gabriel langsung menggendong rara,sedangkan tasya duduk di pangkuan gabriel.
"Ayah udah makan?" Tanya tasya sambil menatap gabriel secara seksama.
"Eh? Tumben kamu peduli sama ayah" Ucap gabriel.
"Biasanya kalau ayah ke rumah kamu,ayah enggak pernah tuh di tanyain udah makan atau belum" Ucap gabriel jujur. Tasya langsung melipat tangannya di depan dada dan memutar bola matanya malas.
"Kan aca nanya aja yah..." Ucap tasya.
"Ayah masih ingatkan kalau punya janji sama aca?" Tanya tasya. Tampak gabriel berpikir sejenak dan menatap tasya.
"Lupa" Ucap gabriel dan membuat tasya mendengus kesal.
"Ayah pernah janji mau bawa aca jalan-jalan" Ucap tasya.
"Ada siapa nak?" Teriak mama dari dalam.
__ADS_1
"Ada ayah nek..." Teriak tasya dari luar. Mama yang tak tahu siapa yang di maksud pun langsung keluar untuk melihat si tamu.
"Eh,nak gabriel..." Ucap mama dan di angguki gabriel.
"Masuk nak..." Ucap mama.
"Di luar aja bu..." Ucap gabriel sambil tersenyum.
"Tatan,buatin minum..." Ucap mama memerintah. Tania memutar bola matanya malas dan berlenggang ke dapur untuk mengambilkan gabriel minum.
"Kapan kita pergi jalan-jalannya ayah?" Tanya tasya sambil cemberut.
"Kalau ayah ada waktu luang,nanti ayah jemput aca ke rumah aca" Ucap gabriel bak berdiskusi dengan anaknya. Mama yang menyimak obrolan mereka sedari tadi pun hanya bisa mengerutkan jidat.
"Kok aca dekat banget sama nak gabriel?" Tanya mama.
"Oh,si bocil ini anak teman saya bu,teman waktu SMA"
"Ayah tasya ini nikah muda,makanya tasya udah se-besar ini" Ucap gabriel.
"Karena saya sering main ke rumah mereka,jadi saya di panggil ayah sama tasya"
"Sekalian buat belajar jadi ayah beneran buk" Ucap gabriel tersenyum.
"Oh,gitu..." Ucap mama sambil tersenyum.
"Kalau rara,saya pernah jagain rara bu sama tania seharian,waktu ibu sama si kembar liburan ke luar kota" Ucap gabriel. Pikiran mama pun langsung terlintas di mana waktu tania sakit dan gabriel merawat tania. Tania menceritakan semua kejadian tanpa melewatkan sedikitpun bagian dari ceritanya.
"Nak gabriel,makasih ya udah jagain tatan waktu sakit" Ucap mama.
"Mama mau ngucapin makasih,tapi lupa terus" Ucap mama.
"Iya,sama-sama bu.."
"Airin kan murid saya,jadi saya ada tanggung jawab atas airin" Ucap gabriel tersenyum ramah.
"Enggak ada maksud kan om?" Teriak bimas dari dalam. Gabriel langsung menyunggingkan senyumnya saat mendengar suara bimas.
"Oh iya,mama juga mau ngucapin maaf sekaligus terima kasih" Ucap mama.
"Buat apa bu?" Tanya gabriel.
"Bimas cerita waktu dia sakit kamu bantu rawat"
"Terus refan juga bilang kalau dia di izinin nginap di rumah nak gabriel"
"Maaf ya nak gabriel,anak-anak mama udah ngerepotin" Ucap mama sambil melirik tania yang baru datang sambil membawa minuman di atas nampan.
"Enggak apa-apa kok bu,saya suka di repotin,apa lagi sama yang itu" Tunjuk gabriel menggunakan bibir ke arah tania. Tania yang melihat hal tersebut pun langsung memukul lengan gabriel menggunakan nampan. Alhasil gabriel pura-pura meringis kesakitan di hadapan mama tania dan kedua bocil.
__ADS_1
"Katanya nak gabriel baru landing ya?" Tanya mama.
"Iya bu,langsung ke sini belum sempat pulang" Ucap gabriel sambil menyeruput teh.
"Ayo ayah,kita jalan-jalan sekarang" Ucap tasya sambil menarik-narik baju gabriel.
"Besok aja gimana? Ayah belum istirahat sayang" Ucap gabriel bak memberi pengertian.
"Enggak mau,aca mau jalan-jalan sama ayah hari ini" Ucap tasya merengek. Tania yang melihat tasya merengek pun hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan.
"Aca,ayah baru pulang kerja"
"Kasihan dong ayah dari tadi enggak istirahat" Ucap tania.
"Jadi,besok aja jalan-jalannya ya nak,sayang?" Ucap tania yang lagi-lagi berusaha memberi pengertian.
"Enggak mau...Aca mau sekarang" Teriak aca sambil menangis. Tania langsung mengambil rara yang berada di pangkuan gabriel. Sedangkan gabriel langsung menggendong tasya dan berusaha menenangkan tasya.
"Iya deh iya,hari ini kita jalan-jalan"
"Tapi ayah istirahat dulu sebentar,bolehkan?" Tanya gabriel dan langsung di angguki tasya.
"Ayah istirahat di rumah bunda aja ya..." Ucap tasya memohon. Belum sempat gabriel menolak,tiba-tiba mama buka suara.
"Istirahat di sini aja dulu nak"
"Muka kamu udah jelas banget kecape-an" Ucap mama. Tania yang mendengarkan ucapan mama hanya bisa diam tak berkutik. Pasalnya, ucapan mama sangat tak bisa di bantah.
"Nak gabriel pakai aja kamar tatan buat istirahat" Ucap mama dan di angguki gabriel.
"Ih? Kok kamar tatan sih ma? Kan ranjangnya udah lapuk..." Ucap tania tak terima.
"Kamar si kembar kamu enggak lihat? Kayak bukan tempat tidur manusia" Ucap mama dengan suara keras agar bisa di dengar oleh bimas dan refan.
"Kayak kandang hewan aja kamar mereka" Ucap mama dengan kesal.
"Kandang apa ma?" Tanya refan.
"Kandang buaya " Ucap mama dan membuat refan tertawa.
"Hahaha....kita memang buaya kali ma,iya kan dek?" Tanya refan kepada bimas.
"Kita,kita.... Loe aja kali gue enggak" Jawab bimas ketus.
...Yah...Gabriel ke rumah tatan cuma buat ngambil tugas... Ekspetasi para readers untuk kali ini ambyar......
...Tetap pantengin terus ya......
...Btw,thor udah up 2 bab lho...jangan lupa kasih like nya ya......
__ADS_1