
sesampainya di depan pintu kamar ku...
"Jack sampai sini saja. aku ingin istirahat dulu sebentar.." ucapku
"baiklah istirahatlah. aku akan kemari malam untuk menjemputmu.." ucap Jackson lembut
"umm..." aku mengiyakan
Aku pun segera menutup pintu dan menjatuhkan diri ke kasur. Aku tidak tahu Jackson masih di depan pintu dan memegang pintu nya...
"Tian... maafkan aku egois. tapi... aku juga tidak bisa hidup tanpa mu. aku berjuang menjadi pribadi yang baik karena dirimu... aku mencari mu seumur hidupku karena aku ingin... kau menjadi milik ku teman hidupku... aku sangat mencintaimu Tian bukan karena ayahmu tapi karena ketulusanku..." gumam nya
"Yang mulia mari.." ucap Patih kerajaan
"hmm..." Jackson mengiyakan
di tengah perjalanan ada ibu ratu yang sedang menghampirinya...
"Anak ku, biarkan tamu kita pergi malam ini saja tidak perlu menjamu mereka. calon istrimu itu akan semakin susah untuk melupakan nya. besok adalah hari pernikahan mu sekaligus hari penobatan. istirahatlah dengan baik..." ucap ibunya
"hmm.... baiklah bu... akan ku lakukan. bu, apa ibu menyukai pilihan ku?" tanya Jackson
"siapa pun yang kau pilih itu terbaik bagimu. ibu tahu dia lah cinta pertama mu. dulu, kamu tidak mengerti apa yang dimaksud kasih sayang kepedulian... dia lah yang mengajarkan mu hal itu bukan?" tanya ibunya sambil berjalan
"um... iya... karena itu aku mencintainya. dia adalah pelita hidupku bagaikan matahariku." ucap Jackson tersenyum cinta
...***...
di sisi lain...
aku hanya sedang meratapi nasib ku. aku mendekati gaun pengantin yang sudah Jackson siapkan sebelumnya memang indah tapi aku tidak bahagia akan semua ini...
tetapi, jika aku tidak begini semua orang yang ku cintai akan tiada karena aku..
Aku tahu Jackson tidak ingin melakukan hal ini dia hanya ingin membuat ku lemah dan menurutinya. sudah lama aku tidak bertemu kakak kecil ku. tapi, saat pertemuan kami malah seperti ini...
waktu sudah pukul tengah malam. aku tidak bisa tidur, aku hanya melihat jendela dengan terangnya bulan purnama.
"bagaimana keadaan Fadhil dan yang lainnya yah? aku sangat khawatir Jackson bukanlah pria yang lembut terhadap orang lain tetapi hanya pada orang yang dia cintai dan salah satunya adalah aku..." gumam ku
Aku mengenal Jackson sejak kecil. Dulu, kami bermain bersama membuat istana pasir tiba - tiba seorang anak kecil menghancurkannya aku pun menangis. Jackson memukuli nya sampai dia puas karena tidak ingin membuat ku sedih...
Dia diperlakukan keras dalam istana nya karena ia seorang pangeran mahkota. Jackson hanya memiliki kebebasan saat bermain dengan ku saja....
Tanpa ku sadari , hari sudah pagi...
pelayan khusus datang kemari untuk merias diriku.
"tuan putri mari..." ucap pelayan
"iya..."
Aku dibawa oleh mereka ke kamar mandi. feeling ku berkata mereka akan membantu ku mandi...
"bisa aku sendiri saja.." ucapku
"tapi putri pangeran akan..." ucapnya belum selesai
"aku tidak akan melaporkan kinerja kalian padanya. pergilah tunggu aku di luar." ucapku
"baik putri..."
Aku pun mandi sesegera mungkin karena waktu pernikahan ku tepat pukul 7 pagi. Tak lama kemudian aku selesai.
Jackson sudah menunggu ku di acara. dia mencari ku tetapi aku masih belum terlihat olehnya.
"pangeran mahkota selamat atas pernikahan mu.." ucap pangeran dari kerajaan lain
"terima kasih..."
"siapa yang sedang anda cari?" tanya nya
"tentu saja calon istriku.."
"heh..!!! bukankah kau akan dinobatkan menjadi raja? anda harus memiliki selir bukan untuk memperbanyak keturunan anda?" tanya nya lagi
"aku hanya membutuhkan dia seorang !!" ucap Jackson ketus juga sinis
"wajar saja. orang yang jatuh cinta pasti akan berkata seperti itu. namun, cinta itu hanya sementara pangeran. dalam jangka waktu yang dekat anda akan memilih selir untuk kesenangan anda. jika aku menjadi dirimu, aku akan menikahi mereka sekaligus." ucap pangeran itu membuat Jackson muak
"itu dirimu tetapi tidak diriku..!!! kau sebagai tamu pernikahan ku bukan kah seharusnya kau jaga sikap?" tanya balik Jackson seketika membuatnya malu
__ADS_1
"maaf bila perkataan ku menyinggung mu pangeran mahkota permisi." ucapnya pergi
"menyebalkan ...!!!" gerutu nya
Jackson mendengar seruan pengawal bahwa aku akan datang. dia sudah menatap gerbang pintu dimana aku akan muncul disana. Aku pun berjalan perlahan...
"Tian kau cantik sekali... memang benar kau adalah peri mungil ku.." gumam nya
Aku di iring oleh ayah ibunya. aku sudah sampai dan berhadapan dengannya. Jackson mengatakan apa yang dikatakan oleh Patih. tetapi saat giliran ku...
"Tunggu..!!! " teriak Fadhil menggema ditelinga ku
"Fadhil..." aku memanggilnya kecil
"bagaimana dia bisa ada disini?" ucap Jackson berbicara sendiri
"kau terkejut bukan mengapa ada aku disini. kau pikir, kami percaya padamu saat kau melepaskan kami?!" tanya Fadhil
sehari sebelumnya...
Saat mereka dibebaskan oleh Jackson mereka akan dibawa ke tempat yang terpencil dimana tempat itu tidak ada kehidupan. sedangkan kedua sahabat ku mereka melarikan diri di pimpin oleh Rendy untuk jalan keluarnya. mereka para pria memiliki strategi sebelumnya juga. saat berada di lorong menuju keluar istana mereka memulai aksinya sampai baku hantam...!!!
darah yang menetes di dalam tubuhnya itu hanya kantung darah yang mereka siapkan juga. lalu, mereka datang kemari setelah memakai baju besi untuk melindungi diri..
Aku tidak tahu semua ini. Kini, mereka kembali untuk menyelamatkan ku...
"hmm...!!! (tersenyum sinis) jadi seperti itu. sudah ku duga kau memang cerdik Fadhil, aku mengagumi kecerdikan mu.." ucap Jackson
"kembalikan dia padaku.." pinta Fadhil baik - baik
"kalau aku tidak mau?!" tanya Jackson balik
"dengar, aku tidak ingin memulai peperangan. aku tahu kau membenciku. tapi, Tian adalah cinta ku hidupku, jangan merebutnya dariku. lagipula, kau tidak bisa menikah dengannya karena dia dipaksa olehmu." ucap Fadhil
"kau pikir, hanya dirimu saja bahwa Tian adalah cinta dan hidupmu? bagiku, Tian lebih dari itu dia adalah pelita ku matahari ku dan...teman hidup ku. aku mengaguminya sejak lama bahkan aku menginginkannya sampai sekarang karena cinta ku tulus. aku tanya padamu, Jika Tian sudah ku sentuh akan kah kau tetap merebutnya dariku? jika kau begitu tulus padanya apakah kau rela mati untuknya sekarang demi kehidupannya?" tanya Jackson membuat Fadhil terdiam seketika
"Aku akan tetap merebutnya darimu walaupun dia sampai mengandung anak mu. aku tidak akan membunuh anak nya tetapi, aku akan merawatnya seperti anak ku sendiri. kau bertanya padaku mengenai ketulusan ku? aku tahu orang yang menyerang ku saat di kediaman istriku adalah dirimu, aku rela mati demi kesehatan nya kembali bahkan aku rela mati untuk kebahagiaannya." ucap Fadhil membuat Jackson terdiam juga
"kalau gitu bersiap lah untuk mati.. bagiku jika Tian tidak bisa menjadi milik ku maka kau pun tidak bisa memiliki nya. aku tidak bisa menyakiti cinta ku karena itu... aku hanya bisa menyakiti cinta nya yaitu dirimu." ucap Jackson membuat ku terkejut lemas
"Tidak Jackson apa yang kau lakukan?! aku bersedia menikah denganmu karena kau berjanji untuk membebaskannya bukan? kau berbohong padaku !!!" bentak ku
"Tian, ketahuilah aku tidak ingin seperti ini tapi aku tidak rela mata mu terus memandangnya." ucap Jackson selalu bersikap lembut
"aku tidak bisa melihatnya mati dihadapan ku.." gumam ku menangis
"aku tidak ingin memaksa mu untuk melakukan apapun." ucap Jackson mengeluarkan senjata api membuat semua orang terkejut
Tiba - tiba...
"wah...wah...wah... tidak di sangka wanita ini diperebutkan oleh banyak pria. (berjalan mendekati ku dan mencengkram dagu ku) wah memang cantik...tidak tetapi sangat cantik.."
ucap pangeran di negara lain itu.
Fadhil dan Jackson tidak suka akan sikap pangeran itu mereka menahan amarah !!!
"apa kah kau merayu setiap pria nona? semua pria tentu akan tunduk padamu karena kecantikan mu. dan... berapa mereka membayar mu? bagaimana jika dengan ku? aku akan memperlakukan mu dengan sangat baik " ucapnya masih mencengkram ku
Aku hanya terdiam menahan amarah ingin sekali aku memukulnya. Fadhil berjalan menuju ke arah ku ingin memberi pria ini pelajaran !!! namun, Jackson sudah mendahuluinya ia langsung mencekik pria itu dan memukulinya. aku sangat terkejut akan sikapnya itu yang seperti membabi buta...!!!
"berani nya kau menghina orang yang ku cintai. kau tahu apa mengenai dia...!! aku ingin meminta nyawa mu untuk membayar penghinaan ini..!!!" ucap Jackson mengangkat senjata api
"Tidak Jack jangan...!!! " teriak ku memeluknya agar dia tenang sambil perlahan mengambil senjata apinya.
"Tian... " dia memanggil ku seketika dia sadar
"jangan... jangan lakukan hal yang buruk. jangan menjadi dirimu yang membuat orang takut padamu... aku tahu kamu melindungi ku membela ku." ucapku masih menangis
Fadhil melihat ku memeluknya dia memang tidak suka tetapi dia paham kalau Jackson adalah seseorang yang dulu berharga dalam hidupku. sedangkan pangeran yang dipukul oleh Jackson di masukkan ke penjara...!!!
"sudah... sudah... jangan menangis. maaf..." ucap Jackson menghapus air mataku
"hmm jangan lakukan hal itu lagi..." ucapku
"baiklah... Tian, boleh ku tanya sesuatu?" tanya nya
"apa itu..."
"apakah kah akan berjanji untuk selalu bahagia pada ku?" tanya nya membuat ku bingung
"maksudmu..."
__ADS_1
"(terdiam sejenak) jawab pertanyaan ku.."
"tentu aku akan selalu bahagia..." ucap ku
"walau tanpa diriku?" tanya nya
"Jack... kau adalah orang terpenting bagiku. kamu adalah kakak bagiku juga pelindung ku. maaf, aku tidak bisa menerima cinta mu tapi ketahuilah aku menyayangimu... aku senang bertemu kembali denganmu." ucapku menangis lagi
Jackson hanya terdiam mendengar perkataan ku tanpa sadar air matanya menetes dengan cepat ia menghapus air matanya. Sementara itu Fadhil mendekati kami...
"Kita bertiga sekarang. pertanyaan terakhir ku, siapa yang akan kau pilih Tian...? jika orang itu tidak dipilih olehmu maka dia harus mati." ucap Jackson
"tidak...tidak...tidak...!!! aku tidak bisa memilih diantara kalian. yang satu suamiku yang satu kakak ku. tidak...hiks...hiks...hiks... apakah kalian sedang menyulitkan ku?! bagaimana kalau aku yang pergi saja dari dunia ini.." ucapku menutup wajah ku tidak bisa menahan tangis
Mereka berdua memeluk ku...
"Tian.. aku sayang padamu.." ucap Jackson air matanya menetes
"aku merindukan mu sayang..." ucap Fadhil pun menangis haru karena baru bertemu lagi dengan ku
"aku juga.... aku merindukan kasih sayang kakak ku dan cinta suamiku... aku mohon hentikan semua ini... aku menyayangi kalian berdua. kita damai saja... aku tidak ingin salah satu dari kalian meninggalkan ku apalagi karena aku. tidak... aku mohon jangan tinggalkan aku." ucapku memohon beserta tangan ku
mereka memegang tangan ku dan seraya memeluk ku lagi...
Kami semua menangis sedih sekaligus bahagia karena sudah tidak ada permusuhan lagi...
beberapa lama kemudian...
"Tian, karena kamu menganggap ku sebagai kakak mu. mau kah mengabulkan sesuatu untuk ku?" tanya Jackson
"apa itu? jangan meminta untuk membunuhmu." ucapku menghapus air mata
"bukan... tentu saja bukan. aku ingin melihat kalian berdua menikah lagi, aku akan menjadi pengiring mu...itu permintaan ku." ucap Jackson
"menikah?" tanya Fadhil
"yah... aku ingin mengadakan pesta pernikahan termegah untuk adik kecil ku. saat kalian menikah, aku tidak tahu karena itu aku ingin melihat kalian menikah dengan mata ku sendiri.." ucap Jackson
"kau yakin?" tanya Fadhil
"yah... maaf..untuk masa lalu." ucapnya
"aku juga minta maaf..." ucap Fadhil
mereka berpelukan menandakan persaudaraan
"Jackson ini hari baik penobatan mu. aku akan memakai kan mahkota itu padamu." ucapku
"baiklah... dengan senang hati. setelah penobatan ku kalian menikah.." ucap Jackson
"terserah dirimu..."
Upacara penobatan pun sedang berlanjut. Jackson mengganti pakaiannya yang serba putih. ia memegang sumpah nya lalu, aku memakaikan nya mahkota raja...
"kau sangat tampan jadilah raja yang bijaksana... dan...cepatlah menikah." ucapku
"hmmm.. aku akan menikah setelah melihat pernikahan mu. terima kasih.." ucapnya
"terima kasih kembali.." ucapku
semua para tamu pergi menuju ruang perjamuan.
notes :
Assalamualaikum...
halo... para readers setia ku...😘🥰🥰🥰🥰 novel ini akan segera tamat lhoo...
yuk...!!!
mampir ke novel baru ku..
cerita nya semakin menarik saja..😘😘
like ,coment and share yah...
Kalau boleh Vote juga... beri aku dukungan..
terima kasih..
__ADS_1
Wassalamualaikum...