Akan Ku Ajari Apa Itu Cinta

Akan Ku Ajari Apa Itu Cinta
Main...


__ADS_3

Hari ini hari weekend alias minggu. aku bosan di rumah terus aku mau main ke suatu tempat . tiba-tiba Rafly menelponku


"Halo Raf"


"Tian, kamu sibuk gak?" Tanya Rafly


"hmm.. enggak tuh. Ada apa?" Tanyaku yang kebingungan.


"Main yuk. aku jemput kamu. " Ucap Rafly mengajakku main. aku sangat senang


"ah boleh tuh. kita berdua?" Ucapku


"Yah kita berdua. soalnya Sandra sedang mengurus sesuatu yang penting di keluarganya kan dia ahli waris. kalau Sintia aku gak tahu. " Kata Rafly menjelaskan.


"Oh oke.. kamu tunggu aku di halte kota saja yah."


"Baiklah sayang~".


Yeay~Asyiik punya teman main. btw kalau dipikir-pikir Rafly itu orangnya lembut, tidak memaksa dan tidak mengancam. berbeda dengan yang satu ini. aku jadi jengkel kalau ingat dia. Sudahlah aku siap-siap dulu. aku lupa nanyain dia bawa motor atau mobil yah. kalau aku pakai gaun takutnya dia bawa motor. kalau aku pake jeans takut bawa mobil. ah cari aman aja deh pake jeans dan kaos setengah lengan.


aku pun ke halte bus kota dan menunggunya hanya beberapa menit dia sudah datang.


"Ti.." Dia memanggilku dengan lembut.


Baru. kali ini aku melihat penampilannya dia sangat tampan rapi juga dan terlihat dewasa. Terkadang perasaanku agak aneh kalau bersamanya yang pasti aku rasakan setiap bersamanya aku merasa nyaman.


"kamu cepat juga yah datangnya" Ucapku


"iya dong. aku berangkat saat kamu menyuruhku menunggu disini. " Ucapnya mengambil helm untukku.


"hmm gitu yah. "


"ini pakai helm mu. kalau jalan-jalan berdua lebih enak naik motor simple juga. "


"hmm iya sih. aku juga pake jeans biar simple naiknya."


"haha.. kamu ini. ayo naik. aku akan membawamu ke suatu tempat."


"Benarkah?" Ucapku sudah naik motornya


"Yaah.. setelah itu, tergantung dirimu ingin pergi kemana."


"Oke huhum." Kataku yang kegirangan.

__ADS_1


Kami pun berangkat.


...***...


Disisi lain, pukul 08.00 Pak Fadhil baru bangun dan melihat sekitar. dia mencari ku di kamar, di halaman , di dapur tetapi tidak ada. Lalu dia bertanya pada bibi An.


"Bi, kemana Tian?"


"Nona Tian pergi keluar. "


"Keluar? Pagi-pagi gini, sama siapa?"


"Dengan teman kuliahnya. "


"Laki-laki perempuan?"


"Laki-laki Tuan. apa ada yang di khawatirkan?"


"Sial. itu Pasti Rafly. Aku akan menyusul nya. "


"Tunggu tuan. nona Tian sudah memberi pesan. kalau Tuan belum sarapan jangan harap dia bisa kembali pulang, dan jangan menyusulnya karena ini waktu bebasnya. "


Ucap bibi An.


(dalam hati bibi An)Nona Tian semoga kamu selamat setelah pulang. sudah lama Tuan tidak berperilaku seperti ini. dia berubah karena dirimu juga.


Diperjalanan...


"Raf apa masih jauh?"


"enggak kok. ini sudah sampai."


"wah ini kan tempat wisata. " Ucapku sambil melihat sekitar.


"Iya dong emangnya tempat kuburan." Ucapnya sambil terkekeh.


Di sana aku melihat taman yang sangat indah disertakan pepohonan yang rindang dan danau yang bersih. aku melihat orang berpasangan naik perahu bebek untuk mengelilingi danau.


"Ti, mau naik?"


"ah eng.. sebentar.." Aku melihat uangku ternyata ada 500.000 ribu untuk seminggu. Aku hanya bisa terdiam.


"Ti.." Memanggilku karena aku melamun.

__ADS_1


"hmm enggak deh ke tempat lain aja yuk."


"Kalau gitu temani aku naik. Ayo.." Ucapnya menggandeng tanganku


"Ta.. tapi.."


"Pak kami ingin naik perahu bebek. "


"Silahkan masuk . "


Kami pun naik dan goes perahu bersama.


"kamu pegal gak?" Ucap Rafly


"Hmmm enggak kok. santai aja. hmm Raf..?"


"hmmm" Ucap Rafly yang menatapku.


"Jaa...jangan menatapku gitu dong. "


"heheh... kenapa? " Ucapnya yang tertawa kecil.


"gak..Gak apa-apa hehe. umm begini mengenai perasaanku sama kamu..."


"Ti, jangan jawab sekarang. aku tidak meminta jawabanmu secepat mungkin. aku ingin kamu memikirkannya dengan baik dengan perlakuanku sedikit demi sedikit mungkin hatimu berubah. " Ucapnya mengelus rambutku.


"hmm.. baiklah. Tapi satu hak yang harus kamu tahu. Aku nyaman dekat sama kamu Raf. "


"Sungguh? baguslah. " Ucapnya yang terlihat senang.


setelah itu, kami turun dari perahu bebek itu dan berkeliling, mengambil foto bersama tanpa terasa waktu sudah sore dan aku lapar.


"Raf, cari makanan enak yu."


"Boleh. aku tahu tempat yang enak gak mahal tapi gak murahan juga. ayo kita pergi."


"benarkah? aku belum pernah keluar jauh soalnya hehe.."


"Aduhhh kekasihku kasihan sekali." Ucapnya mengejekku


"hmm kamu ini.. "


"Canda.. ayo.." Ucapnya menggandeng tanganku.

__ADS_1


...***...


__ADS_2