
Ayam berkokok diwaktu subuh menandakan hari sudah pagi. Kebetulan hari ini akhir pekan.
aku pun terbangun membersihkan kamar lalu mandi dan bersiap siap untuk mencari kost atau asrama baru dan murah.
"Ti, mau kemana?" Ucap Pak Fadhil.
"Ah.. bapak bikin kaget aja. tumben bapak udah bangun. ini baru jam 5 pagi lho. " Ucapku.
"hmm.. emangnya kamu pernah lihat bapak bangun jam berapa?". Ucapnya yang agak kesal.
" hmm.. waktu itu bapak bangun jam 6. " Ucapku sambil berpikir.
"Heh.. itu waktu itu. kebetulan waktu itu aku memakai obat tidur." Ucapnya sambil minum air putih.
"hmm.. iyaa deh gimana bapak aja. aku mau pergi dulu yah pa. ada urusan hehe. " Ucapku sambil perlahan pergi.
"mmm..(mengiyakan) " Ucap Pak Fadhil.
aku pun pergi. Sementara itu,
"Agil, ikuti dia. kemana pun dia pergi 24 jam. jangan sampai dia merasa curiga. " Ucap Pak Fadhil pada bawahannya.
"Baik." Ucap pengawal.
...***...
aku mencari kost yang dekat dengan kampus agar bisa jalan kaki supaya hemat. Sayangnya, susah sekali mencari kost an yang dekat dengan kampus. aku pun duduk beristirahat sejenak. saat aku minum aku melirik ke sebelah kanan dimana disana ada spanduk kost putri. aku bergegas kesana.
sesampainya di tempat aku melihat ibu-ibu paruh baya sedang sapu halaman.
"Permisi." Ucapku.
"Iya dek. ada perlu apa?" Ucapnya
"hmm... apa benar bu disini ada kost putri?"
Ucapku.
"Benar dek. adek mau ngekost. mumpung ada satu lagi tersisa. " Ucapnya sambil menawarkan.
"Hmm.. tapi boleh saya tahu berapa perbulannya bu?".
"Disini 800 ribu sebulan." Ucapnya.
"Apa tidak bisa kurang bu?" Ucapku menawar harga.
"Hmm... karena adek ini cantik gapapa 700 ribu gimana?" .Ucapnya.
"Ah ibu bisa aja. boleh ibu terima kasih. besok saya pindahnya ya bu. " Ucapku yang sangat senang.
"iyaa dek. Ini kuncinya. " Ucapnya.
"Tapi saya belum bayar uang mukanya bu?"
"gapapa santai aja dek. " Ucapnya.
__ADS_1
"Ah ibu makasih banyak. kalau gitu saya mau pamit dulu untuk berkemas. " Ucapku
"Siap dek." Ucapnya.
Aku sangat senang sudah dapat kost baru dan murah hampir dekat juga dengan Kampus. hanya saja jalannya terlalu sepi. sekarang waktunya mencari kerja sampingan. agar aku punya uang untuk bayar kost dan membantu panti asuhan, karena pekerjaan ku di kafe sudah habis kontrak humm sedih sekali...
saat aku duduk di halte bus. Aku melihat ada Spanduk lagi dimana tertulis membutuhkan karyawan baru. aku pun segera melihatnya dan ternyata kerjanya sampai jam 2 sore di kantor pula. aku pun melamar secepatnya.
...***...
"Bosen banget."Ucap Sandra.
Sandra berpikir ingin main ke asrama ku yang dulu. Tapi Firasat dia kalau aku ada di rumah Pak Fadhil. lalu ia pun menelpon Wali kelasnya.
"halo pak. " Ucapnya.
"iya siapa?" Ucap Pak Fadhil
"Ini saya Sandra Kirana pak teman sekelasnya Tian. btw pak ada Tian gak di rumah bapak?".
Ucap Sandra yang menahan senyum.
"Ada. tapi sedang keluar." Ucap Pak Fadhil
"yaah... keluar kemana?" Ucap sandra yang sedikit kecewa.
"hmm tidak tahu. dia tidak memberitahu bapak." Ucap Pak Fadhil.
"oh... ya udah pak kalau gitu mau cari Tian aja di asrama. siapa tahu dia pulang. " Ucap Sandra
"Hah? Terus semalam dia tinggal dimana pak?" Ucap Sandra yang khawatir akan keadaanku
"Dia di rumah bapak. untuk sementara dia tinggal di rumah bapak." Ucap Pak Fadhil.
"oohh.. Aaa.. cie bapak. Pak jangan main - main sama dia. dia itu polos pak cuma punya tampang wajah yang galak aja jadi terlihat seperti orang kuat. aku tahu bapak itu suka sama Tian kan?" Ucapnya sambil terkekeh
"Ehh.. kamu kalau ngomong tuh jaga. bapak dan dia gak seperti yang kamu pikirin." Ucap Pak Fadhil sambil mengecek tab nya
"hihi... iya deh pak maaf. Namanya juga orang jatuh cinta gak akan jujur sama perasaanya. ya udah pak aku tutup dulu. " Ucapnya.
"Temannya Tian memang pada menarik seperti dirinya " gumam Pak Fadhil tersenyum sendiri
Tak lama Pak Fadhil pun mengangkat telepon.
"ya" Ucapnya
"Tuan. Nona sedang mencari kost baru. " Ucap pengawal sambil mengintaiku.
"Kamu cukup ikuti dia saja. " Ucap memerintahnya .
"Baik" Ucap pengawal sambil menutup telepon.
...***...
Akhirnya selesai melamar pekerjaan via online aku pun kembali ke rumah Pak Fadhil untuk berkemas dan pindah ke kost baru. sesampainya di rumah tidak ada siapa-siapa.
__ADS_1
aku lebih bebas untuk beres-beres. Tiba-tiba
"Tian, kamu baru pulang?" Ucapnya sedang berada di depan pintu kamarku.
"Iya pak baru pulang. " Ucapku sambil berkemas.
"Lebih baik. kamu sehari lagi disini. malamnya kamu boleh pindah. kalau kamu mau. " Ucap Pak Fadhil.
"hmm... engga ah pak aku malu numpang di rumah bapak. mungkin di rumah Sandra aja. dia udah tahu cerita mengenai asrama ku itu. " Ucapku.
"Aku gak suka mengulang kata yang sama." Ucapnya sambil pergi. aku pun tidak mempedulikannya. Pak Fadhil adalah orang yang tidak mau mengalah sedikit pun.
Setelah itu, handphone ku berdering ternyata itu adalah email . aku pun melihatnya dan terkejut bahwa pesannya itu adalah undangan wawancara kerja sampingan yang aku lamar tadi yang diadakan besok sedangkan perusahaan yang aku lamar itu PT. F2. aku sangat bahagia bisa kerja kantoran. Aku pun kebawah dan melihat ke dapur ingin memasak sesuatu. Di kulkas tidak ada apapun kecuali minuman segar saja. huh...!!!
"Apa yang kamu lakukan Tian?"Ucap Pak Fadhil.
"Ahh.. bapak ngagetin. ini aku mau masak pak. bapak pasti lapar kan. " Ucapku.
"Tidak perlu ada bibi An ini. " Ucapnya
"hmm... (sambil cemberut)." Ucapku yang sedikit kecewa.
"emang ada hal apa yang membuat kamu semangat memasak." Ucapnya.
"Hmm.. besok aku ada wawancara kerja sampingan pak. jadi untuk merayakannya aku ingin masak gitu. " Ucapku sambil tersipu malu.
"hmm... kalau gitu lebih baik kamu temani aku keluar. Agil, bawakan gaun untuknya malam ini." Ucapnya sambil memerintah bawahannya.
"Baik Tuan." Ucapnya.
"Tunggu bapak jangan seenaknya apa aku sudah bilang setuju. " Ucapku yang sedikit kesal.
"aku tidak butuh persetujuanmu." Ucapnya yang menyebalkan itu.
...***...
Malam pun tiba....
aku berjalan ke arahnya mengenakan gaun yang sudah di beli olehnya.
aku melihat raut wajah Pak Fadhil ini malah memandangku agak aneh.
"hmm.. apa tidak cocok?" Ucapku yang kebingungan.
"cocok. Ayo pergi. " Ucap dia yang langsung menundukkan kepalanya.
"Akhirnya tuan muda kita sudah bisa menghargai wanita dan memperlakukannya dengan lembut. " gumam para pengawalnya
"Pak, Kita mau kemana? " Ucapku yang masih kebingungan.
"Nanti juga kamu tahu sendiri " Ucapnya
"hmmm baiklah. "Ucapku.
sesampainya ditujuan.
__ADS_1