
Pengenalan tokoh dan cerita
Yovi Febrian
Seorang guru muda yang memiliki paras tampan, gagah namun
dingin, sifatnya tidak lahir begitu saja dulunya dia adalah manusia yang ramah
dan humoris hingga suatu peristiwa membuatnya berubah 180° ya,,, semua itu
karena ketidakmampuannya untuk merasakan kehilangan akibat ditinggal oleh sang
kekasih yang sudah bersamanya sejak di sekolah menengah pertama.
Saat ini Yovi mengajar di sebuah SMP Swasta di daerah B.
Mengajar sebagai guru olahraga yang merupakan cita-citanya sejak di bangku
sekolah. Kesibukannya mengajar membuat hari-harinya sedikit terobati dengan
luka yang bernama kesepian. Hingga sesekali dia merasa sangat hambar dan
mengingat kembali masa-masa indahnya bersama sang kekasih.
Dia ingin sekali mencari kekasihnya itu namun keadaan yang
memaksa melupakannya untuk sementara waktu. Orangtuanya menghendaki Yovi untuk
fokus terhadap masa depannya dan melupakan seseorang yang dianggap hanya
cinta monyet itu, dan membuka hati untuk wanita lain. Berulang kali orangtuanya menyuruhnya untuk menikah, mengingat usianya yang sudah lebih dari cukup
untuk membangun sebuah rumah tangga. Hanya saja dia berulang kali pula menolak
untuk melakukan itu. Meskipun sudah dibilang dewasa namun hati dan pikirannya
masih tertinggal pada cinta pertamanya itu.
Rasa cinta sejak pandangan pertama membuatnya enggan
melupakan, setiap kenangan yang mereka lakukan selalu terukir di relung hati
Yovi hingga kedasar, tanpa menyisakan setitik pun untuk wanita lain.
Kesepian sudah pasti menghiasi hari-harinya bagaimanapun juga
Yovi adalah lelaki dengan usia matang yang menginginkan kehangatan dari lawan
jenisnya. Seperti saat ini saat malam mulai menyelimuti kota dimana ia tinggal,
hawa dingin sedikit menusuk karena Yovi merebahkan dirinya di sebuah sofa di
pojok kamarnya yang berhadapan dengan jendela luar.. sembari merasakan hembusan
angin dan juga memandangi bintang-bintang di langit yang sangat menenangkan
jiwa.. menerawang kedepan bagaimana ia dan penantiannya selama ini yang selalu
sabar menunggu.. keajaiban Tuhan lah yang akan menjawabnya..
Hampir 1 windu menunggu sang pujaan hati tanpa tahu
keadaannya.. Orang lain tentu akan menganggapnya bodoh karena menanti suatu
yang tidak pasti.. namun Yovi percaya bahwa do’a yang dikirimnya lewat
sepertiga malam berharap akan membuahkan hasil.. Setiap malam pula Yovi
mengatakan kalimat yang sama yang tanpa sadar selalu menjadi kalimat pengantar
tidurnya..
“Kamu dimana? Aku merindukanmu” gumamnya.. itulah kalimat
yang berulangkali di ucapkan sebelum akhirnya Yovi merebahkan diri yang
nantinya akan membawanya ke alam mimpi. Ingatannya terus kembali, mencari sosok
yang sangat ia rindukan sembari menatap foto yang berbingkai 5R itu..
Jam menunjukkan pukul 23.00 WIB.. Kemudian ia merebahkan diri
di tempat tidur berukuran minimalis dengan perasaan gelisah tiap malamnya
meskipun enggan rasanya memejamkan mata namun harus tetap dipaksanya karena esok
harus menyiapkan semangat yang baru untuk memberikan suntikan ilmu pada
murid-murid yang amat disayanginya itu.. lambat laun terdengar nafas yang
__ADS_1
teratur menandakan Yovi telah terlelap hingga larut dalam mimpi yang
membuainya..
Syakila Marwa
Perempuan manis dan perparas cantik yang saat ini mempunyai
usaha papan bunga dan menjadi asisten MUA atau Mekap artis. Banyak yang
menggunakan jasanya untuk pernikahan, syukuran dan acara lainnya.
Usahanya saat ini berawal dari tekad yang kuat ingin membuka
lembar baru dalam kehidupannya sekaligus melupakan masa lalunya. Semenjak lulus
SMA Kiki memutuskan untuk merantau ke kota metropolitan. Kata orang hidup di
kota sangatlah kejam lengah sedikit saja bisa disambar orang. Pergi merantau ke
kota orang dengan berbekal modal yang cukup untuk diniatkan membuat usaha
disana.. entah apapun itu.
Hingga suatu kejadian yang mengharuskan uangnya di bawa kabur
orang... ya dia ditipu oleh salah satu rekan yang mengaku sebagai pengusaha
itu.. Alih-alih dapat membuka usaha bersama Kiki malah ditipu oleh manusia yang tak
berperasaan itu. Namun lambat laun berubah ketika Kiki perlahan bangkit dan
bertemu dengan orang yang tulus membantunya dia adalah Santi dan Arief akhirnya mereka mendirikan usaha tersebut.
Menjadi anak sulung dan hidup dari orangtua tunggal dimana
ayahnya telah berpulang dan hanya menyisakan Ibu, Kiki dan satu adik
perempuannya.. Konon katanya anak sulung harus memiliki bahu yang kokoh agar
mampu menopang beratnya kehidupan..
Menjadi pengusaha adalah cita-citanya sejak SMA. Karena
ditinggal ayahnya membuatnya sedikit mengerti arti dari mencari nafkah, sejak
kelas yang lain, namun ia sangat bersyukur karena Kiki melakukan itu tidak
sendirian kekasih tercintanya selalu setia menemaninya siapa lagi kalau bukan
Yovi..
Kebersamaan yang mereka bangun membuat siapapun yang melihat
sangat iri.. mereka bukanlah pasangan seperti kebanyakan yang mengumbar
perasaan cinta dengan hal-hal yang sia-sia.. Kiki dan Yovi lebih mengedepankan
pendidikan, belajar bersama di perpustakaan, pulang bersama dengan naik roda dua
dan keluar berdua untuk ke pasar malam saja sudah merasakan indahnya
pacaran di bangku sekolah dan menganggap sudah lebih dari romantis..
Kiki dan Yovi merasa ungkapan cinta tidak selalu dengan
sentuhan fisik atau bahkan melakukan lebih dari itu, mengingat pergaulan bebas
sudah sangat mengerikan membayangkannya saja sudah membuat mereka bergidik
ngeri, yang akan mereka lakukan adalah hal-hal positif yang akan membuatnya
dikenang sepanjang hayat...
Kedekatannya dengan Yovi membuatnya merasa aman dan nyaman
tidak jarang Kiki mengajaknya datang kerumah untuk sekadar membuat PR atau
belajar bersama. Ibu Kiki tidak pernah melarang anaknya untuk berteman dengan
siapapun entah itu laki-laki atau perempuan.. hal yang terpenting yang
diterapkannya ke anak-anaknya adalah selalu untuk menjaga harga diri dan
kehormatan serta tidak melakukan hal-hal yang di luar batas..
Apalagi sebagai seorang wanita, kehormatan adalah mahkota
terpenting yang apabila jatuh pada orang yang salah sudah tidak akan ada
__ADS_1
harganya lagi.. Cukup dekat keluarga Kiki pada Yovi hingga ibunya menganggapnya
sebagai anaknya sendiri..
Hingga kelulusan tiba hubungan mereka masih baik-baik saja
namun semua berubah ketika Yovi mengajak Kiki untuk dikenalkan pada orangtuanya.. Selama ini Yovi belum pernah membawa Kiki ke rumahnya karena tidak
ingin ada anggapan yang buruk terhadap mereka berdua terlebih orang di sekitar
tempat tinggalnya.. Kiki sangat terkejut saat tiba di rumah Yovi bagaimana
tidak lelaki yang dilihatnya sederhana berbanding terbalik dengan kenyataan
dihadapannya saat ini..
Rumah yang bisa dikatakan cukup mewah dengan 2 tingkat itu
serta gerbang yang menjulang tinggi menyambutnya, belum hilang rasa kagetnya
saat memasuki gerbang sudah disuguhkan dengan pemandangan kuda besi yang
bertengger rapi dibawah garasi bukan hanya 1 tapi 3 sekaligus entah harus
senang atau bagaimana... Jiwa misquen Kiki menjerit melihat itu semua, apakah
ia nyasar tapi Kiki menepis pikiran itu semua ia berharap bahwa Yovi bukanlah
anak pemilik rumah itu bagusnya lagi kalau Yovi adalah anak salah satu ART
disini..
Tapi... tiba-tiba Yovi menariknya hingga ia tersentak dan
membawanya masuk kedalam rumah itu..
Saat berkenalan dengan keluarganya entah disengaja atau tidak
semua seakan menunggu kedatangan Kiki.. Awalnya tidak ada yang aneh sampai ia
selesai berkenalan, tetapi semua berubah saat mama Yovi menghujani Kiki dengan
sejuta pertanyaan yang membuatnya pusing daripada mengerjakan ujian nasional...
Mulai dari latar belakang keluarganya, tempat tinggalnya hingga hal remeh
lainnya.. Yovi mendengarnya sangat kaget bagaimana tidak semua itu diluar
perkiraannya ia berharap keluarganya dapat menerima Kiki dengan apa adanya
namun sayangnya tidak demikian.
Setelah selesai dengan mengorek informasi Kiki, hal tidak
terduga terjadi.. Kiki diusir dari rumah itu karena sang mama tidak mau
berurusan dengan anak seorang janda.. apalagi memimpikan akan bersama dengan
putranya tentu hal itu tidak akan pernah diwujudkannya baginya masih banyak
gadis lain yang sepadan dengan putra kesayangannya itu, yang lebih dari pada
Kiki.
Akhirnya hubungan kedua sejoli tersebut kandas lebih tepatnya
menggantung karena tidak ada kata perpisahan dari keduanya.. Waktu berlalu
begitu cepat hingga keduanya sudah berada pada garis takdir masing-masing Kiki
dengan kesibukannya dan Yovi dengan statusnya sebagai Guru.
Hingga takdir lain mempertemukan mereka kembali secara tidak
sengaja.. “KIKI...” sebuah suara yang rasanya tidak asing memanggilnya serta
tangan kekar yang menahannya membuatnya mematung sejenak.. tampak raut wajah Kiki yang
pias entah harus menunjukkan ekspresi apa di tengah kegundahan yang
melandanya..
Akankah takdir baru membuat mereka bersatu dan merajut
kembali kasih yang sudah lama mengusut itu...
Simak kelanjutan kisahnya...
Selamat membaca...
__ADS_1