Akhir Sebuah Penantian

Akhir Sebuah Penantian
Prolog


__ADS_3

Pengenalan tokoh dan cerita


Yovi Febrian


Seorang guru muda yang memiliki paras tampan, gagah namun


dingin, sifatnya tidak lahir begitu saja dulunya dia adalah manusia yang ramah


dan humoris hingga suatu peristiwa membuatnya berubah 180° ya,,, semua itu


karena ketidakmampuannya untuk merasakan kehilangan akibat ditinggal oleh sang


kekasih yang sudah bersamanya sejak di sekolah menengah pertama.


Saat ini Yovi mengajar di sebuah SMP Swasta di daerah B.


Mengajar sebagai guru olahraga yang merupakan cita-citanya sejak di bangku


sekolah. Kesibukannya mengajar membuat hari-harinya sedikit terobati dengan


luka yang bernama kesepian. Hingga sesekali dia merasa sangat hambar dan


mengingat kembali masa-masa indahnya bersama sang kekasih.


Dia ingin sekali mencari kekasihnya itu namun keadaan yang


memaksa melupakannya untuk sementara waktu. Orangtuanya menghendaki Yovi untuk


fokus terhadap masa depannya dan melupakan seseorang yang dianggap hanya


cinta monyet itu, dan membuka hati untuk wanita lain. Berulang kali orangtuanya menyuruhnya untuk menikah, mengingat usianya yang sudah lebih dari cukup


untuk membangun sebuah rumah tangga. Hanya saja dia berulang kali pula menolak


untuk melakukan itu. Meskipun sudah dibilang dewasa namun hati dan pikirannya


masih tertinggal pada cinta pertamanya itu.


Rasa cinta sejak pandangan pertama membuatnya enggan


melupakan, setiap kenangan yang mereka lakukan selalu terukir di relung hati


Yovi hingga kedasar, tanpa menyisakan setitik pun untuk wanita lain.


Kesepian sudah pasti menghiasi hari-harinya bagaimanapun juga


Yovi adalah lelaki dengan usia matang yang menginginkan kehangatan dari lawan


jenisnya. Seperti saat ini saat malam mulai menyelimuti kota dimana ia tinggal,


hawa dingin sedikit menusuk karena Yovi merebahkan dirinya di sebuah sofa di


pojok kamarnya yang berhadapan dengan jendela luar.. sembari merasakan hembusan


angin dan juga memandangi bintang-bintang di langit yang sangat menenangkan


jiwa.. menerawang kedepan bagaimana ia dan penantiannya selama ini yang selalu


sabar menunggu.. keajaiban Tuhan lah yang akan menjawabnya..


Hampir 1 windu menunggu sang pujaan hati tanpa tahu


keadaannya.. Orang lain tentu akan menganggapnya bodoh karena menanti suatu


yang tidak pasti.. namun Yovi percaya bahwa do’a yang dikirimnya lewat


sepertiga malam berharap akan membuahkan hasil.. Setiap malam pula Yovi


mengatakan kalimat yang sama yang tanpa sadar selalu menjadi kalimat pengantar


tidurnya..


“Kamu dimana? Aku merindukanmu” gumamnya.. itulah kalimat


yang berulangkali di ucapkan sebelum akhirnya Yovi merebahkan diri yang


nantinya akan membawanya ke alam mimpi. Ingatannya terus kembali, mencari sosok


yang sangat ia rindukan sembari menatap foto yang berbingkai 5R itu..


Jam menunjukkan pukul 23.00 WIB.. Kemudian ia merebahkan diri


di tempat tidur berukuran minimalis dengan perasaan gelisah tiap malamnya


meskipun enggan rasanya memejamkan mata namun harus tetap dipaksanya karena esok


harus menyiapkan semangat yang baru untuk memberikan suntikan ilmu pada


murid-murid yang amat disayanginya itu.. lambat laun terdengar nafas yang

__ADS_1


teratur menandakan Yovi telah terlelap hingga larut dalam mimpi yang


membuainya..


Syakila Marwa


Perempuan manis dan perparas cantik yang saat ini mempunyai


usaha papan bunga dan menjadi asisten MUA atau Mekap artis. Banyak yang


menggunakan jasanya untuk pernikahan, syukuran dan acara lainnya.


Usahanya saat ini berawal dari tekad yang kuat ingin membuka


lembar baru dalam kehidupannya sekaligus melupakan masa lalunya. Semenjak lulus


SMA Kiki memutuskan untuk merantau ke kota metropolitan. Kata orang hidup di


kota sangatlah kejam lengah sedikit saja bisa disambar orang. Pergi merantau ke


kota orang dengan berbekal modal yang cukup untuk diniatkan membuat usaha


disana.. entah apapun itu.


Hingga suatu kejadian yang mengharuskan uangnya di bawa kabur


orang... ya dia ditipu oleh salah satu rekan yang mengaku sebagai pengusaha


itu.. Alih-alih dapat membuka usaha bersama Kiki malah ditipu oleh manusia yang tak


berperasaan itu. Namun lambat laun berubah ketika Kiki perlahan bangkit dan


bertemu dengan orang yang tulus membantunya dia adalah Santi dan Arief akhirnya mereka mendirikan usaha tersebut.


Menjadi anak sulung dan hidup dari orangtua tunggal dimana


ayahnya telah berpulang dan hanya menyisakan Ibu, Kiki dan satu adik


perempuannya.. Konon katanya anak sulung harus memiliki bahu yang kokoh agar


mampu menopang beratnya kehidupan..


Menjadi pengusaha adalah cita-citanya sejak SMA. Karena


ditinggal ayahnya membuatnya sedikit mengerti arti dari mencari nafkah, sejak


kelas yang lain, namun ia sangat bersyukur karena Kiki melakukan itu tidak


sendirian kekasih tercintanya selalu setia menemaninya siapa lagi kalau bukan


Yovi..


Kebersamaan yang mereka bangun membuat siapapun yang melihat


sangat iri.. mereka bukanlah pasangan seperti kebanyakan yang mengumbar


perasaan cinta dengan hal-hal yang sia-sia.. Kiki dan Yovi lebih mengedepankan


pendidikan, belajar bersama di perpustakaan, pulang bersama dengan naik roda dua


dan keluar berdua untuk ke pasar malam saja sudah merasakan indahnya


pacaran di bangku sekolah dan menganggap sudah lebih dari romantis..


Kiki dan Yovi merasa ungkapan cinta tidak selalu dengan


sentuhan fisik atau bahkan melakukan lebih dari itu, mengingat pergaulan bebas


sudah sangat mengerikan membayangkannya saja sudah membuat mereka bergidik


ngeri, yang akan mereka lakukan adalah hal-hal positif yang akan membuatnya


dikenang sepanjang hayat...


Kedekatannya dengan Yovi membuatnya merasa aman dan nyaman


tidak jarang Kiki mengajaknya datang kerumah untuk sekadar membuat PR atau


belajar bersama. Ibu Kiki tidak pernah melarang anaknya untuk berteman dengan


siapapun entah itu laki-laki atau perempuan.. hal yang terpenting yang


diterapkannya ke anak-anaknya adalah selalu untuk menjaga harga diri dan


kehormatan serta tidak melakukan hal-hal yang di luar batas..


Apalagi sebagai seorang wanita, kehormatan adalah mahkota


terpenting yang apabila jatuh pada orang yang salah sudah tidak akan ada

__ADS_1


harganya lagi.. Cukup dekat keluarga Kiki pada Yovi hingga ibunya menganggapnya


sebagai anaknya sendiri..


Hingga kelulusan tiba hubungan mereka masih baik-baik saja


namun semua berubah ketika Yovi mengajak Kiki untuk dikenalkan pada orangtuanya.. Selama ini Yovi belum pernah membawa Kiki ke rumahnya karena tidak


ingin ada anggapan yang buruk terhadap mereka berdua terlebih orang di sekitar


tempat tinggalnya.. Kiki sangat terkejut saat tiba di rumah Yovi bagaimana


tidak lelaki yang dilihatnya sederhana berbanding terbalik dengan kenyataan


dihadapannya saat ini..


Rumah yang bisa dikatakan cukup mewah dengan 2 tingkat itu


serta gerbang yang menjulang tinggi menyambutnya, belum hilang rasa kagetnya


saat memasuki gerbang sudah disuguhkan dengan pemandangan kuda besi yang


bertengger rapi dibawah garasi bukan hanya 1 tapi 3 sekaligus entah harus


senang atau bagaimana... Jiwa misquen Kiki menjerit melihat itu semua, apakah


ia nyasar tapi Kiki menepis pikiran itu semua ia berharap bahwa Yovi bukanlah


anak pemilik rumah itu bagusnya lagi kalau Yovi adalah anak salah satu ART


disini..


Tapi... tiba-tiba Yovi menariknya hingga ia tersentak dan


membawanya masuk kedalam rumah itu..


Saat berkenalan dengan keluarganya entah disengaja atau tidak


semua seakan menunggu kedatangan Kiki.. Awalnya tidak ada yang aneh sampai ia


selesai berkenalan, tetapi semua berubah saat mama Yovi menghujani Kiki dengan


sejuta pertanyaan yang membuatnya pusing daripada mengerjakan ujian nasional...


Mulai dari latar belakang keluarganya, tempat tinggalnya hingga hal remeh


lainnya.. Yovi mendengarnya sangat kaget bagaimana tidak semua itu diluar


perkiraannya ia berharap keluarganya dapat menerima Kiki dengan apa adanya


namun sayangnya tidak demikian.


Setelah selesai dengan mengorek informasi Kiki, hal tidak


terduga terjadi.. Kiki diusir dari rumah itu karena sang mama tidak mau


berurusan dengan anak seorang janda.. apalagi memimpikan akan bersama dengan


putranya tentu hal itu tidak akan pernah diwujudkannya baginya masih banyak


gadis lain yang sepadan dengan putra kesayangannya itu, yang lebih dari pada


Kiki.


Akhirnya hubungan kedua sejoli tersebut kandas lebih tepatnya


menggantung karena tidak ada kata perpisahan dari keduanya.. Waktu berlalu


begitu cepat hingga keduanya sudah berada pada garis takdir masing-masing Kiki


dengan kesibukannya dan Yovi dengan statusnya sebagai Guru.


Hingga takdir lain mempertemukan mereka kembali secara tidak


sengaja.. “KIKI...” sebuah suara yang rasanya tidak asing memanggilnya serta


tangan kekar yang menahannya membuatnya mematung sejenak.. tampak raut wajah Kiki yang


pias entah harus menunjukkan ekspresi apa di tengah kegundahan yang


melandanya..


Akankah takdir baru membuat mereka bersatu dan merajut


kembali kasih yang sudah lama mengusut itu...


Simak kelanjutan kisahnya...


Selamat membaca...

__ADS_1


__ADS_2