Aktor Tampan Pujaan Hati

Aktor Tampan Pujaan Hati
Berenang


__ADS_3

Jauh dari villa, di sebuah apartemen di pusat kota ada dua orang wanita. Yang satu tengah duduk di hadapan meja rias besar sambil memoles wajahnya dengan make up tipis, dan satunya lagi sibuk memainkan ponselnya.


“Nadia! Nadia! Kamu harus lihat gosip terbaru ini!” kata salah seorang dari mereka yang tadi sibuk bermain ponsel.


“Apaan sih kamu Re, aku nggak tertarik dengan gosip-gosip itu” jawab wanita yang satunya dan masih melanjutkan make up nya.


“Yang ini beda! Ini gosip tentang Nathan”.


Wanita bernama Nadia yang sedari tadi sibuk dengan make upnya tiba-tiba menghentikan kegiatannya. Ia menoleh ke arah Rere, manajernya. Dengan cepat Rere memperlihatkan ponselnya pada Nadia. Ia membaca sekilas berita online yang ditunjukkan oleh Rere, lalu melihat postingan Nathan setelahnya. Cukup lama Nadia mengamati foto itu sebelum akhirnya dia berkata.


“Ini bukan Sarah!” katanya tegas.


“Bukan Sarah bagaimana? Ini jelas-jelas Sarah kedapatan ada di villa milik Nathan, jadi pasti itu dia yang ada di foto Nathan”.


“Aku tahu Sarah meskipun tidak begitu mengenalnya Re! Yang pasti wanita yang ada di foto Nathan itu bukan Sarah. Aku yakin seratus persen itu bukan dia” tegas Nadia.


***


Di villa, keempat orang yang sudah berhasil dengan rencananya itu, melanjutkan liburan mereka yang tersisa beberapa hari lagi. Sarah ikut berlibur disana karena bujukan dari Nathan. Ia tidak ingin Sarah kembali ke kota dan menghadapi para wartawan sendirian. Ia yakin pasti akan banyak wartawan yang menyerbu Sarah nantinya.


Sejujurnya setelah rencana mereka untuk mengelabui para wartawan berhasil, rupanya liburan terasa sangat membosankan bagi Alyssa. Itu semua karena Nathan melarang dirinya untuk keluar dari villa. Nathan sangat yakin di luar villa masih ada beberapa wartawan yang ingin mencari berita tentangnya dan Sarah. Apa jadinya kalau sampai Alyssa terlihat oleh para wartawan dan mereka menyadari kalau wanita yang ada di foto itu bukan Sarah melainkan dirinya. Alyssa pun dengan terpaksa menuruti perintah dari Nathan.


Seperti hari itu, Alyssa sangat bosan berdiam diri di kamarnya. Ingin memasak tapi dilarang oleh Nathan, katanya Alyssa harus menikmati liburannya dulu tanpa memasak karena setelah pulang ke kota ia akan memasak terus untuk Nathan. Alyssa pun bingung harus melakukan apa, dari pagi sampai sore ia hanya berada di kamar untuk bermain game yang ada di ponselnya, tidur dan keluar kamar saat sudah waktunya makan.


Saat Alyssa tengah memainkan ponselnya di kamar tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya. Ia segera membukanya dan sudah ada Sarah berdiri di depan pintu.


“Boleh aku masuk?” tanya Sarah yang langsung masuk tanpa menunggu jawaban dari Alyssa.


“Ada apa?”.


“Kamu nggak bosen di kamar terus?” Sarah sudah duduk di tepi tempat tidur.


“Ya bosen lah, tapi mau gimana lagi, kalau jalan-jalan keluar juga aku nggak berani”.

__ADS_1


“Kamu bisa renang?”.


“Bisa. Kenapa?”


“Temenin aku renang ya. Aku bosen renang sendirian. Mau ya?! Please.. please.. please..” Sarah memohon pada Alyssa.


Karena tidak enak menolak ajakan Sarah akhirnya Alyssa bersedia menemani Sarah berenang. Lagipula ia juga sudah sangat bosan di kamar terus.


“Emm.. oke, aku temenin kamu renang” jawab Alyssa.


“Yey! Makasi banget Sa! Kamu tunggu bentar ya” Sarah lalu keluar dari kamar dengan sedikit berlari yang membuat Alyssa sedikit bingung.


Beberapa menit kemudian Sarah datang lagi dengan membawa beberapa bikini baru miliknya. Ia meletakkannya berjejer di atas tempat tidur. Alyssa hanya bisa melongo melihat apa yang dilakukan Sarah.


“Kenapa kamu bawa bikini segini banyak? Kamu mau pakai semua?” tanya Alyssa keheranan.


“Tadinya aku mau berjemur di pantai tiap hari, tapi nggak jadi. Makanya aku bawa banyak bikini. Kamu pilih satu yang kamu suka Sa” kata Sarah setelah selesai menata bikininya.


“Iya Sa, kan kita mau renang. Jadi ya pakai bikini lah. Kamu tenang aja Sa, ini semua masih baru, belum pernah aku pakai”.


“Tapi aku nggak terbiasa pakai bikini. Aku pakai celana pendek biasa aja ya”.


“Nggak Sa, kamu harus pakai ini”.


“Tapi nanti kalau dilihat...” kata-kata Alyssa terhenti karena Sarah langsung bisa menebak apa yang akan dikatakan Alyssa.


“Nathan dan Alvin lagi keluar, mereka mau beli bahan-bahan buat pesta barbeku nanti malam. Mungkin agak lama karena tempatnya jauh dari sini”.


“Apa? Nathan ikut belanja? Apa nggak bakalan diserbu warga tuh si Nathan? Udah tahu dia artis, pakai ikut segala lagi. Kan kasian Alvin nanti kewalahan ngurusin orang-orang” gerutu Alyssa.


“Nathan tadi udah pakai masker sama topi biar dia nggak dikenalin sama orang-orang. Jadi kamu nggak usah khawatir Sa”.


Alyssa hanya mengangguk mendengar penjelasan Sarah. Ia sama sekali tidak tahu kalau nanti malam ada pesta barbeku.

__ADS_1


“Sa, kamu jadi pakai yang mana?” tanya Sarah karena Alyssa hanya diam saja daritadi tidak memilih bikini yang berjejer rapi di tempat tidurnya.


“Eh.. emm.. terserah kamu aja”.


“Ya udah kamu pakai yang ini aja, kayanya cukup deh di badanmu” Sarah memberikan bikini yang dipilihnya pada Alyssa. “Kalau udah ganti baju langsung ke kolam ya. Aku tunggu disana” kata Sarah lalu keluar dari kamar Alyssa.


Tidak berapa lama Alyssa sudah berada di kolam renang dengan Sarah. Awalnya ia merasa sangat malu karena untuk pertama kalinya ia memakai bikini. Tapi karena Sarah orangnya sangat asik, Alyssa merasa nyaman-nyaman saja setelahnya. Mereka berenang sambil berbincang-bincang mengenai karir model Sarah. Alyssa tidak menyangka perjalanan karir Sarah untuk menjadi model sangat berat. Orangtuanya sempat melarangnya untuk menjadi model, tapi Sarah tidak putus semangat. Ia membuktikan pada orangtuanya kalau ia bisa sukses dengan karir yang ia pilih. Dan sekarang, Sarah sedang mempertaruhkan karirnya demi membantu Nathan. Ia rela dibenci oleh banyak orang dan dianggap sebagai orang ketiga. Tapi Alyssa tidak melihat ada beban di wajah cantik Sarah. Ia terlihat biasa saja dan tidak peduli omongan orang lain.


Hari sudah semakin sore, matahari sebentar lagi akan terbenam, tapi kedua wanita itu masih berenang dengan asiknya.


Nathan dan Alvin tiba di villa dengan membawa banyak sekali belanjaan. Mereka menyerahkan belanjaan itu pada Bu Wati yang langsung membawanya ke dapur.


“Mau kemana Vin?” tanya Nathan yang melihat Alvin berjalan menuju halaman belakang.


“Mau ke halaman belakang. Kayanya tadi aku denger suara orang ketawa deh. Eh Nat, villa ini ada hantunya?” tanya Alvin polos.


“Ada! Kamu hantunya!” ledek Nathan yang tidak dihiraukan oleh Alvin.


Alvin terus berjalan dengan hati-hati menuju halaman belakang. Nathan memutuskan untuk mengikuti Alvin. Tapi setibanya disana mereka tidak melihat ada orang yang tertawa seperti yang dikatakan Alvin.


“Tuh kan, nggak ada orang yang ketawa. Udah Vin, masuk yuk bantuin Bu Wati buat nyiapin keperluan ntar malem” ajak Nathan. Tapi Alvin tidak menggubris ajakan Nathan. Ia semakin menajamkan telinganya karena ia yakin tadi ia mendengar ada seseorang yang tertawa.


“Nat, kayanya suaranya dari arah kolam deh. Ayo kesana!” Alvin mengajak Nathan setelah ia mendengar lagi suara itu.


“Awas ya kalau sampai nggak ada orang!” jawab Nathan kesal lalu mengikuti Alvin berjalan pelan-pelan menuju kolam.


Dan benar saja, Nathan dan Alvin melihat dua wanita tengah asik duduk di tepi kolam renang sambil berbincang dan sesekali mereka tertawa. Kedua lelaki itu diam mematung di tempatnya sambil melihat Alyssa dan Sarah yang mengenakan bikini. Sebenarnya Nathan sudah terbiasa melihat Sarah berbikini dan ia merasa biasa saja, tapi tidak dengan Alyssa.


Ada sesuatu yang berbeda ketika ia melihat Alyssa yang telihat seksi dengan bikininya. Sesuatu yang bisa membuat ia hilang kendali akan dirinya, sesuatu yang normal bagi laki-laki dewasa sepertinya.


“Kenapa aku baru sadar ya kalau Alyssa sangat cantik dan seksi?!” kata Alvin.


Nathan yang mendengar ucapan itu langsung menutup mata Alvin dengan tangannya dan menariknya untuk menjauh dari kolam. Ia tidak suka kalau Alvin berpikir Alyssa itu seksi. Terlebih lagi ia tidak rela jika tubuh Alyssa yang berbalut bikini itu dilihat oleh Alvin.

__ADS_1


__ADS_2