Aktor Tampan Pujaan Hati

Aktor Tampan Pujaan Hati
Rumit


__ADS_3

Sudah seminggu Alyssa menemani Nathan syuting. Tapi walau begitu hubungan mereka seperti jalan di tempat. Alyssa masih berusaha untuk memperbaiki hubungannya dengan Nathan, tapi laki-laki itu seperti enggan untuk berdamai dengannya.


Dua hari yang lalu Tante Maya datang ke apartemen untuk menemui Nathan. Ia menjelaskan kepada anaknya secara detail tentang kejadian di villa saat itu, dimana Alyssa memang tidak tahu soal kehadiran Om Rudi yang membuat Nathan marah.


Meski sudah tau cerita yang sebenarnya dan sudah melupakan tentang kejadian itu tapi Nathan masih saja bersikap dingin terhadap Alyssa. Bukan karena masih marah soal ulang tahunnya tapi karena ia kesal dengan Alyssa yang semakin hari di lokasi syuting terlihat semakin akrab dengan Rangga.


“Kenapa sih dia nggak bilang aja kalau udah punya pacar?” gerutu Nathan ketika melihat Alyssa berbincang dengan Rangga.


Setiap hari itulah pemandangan menjengkelkan yang dilihatnya. Ingin rasanya Nathan memberitahu Rangga bahwa dirinya adalah pacar Alyssa, tapi itu sungguh tidak mungkin. Ia masih memikirkan dampak yang akan diterima oleh Alyssa jika orang-orang tau bahwa saat ini dirinya berpacaran dengan gadis itu. Pasti Alyssa akan menerima komentar yang buruk dan akan dibanding-bandingkan dengan Nadia. Sungguh Nathan tidak ingin itu terjadi, Alyssa bukanlah artis seperti dirinya yang bisa tahan dengan berbagai gosip dan komentar miring dari orang lain.


Di tengah kegalauan yang menyelimuti Nathan saat ini, Nadia selalu saja bersikap manis padanya. Memberikan perhatian lebih seperti saat mereka berpacaran dulu. Nathan bukannya tidak tau kalau itu hanyalah kepura-puraan Nadia agar bisa mendekatinya lagi. Tapi ia membiarkan Nadia bersikap begitu padanya, tujuannya tidak lain untuk membuat Alyssa cemburu.


Cemburu? Ya, Alyssa memang cemburu pada Nadia, tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa. Apa lagi saat ini hubungannya dengan Nathan sedang tidak baik. Ia hanya bisa mengawasi Nadia dan Nathan dari jauh saja. Pernah sekali Alyssa ingin menjambak rambut wanita itu karena saat adegan mesra Nadia sengaja melakukan kesalahan sehingga membuat adegannya harus di ulang beberapa kali. Kalau saja ini bukan di lokasi syuting dan tidak ada banyak orang yang melihat, mungkin Alyssa sudah benar-benar melakukannya.


Di saat Alyssa merasa kesal dengan Nathan dan Nadia, Rangga selalu saja memberikan leluconnya yang ternyata bisa membuat Alyssa terhibur. Meski pun tidak tahu jika Alyssa dan Nathan mempunyai hubungan lebih dari sekedar artis dan asistennya tapi Rangga sudah mulai menaruh rasa curiga pada keduanya. Selama ini Rangga ternyata memperhatikan keduanya, jika ia mendekati Alyssa pasti Nathan akan terlihat kesal. Apalagi Alvin pernah menyarankannya untuk bertanya pada Alyssa apakah ia sudah mempunyai pacar atau belum. Tapi Rangga tidak ingin menanyakannya pada Alyssa, ia seakan belum siap jika harus mendengar jawaban yang tidak sesuai dengan harapannya.


Ada perasaan dalam dirinya yang seolah meyakini bahwa Alyssa dan Nathan memang berpacaran, tapi Rangga selalu berusaha untuk menolak perasaan itu. Ia tidak mau tau dan tidak peduli apakah Alyssa punya pacar atau tidak, yang jelas saat ini ia merasa bahagia dengan kehadiran Alyssa di lokasi syuting setiap hari. Urusan kekasih itu belakangan, selagi tidak ada yang mengaku sebagai kekasih Alyssa, Rangga akan terus mendekati gadis itu.


Sementara Nadia yang semakin hari berusaha mendekati Nathan merasa seperti dirinya punya kesempatan lagi untuk bisa kembali dengan lelaki itu. Bagaimana tidak, jika belakangan ini Nathan semakin terlihat menerima perhatian dari Nadia. Sebenarnya Nadia tau jika dirinya sedang dimanfaatkan oleh Nathan untuk membuat Alyssa cemburu, tapi ini adalah keuntungan baginya. Nadia tidak menyianyiakan kesempatan emas ini. Semakin Nathan berusaha untuk membuat Alyssa cemburu maka semakin besar pula kesempatan Nadia untuk bersikap manis pada Nathan.


Hubungan Alyssa dan Nathan memang sedang tidak baik dan itu semakin menjadi rumit dengan kehadiran Rangga dan Nadia. Sikap cemburuan Nathan lah sebenarnya yang menjadi pemicu masalah diantara mereka. Jika saja ia membicarakan masalah ini secara baik-baik dengan Alyssa pasti jadinya tidak akan serumit ini.


Seperti malam itu ketika mereka sudah pulang dari lokasi syuting Nathan terlihat lebih kesal dan marah daripada sebelumnya. Selama perjalanan pulang ia melampiaskan kemarahannya pada Alvin. Apa pun yang dilakukan Alvin selalu salah di mata Nathan. Seperti saat Alvin berhenti ketika lampu merah, Nathan memarahinya karena tidak langsung menerobos saja agar bisa cepat sampai di apartemen. Alvin hanya diam saja dan tidak menanggapi apa pun yang dikatakan Nathan.

__ADS_1


Setelah mereka sampai di apartemen, Alvin meninggalkan keduanya karena ia harus mengambil makanan untuk makan malam mereka yang sudah dipesannya di restoran favorit Nathan.


Alyssa segera merapikan perlengkapan syuting Nathan yang sudah dipakainya tadi dan menyiapkan lagi untuk keperluan syuting besok. Saat Alyssa sedang melakukan pekerjaannya, Nathan menghampirinya dengan raut wajah marah yang sudah tidak dapat ditahan lagi.


“Alyssa!” Nathan berteriak dan membuat Alyssa terlonjak kaget.


“Kenapa?” Alyssa masih berusaha untuk menjawab dengan nada yang normal.


“Besok kamu nggak usah ikut aku ke lokasi syuting!”


“Nggak, aku mau ikut!” Alyssa tetap ingin ikut karena ia ingin mengawasi Nadia.


“Pokoknya kamu nggak boleh ikut! Titik!”


“Pokoknya aku mau ikut! Titik!” kali ini suara Alyssa lebih tinggi dari biasanya.


“Aku sama Rangga nggak ada apa-apa, kita cuma teman”.


“Cuma teman?” Nathan tersenyum sinis. “Oke, kamu menganggap Rangga cuma teman, gimana kalau Rangga menganggap lebih?”


“Maksud kamu apa?”


“Ayo lah Alyssa! Kamu jangan jadi cewek bodoh! Kamu pikir kenapa selama ini Rangga selalu mencarimu di lokasi syuting?”

__ADS_1


Alyssa terdiam.


“Dia menyukaimu!” lanjut Nathan.


“Kamu ngomong apaan sih?”


“Aku ngomongin fakta! Atau jangan-jangan kamu memang sudah tau kalau Rangga menyukaimu dan membiarkannya mendekatimu? Ahh.. kamu menyukainya kan?”


“Nggak Nat!”


“Nggak usah bohong kamu Sa! Waktu kita makan malam, Rangga beberapa kali meneleponmu! Aku pikir itu temanmu di kampung, tapi ternyata dia adalah Rangga, temanku! Aku nggak tau sudah sejauh mana hubungan kamu dengannya sampai kamu berani makan siang berdua tanpa sepengetahuanku”.


“Aku minta maaf karena tidak memberitahumu sebelumnya. Tapi sungguh, aku nggak ada hubungan apa-apa sama Rangga”.


“Oke, sekarang anggap aja memang kalian nggak ada hubungan apa-apa, tapi kita nggak tau kedepannya kan? Bisa aja besok kamu nerima dia jadi pacar kamu”.


“Nat, kalau kamu nggak suka aku berteman dengan Rangga, aku bakalan jauhin dia”.


“Memang itu yang aku inginkan daridulu! Aku minta kamu bilang sama Rangga kalau kamu udah punya pacar!”


Alyssa terdiam sejenak.


“Kenapa diam? Keberatan dengan permintaanku? Sudah aku duga, kamu memang menyukainya” Nathan berbalik hendak meninggalkan Alyssa sebelum gadis itu menjawabnya.

__ADS_1


“Apa jika aku sudah mengatakannya pada Rangga, kamu akan menjauhi Nadia?”


***


__ADS_2