Aku Hanya Babysitter

Aku Hanya Babysitter
Bab. 30 Rencana Mengontrak


__ADS_3

Semua anggota keluarga telah tertidur tapi tidak dengan Andre,mata nya masih saja terjaga. Dia msih teringat obrolan dimeja makan tadi sore. Kenapa tiba-tiba om dan tantenya membicarakan tentang perkawinan,menyuruhnya Andre menabungkan uang hasil kerja untuk kebutuhannya. Padahal menurutnya keinginan dirinya membelikan sepeda motor untuk Khanza murni karena keinginannya sendiri. Dia merasa kasihan melihat Khanza setiap hari mengayuh sepeda kesekolah dengan jarak yang lumayan jauh menurutnya. Ditambah dia dengar cerita sebelumnya bahwa dia harus membawa keranjang kue ibu yang dia titipkan dikantin sekolahnya.


Tak terbayang dalam pikiran Andre betapa capeknya Khanza setiap hari walapun dia tidak mengeluh,menerimanya dengan senang hati kondisi keluarganya. Kehidupan sederhana keluarga omnya dengan yang hanya bekerja sebagai seorang guru,dengan gaji yang tidak terlalu besar.


Khanzapun sebagai anak sepertinya tahu diri dengan keadaan sang ayah,dia belajar sungguh-sungguh dan Andre baru tahu juga dia mendapatkan beasiswa dari sekolah karena kepandaiannya itu.


Karena tak kunjung memejamkan matanya,Andre memutuskan keluar karena merasa tenggorakan yang mulai kering.


Sampai di dapur dia melihat Khanza yang sedang membuka pintu lemari es.


"Loh Khanza kamu belum tidur?


"Uhk,,,uhk,,,kakak ngagetin aja sih,"protes Khanza yang tersedak minumannya.


"Sorry,,,


"Ngapain kamu dek?"


"Tidur sambil berjalan,"jawab Khanza sebal.


"Ya Allah dek gitu aja marah,kakak kan cuma nanya.


"Kakak juga ngapain malam-malam kedapur,mau sahur,belum waktunya kak.


"Ampun sepupuku jutek banget sih,ditanya bae-bae,dari tadi jawabnya ngegas terus,"jawab Andre sambil mencubit pelan pipi Khanza.


"Sakit tau,,,


"Lebay,,,awas minggir kakak juga haus,"ucap Andre lalu menggeser tubuh Khanza yang beraada didepan lemari es.


"Dah ah Khanza mau tidur lagi dan kak ingat besok kerja jangan tidur larut-larut.


"Siap dek!Andre hormat ala rentara.


Bener ini sih harus pindah dari sini,gak baik buat kesehatan jantung,"gumam Andre sambil mengusap dadanya melihat Khanza dengan hanya memakai kaos belel dilapisi bawahnnya dengan hot pants. Untung masih pake pengaman kacamata tuh bagian atas,selamet-selamet!"


Tak lama setelah menuntaskan dahaganya Andre pun memutuskan untuk tidur meskipun kantuknya belum datang tetapi akan dia coba.


**


Esoknya di meja makan


"Kamu gak sekolah dek,"tanya Khanza yang memakai pakaian biasa tetapi tidak sama dengan baju yang dia kenakan tadi malam.


"Libur atuh om,,,ini kan hari sabtu.


"Anak-anak sekolah disni kalo sabtu libur ya,kalo ditempat kaka tidak libur cuma dipakai kegiatan ekstra kulikuler,beda ya sama diJakarta.


"Beda atuh Ndre,"jawab ibu mewakili Khanza.


"Enak banget ya libur dihari sabtu,kakak enggak nih.


"KDL,"gumam Khanza yang masih terdengar oleh semuanya.


"Apa tuh KDL," tanya Andre tak mengerti.


"Kasiah Deh Lo,"jawab Khanzan dengan mengejanya.

__ADS_1


"Khanza,,,!,tekan ayah.


Khanza hanya meringis mendapat teguran dari ayahnya.


Andre yang melihat Khanza ditegur ayahnya hanya geleng kepala lalu tak lama setela itu dia pamit pada om dan tantenya hendak berangkat kerja. Niatnya ingin membicarakan perihsl kontrakan tetapi waktunya tidak cukup. Mungkin hari esok minggu dia akan membicarakannya dengan mereka .


Setelah memastikan Andre telah meninggalkan rumah dan suara motornya sudah tak terdengar lagi.


"Bu ,yah semalam om Andre membicarakan tentang kontrakan,dia meminta Byan untuk membantunya mencari kontrakan "lapor Abyan pada kedua orangtuanya.


Ayah dan ibu yang mendengar ucapan Abyan hanya mengerutkan keningnya. Dibenak mereka apa maksudnya Andre ingin pindah dari sini dan mengontrak rumah begitupun dengan Khanza. Kenapa Kak Andre mau pindah ya,"batinnya.


"Kapan om mu berbicara seperti itu?,"tanya ayah.


"Semalam Yah,setelah selesai makan mlm.


Ayah dan ibu pun saling memandang mencoba saling berkomunikasi dalam keterdiaman mereka mendengar rencana Andre. Mereka akan membicarakan nya nanti berdua,tidak didepan anak-anak.


"Sudah habiskan sarapan kalian,setelah ini kalian selesaikan tugas kalian masing-masing "perintah ayah.


"baik yah


"iya yah,"jawab mereka bersamaan.


Merekapun lalu meninggalkan meja makan untuk kemudian mengerjakan tugas mereka masing-masing dihari libur,seperti mencuci sepatu sekolah.


"Ada apa ya yah tiba-tiba Andre ngomongin soal ingin mengontrak,"tanya ibu ketika anak-anaknya sudah meninggalkan meja makan.


"Entahlah bu,ayah juga gak tahu kenapa dia tiba-tiba ingin mengontrak.


"bisa jadi bu,atau karena dia tersinggung kita melarang ia membelikan Khanza motor,kan awalnya dari sana,jadi nyerempet ke masalah nikah,"ucap ayah menebak.


"iya ya Yah bisa jadi gara-gara itu awalnya,tapi kenapa Andre gak ngomongin ke kita ya pah?"


"Mungkin belum kali bu,kita tunggu saja,tapi saran bapak ibu tidak usah singguh-singgung masalah yang tadi.


"Masalah yang mana ya Yah?"


"Itu soal motor sama nikah.


"Loh yang mulai ngomongin itu semua kan ayah,ibu malah gak ikut-ikutan komen,"protes ibu.


"iya-iya ayah yang mulai semalam,kok jadi sewot sih ibu,"ucap ayah dengan nada sedikit bercanda.


"Habis ayah lupa siapa yang membuat dia berubah,kan?"


"Iya ibu,"ucap ayah lagi dengan sedikit ditekan ucapannya.


"Dah ah ibu mau cuci piring dulu. Lalu ibupun berdiri hendak meninggalkan suaminya.


"Ayah juga mau cuci motor dulu didepan,"ucap ayah yang juga kemudian berdiri. Nanti buatkan kopi ya bu,taro di bangku depan!"


"Iya Yah!


**Sementara itu dibelakang rumah dimana Khanza dan Abyan sedang mencuci sepatu mereka.


"Dek kata siapa om Andre mau mengontrak?,"tanya Khanza memulai obrolan.

__ADS_1


"Kata om Andre sendirilah,semalam.


"Trus kapan katanya dia mau mulai mengontrak?,"tanya Khanza lagi.


"Kalo itu sih Abyan kurang tahu,semalam om andre cuma ngomong nanya-nanya kontrakan gitu,yang sepetak juga gak apa-apa katanya gitu . Eh! byan menepuk keningnya,tiba-tiba dia baru teringat,mati gw!,ucapanya.


Khanza yang melihat tingkah adiknya heran soalagi sampai menepuk kening dan bermonolog'mati gw'.


"Kenapa dek?


"Abyan baru inget ka,semalam om andre berpesan sama Byan jangan ngomong siapa-siapa dulu ,aduh gimana ini?"


"Nah loh,kamu sih dek,mana dah ngomong-ngomong sama ibu dan ayah.


"Aduh gimana nih Abyan sama om andre,apalagi misal tiba-tiba ayah ibu ngomongin rencana ngontrak didepan om andre,"ucap Byan yang terlihat sekali ketakutannya.


"Tau! kakak gak ikut-ikutan ya,kan itu salah kamu sendiri,mulut ember,gak bisa jaga rahasia orang.


"Apa sih bukannya bantu Byan malah ngomong-ngomong ember. Nih ember! Byan menggeser ember dengan keras dihadapan khanza sehingga isinya didalamnya tumpah menyebabkan muka Khanza basah.


"Ih adek!Khanza mengelap mjkanya yang kecipratan air. Basah tau! lalu khanza membalas dengan mencipratkan air kemuka abyan.


Dan terjadilah aksi saling ciprat-menciprati air ke muka Kjanza dan Abyan bergantian tanpa ada yang mau mengalah.


"Adek! baju kakak jadi basah juga nih.


"Byan juga!


"Tapi ini gara-gara kamu yang mulai!"


"Kakak yang mulai!


"Kamu!


"Kakak!


Suara kencang mereka terdengar sampai kedapur,sehingga ibi yang sedang mencuci piring menjadi terganggu karena suara teriakan mereka.


"Ini ada apaan sih,"ucap ibu sambil berjalan menghampiri mereka. Ya Allah kenapa basah-basahan gini sih kalian?


"Abyan nih yang mulai,"adu Khanza terlebih dahulu.


"Kakak juga yang mulai cipratin adek air.


"Kamu yang duluan,"protes khanza.


"Kakak!"


"Eh,,,eh,,,ini ibu tanya kenapa saling salah-salahan sih!"


"Ada apa ini ribut-ribut dari luar sampai kedengeran,"ucap ayah yang datang dari teras rumah


"mamp*s gw,batin Byan.


bersambung


Mohon dukungannya dengan like,vote dan komen.

__ADS_1


__ADS_2