
Sebelumnya ----------------
"Iya gak papa, gw kurang dekat sama si Wina soalnya. Mau ya!Ya!"mohon Adi dengan poppy eyesnya.
"Hmmm,,,,Khanza ingin menjawab tapi dia sepertinya ragu
"Dah lah Za,udah temenin aja Adi,gw nunggu lo disini"saran Salsa yang melihat Adi memohon-mohon minta ditemani keruang guru.
Dengan terpaksa Khanza menemani Adi keruang guru.
"Yes!Adi bersorak senang dalam hatinya,senyumnya tersungging kearah Lintang yang masih menatapnya tajam.
"Hm,,,Di harusnya kita gak perlu kekantor"ucap Khanza di perjalanan menuju ruang guru.
"Loh emang kenapa,kan tadi dah dipesan pa Panji suruh lapor sama dia kalo anak-anak dah pada ngumpul semua dilapangan.
"Ya kan ada perwakilan anak mipa2 juga.
"Ya gak papa,biar cepet aja mulai olahraganya. Kamu gak ikut olahraga Za?
"Gak Di,karena saya pikir minggu ini waktunya teori,makanya gak perlu bawa baju olahraga.
"Harusnya tetep bawa,buat jaga-jaga,contohnya sekarang kan.
"Iya!tapi emang males juga sih tadi pagi ,berat dah gitu nanti pulang sekolah langsung pendalaman materi,hehe,,."
Adi tertegun melihat tawa Khanza. Jarang sekali dia bisa melihatnya secara langsung seperti sekarang ini. "Cantik"batinnya.
"Haha,,,berarti itu emang disengaja berarti. Btw kamu mau ikut apa nunggu diluar?"Adi bertanya karena saat ini mereka sudah didepan kantor guru.
"Saya nunggu aja disini(luar).
"Oh ok!gw masuk dulu!"
Tok,,,tok,,,Adi mengetuk pintu ruang guru. Setelah itu dia langsung menemui pak Panji dan melapor.
"Permisi pak,anak-anak sudah kumpul semua.
"Apa sudah kumpul semua?
"Sepertinya sudah pak.
"Termasuk anak mipa2?Soalnya perwakilan dari mereka belum ada yang kesini. "
"Tadi sih saya perhatiin sudah banyak pak murid-murid mipa2,tapi saya gak tahu apa mereka benar sudah kumpul semua.
"Baiklah ayo"ajak guru pada Adi menuju lapangan outdoor sekolah.
"Loh Khanza,ngapain kamu didepan kantor?Mau lapor? ini dah perwakilan kelas kamu yang lapor ke bapak.
"Saya anter Adi"jawab Khanza.
"Sudah besar pake acara dianter segala,memangnya adi anak TK yang berani.
__ADS_1
"Iya pak !Kenapa Adi diam aja sih"batin Khanza sedikit kesal karena Adi terlihat tidak membantunya menjawab pertanyaan guru.
"Atau kalian sebenarnya pacaran ya?kemana-mana harus berdua"canda pak Panji.
"Bukan pak!"sanggah Khanza.
"Bapak bisa aja!"jawab malu-malu Adi. Jawab mereka bersamaan yang satu menyanggah dan satu seperti mengiyakan.
"Kok beda jawabannya?yang bener mana nih?tanya pak Panji dengan nada bercanda.
"Bener bapak,,,kita tuh cuma temenan"sanggah Khanza lagi tak ingin guru berpikiran mereka berpacaran apalagi untuk Adi,dia tak ingin memberi harapan padanya.
"Khanza kamu kok gak pake baju olahraga, bapak baru ngeh!kenapa?lagi 'halangan' apa sengaja gak bawa?"tanya Pak Panji yang sadar Khanza tidak memakai baju olahraga.
"Bapak sih gak infoin dulu kalo hari ini jadwalnya praktek,jadi Khanza gak bawa baju deh.
"Loh tadi kan bapak sudah kasih optional sama kalian, mau praktek apa catet materi,gak tahunya kalian pilih langsung praktek aja. Bukan salah bapak dong!"
"Tapi kan biasanya gantian,besok materi besoknya lagi praktek,dan hari ini kalo gak salah jadwalnya materi"cicit pelan Khanza.
"Harus nya kamu tanya bapak saja,jadwalnya apa,jadi gak salah kostum kamu!"
"Ngapain saya telepon bapak,takutnya ganggu istirahat bapak nanti.
"Gak Khanza,gak ganggu, buat kamu apa sih yang ganggu!"canda pak Panji.
"Bener ya pak nanti kalo saya telpon bapak jangan marah ya?"
"Sip!
"Iya,,,iya,,,iya,,,"canda guru lagi. Sudah-sudah kalo ngobrol gini terus kapan sampai nya kita dilapangan.
***
"Sudah kumpul semuanya anak-anak?
"Sudah pak!"jawab serempak murid.
"Sudah pasti ya!Sudah di absen masing-masing ketua kelas."
"Sudah pak!"jawab ketua kelas mipa2
"Sudah pak!"jawab ketua kelas mipa1 Adi.
"Oke karena semua sudah lengkap,minus yang ikut olahraga karena ada alasan,langsung aja bapak buat team ya!"
"Pak ini dah bagi team aja,tapi belum tahu mainnya apa?"tanya salah satu murid.
"Baru bapak setelah ini baru mau infokan akan bermain apa,kamu dah tanya saja. Disini karena bukan pertandingan antar kelas tapi lebih pertandingan biasa,maka sekarang kita main bola voli saja."
"Karena harusnya pasangan pas,tapi karena ada yang tadi tidak ikut permainan maka bapak bentuk team masing-masing kelas.
Pertandingan berlangsung antara kelas mipa1 dan mipa2. Sementara murid-murid yang tidak membawa baju olahraga duduk diatas tribun sebagai penonton pasif ada juga sebagai suporter pertandingan.
__ADS_1
Karena ada telpon masuk diponselnya,Khanza menyingkir dari atas tribun menuju tempat yang sepi untuk menerima panggilan tersebut.
2 miscalled,,,
Handphone Khanza berbunyi kembali setelah sempat tidak terangkat karena Khanza yang tidak disadarinya(mode getar) dan karena terlewat karena terlalu lama berbunyi.
[Assalamualaikum ka ada apa tadi telpon?]
[Waalaikumsalam, habis dari mana dek?kok telfon kakak gak diangkat?"]
[Khanza lagi ada dilapangan kak,gak kedengaran tadi,kenapa kak?"]
[Jadi nanti pulangnya jam berapa?dah tau?]
[Belum ka,nanti deh Khanza kabarin kalo dah deket pulang dari pendalaman materi]
[Oh ya dah!nanti kabarin ya!kakak tunggu!]
[Kakak telpon gini gak lagi kerja kak?]
[Lagi istirahat dek,emang gak lihat jam sekarang?]
[Oh iya yah dah jam 12 aja,gak kerasa,maklum kak tadi Khanza lagi nonton pertandingan antar kelas jadi gak sadar dah siang, yaa,, udah kakak lanjutin aja istrinya kak,Khanza mau balik kelapangan]
[Kamu gak istirahat dek?dah siang loh ini!]
[Nanti kak nunggu izin dulu dari guru mapel nya]
[Ya sudah kalo dah boleh istirahat langsung makan ya,jangan telat makan!Assalamualaikum]
[Waalaikumsalam]
Saat kembali dari lorong sepi Khanza bertemu dengan Lintang yang sedang jalan berdua dengan Astrid. Dengan memberanikan diri Khanza mengajak berbicara padanya.
"Lintang saya mau bicara.
Tak ada respon apapun dari Lintang ,dia justru terus berjalan meninggalkan Khanza. Walaupun tidak mendapat tanggapan dari Lintang Khanza masih saja mengajak dia berbicara.
Dengan sedikit berteriak Khanza berkata"Lintang aku bicara tentang hubungan kita!
Lagi-lagi Khanza tidak mendapat respon dari Lintang ,dia hanya sempat berhenti dan terdiam tanda dia mendengarkan omongan Khanza ,namun setelah itu dia setelah dia melanjutkan langkahnya.
Khanza ingin mencoba lagi dan ini akan menjadi usaha terakhir darinya sebelum benar-benar berhenti mengajaknya berbicara.
Dengan menarik nafas dalam Khanza berkata sekali lagi"Lintang,,,
Bersambung
Mohon dukungannya dengan like,vote dan komen diakhir babnya ya!
Love You
Author
__ADS_1
Follow me on
Of :cinta.dmynti