
"Kenapa tiba-tiba kamu melow begitu sayang?"tanya sang suami masih merangkul pundak polos sang istri menciumi beberapa kali pucuk kepalanya.
"Gak apa-apa Ayah"jawab Ny. Ratna menutupinya,lalu mulai beranjak dari atas kasur.
"Mau kemana sayang?"tanya sang suami karena istrinya bangun dari dekapannya.
"Bangun Ayah,mandi juga! Sudah sore ini"ucapnya lalu duduk masih dengan selimut menutupi tubuh polosnya memunguti pakaiannya yang berserakab dilantai kamar mereka.
" Nanti dulu sayang!"
Ny. Ratna mengerutkan keningnya tak mengerti apa maksud suaminya yang meminta menunggunya. Masa harus mandi bersama pikirnya,sedang kamar mandi mereka terletak di luar.
"Ayah mau mandi bareng?"tanya Ny. Ratna to the point menuntaskan rasa penasarannya.
"Mau nya gitu sayang! Tapi kan kamar mandi kita kan di luar."
"Terus?"tanya Ny. Ratna tidak mengerti.
"Lagi!"ucap sang suami dengan memainkan alisnya.
__ADS_1
Ny. memutar matanya malas mendengar permintaan sang suami.
"Please,,,!!!"ucapnya lagi dengan menampilkan puppy eyes nya. "Bangun lagi nih!"Tn. Fahri menunjuk 'senjatanya' yang menggembung dibalik selimut polos yang mereka pakai berdua.
"Ayah,,,,!"ucap Ny. Ratna manja,lalu terjadi ronde kedua karena dia tidak pernah menolak ajakan bercinta suaminya dimanapun dan kapanpun selama tempat dan waktunya wajar.
Skip
"Makasih sang!"ucap Tn. Fahri mencium kening sang istri masih terdapat bulir-bulir keringat sisa-sisa pertarungan mereka. Dia pun masih nampak mengatur nafasnya.
"Ayah duluan ya ke kamar mandinya" sambil memunguti pakaiannya yang berserakan dilantai lalu memakai nya didepan sang istri cuek.
Pipi Ny. Ratna merona melihat pemandangan didepan matanya.
Setelah berpakaian setengah lengkap,Tn. Fahri juga memunguti pakaian sang istri lengkap dengan segetiga pengaman serta pelindung yang berbentuk seperti kaca mata muka,lalu menaruhnya diatas pangkuan sang istri yang saat itu sedang bersandar dikepala kasur.
"Gak dipakai?"tanya sang suami yang heran sang istri diam saja,hanya menerima pakaian yang diambilkan olehnya.
"Nanti saja Ayah! Ayah langsung sana mandi!"
__ADS_1
"Iya sayang!"ucap sang suami melenggang meninggalkan sang istrinya yang masih betah rebahan dengan tubuh polos dibalik selimut. Namun sebelum benar-benar keluar dari kamarnya,Tn. Fahmi mengeluarkan sedikit kepalanya,menengok ke kanan dan ke kiri,mengabsen kesekeliling ruangan.
Setelah memastikan keadaan aman,barulah Tn. Fahmi keluar dari kamarnya.
"Ayah!"panggil Khanza.
"Astagfitullahhaladzim,,,!"ucap Ayah beristigfar sambil mengelus dada.
"Ayah kenapa?"heran Khanza.
"Ya Allah nak,Ayah kaget sayang,tau-tau kamu dah didepan ayah saja. "Perasaan tadi waktu aku periksa gak ada orang"batinnya.
"Ayah aneh! Gitu aja kaget. Ibu mana Ayah?"tanya Khanza namun berjalan menuju kamar kedua orangtuanya.
"Ibu tidur sayang!"ucap Ayah setengah berteriak.
"Ih apa-apaan sih! Masa ngomong ibu sedang tidur tapi Ayah teriak-teriak"protes sang anak.
"Hehe,,,Ayah lupa sayang. Ya udah biarkan ibu beristirahat kasian cape beliau habis jalan ke depan sama kamu tadi kan?"
__ADS_1
"Baik Ayah!"ucap Khanza mengurungkan niatnya memasuki kamar kedua orangtuanya.
"Hampir saja!"gumam Ayah. "Padahal ibu cape habis 'melayani' Ayah sampai 2 kali"batin Ayah dan menampakkan wajah yang berseri-seri.